LKPDPertemuan 4Bab 4Fase DSemester 2

LKPD Matematika Kelas 9: Frekuensi Relatif sebagai Peluang Empiris

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 9 dengan topik "Frekuensi Relatif sebagai Peluang Empiris". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 9: Frekuensi Relatif sebagai Peluang Empiris

Matematika - Kelas 9

Bab 4 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Frekuensi Relatif sebagai Peluang Empiris

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikFrekuensi Relatif sebagai Peluang Empiris
Alokasi Waktu80 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menentukan frekuensi relatif suatu kejadian berdasarkan data hasil percobaan yang dilakukan secara langsung.
  2. Murid dapat menduga ruang sampel suatu kejadian berdasarkan hasil percobaan berulang.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dengan teliti sebelum memulai kegiatan.
  • Kerjakan semua kegiatan secara berurutan bersama kelompokmu.
  • Siapkan alat dan bahan yang diperlukan sebelum memulai percobaan.
  • Catat semua hasil percobaan dengan jujur dan teliti.
  • Diskusikan hasil pengamatanmu dengan teman sekelompok sebelum menuliskan kesimpulan.
  • Jika ada yang kurang jelas, jangan ragu bertanya kepada guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Melempar Koin: Dari Percobaan ke Peluang

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • 1 keping uang koin per kelompok
  • Alat tulis
  • Kertas untuk mencatat hasil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok beranggotakan 4 orang.
  2. Siapkan satu keping uang koin.
  3. Lakukan pelemparan koin sebanyak 20 kali.
  4. Catat setiap hasil pelemparan (Gambar atau Angka) pada tabel yang tersedia.
  5. Hitung berapa kali muncul Gambar dan berapa kali muncul Angka.
  6. Hitung frekuensi relatif munculnya Gambar dan Angka dengan rumus: Frekuensi Relatif = (Banyak kejadian muncul) / (Total percobaan)
  7. Bandingkan hasilmu dengan kelompok lain di kelas.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel hasil percobaan pelemparan koin berikut!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan percobaanmu, berapa kali muncul Gambar? Berapa kali muncul Angka?

3. Hitunglah frekuensi relatif munculnya Gambar dan Angka! Tunjukkan perhitunganmu.

4. Jika percobaan dilakukan 100 kali, kira-kira berapa kali Gambar akan muncul berdasarkan frekuensi relatif yang kamu peroleh?

5. Bandingkan hasil frekuensi relatif kelompokmu dengan 3 kelompok lain. Apakah hasilnya sama persis? Mengapa bisa terjadi perbedaan?

Sediakan tabel dengan 3 kolom: No. Pelemparan (1-20), Hasil (G/A), dan Total. Lalu buat ruang untuk perhitungan frekuensi relatif dan ruang diskusi.

Kegiatan 2: Misteri Kotak Warna: Menduga Isi dari Percobaan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • 1 kotak tertutup berisi 10 bola warna (misal: 4 merah, 3 biru, 3 kuning - guru yang menyiapkan)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Guru akan menyiapkan sebuah kotak tertutup berisi bola warna (murid tidak tahu komposisinya).
  2. Secara bergiliran, ambil satu bola dari kotak secara acak tanpa melihat.
  3. Catat warna bola yang terambil, lalu kembalikan bola ke dalam kotak.
  4. Lakukan pengambilan sebanyak 30 kali.
  5. Hitung frekuensi relatif setiap warna yang muncul.
  6. Berdasarkan frekuensi relatif, duga berapa banyak bola dari setiap warna di dalam kotak jika total bola ada 10 buah.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel frekuensi hasil pengambilan bola!

Ruang tabel jawaban

2. Warna apa yang paling sering muncul? Berapa frekuensi relatifnya?

3. Berdasarkan frekuensi relatif, dugalah berapa banyak bola merah, biru, dan kuning di dalam kotak jika total ada 10 bola! Jelaskan cara berpikirmu.

4. Apa yang terjadi jika percobaan dilakukan hanya 5 kali saja? Apakah dugaanmu akan akurat?

5. Setelah selesai, guru akan membuka kotak dan menunjukkan isi sebenarnya. Bandingkan dugaanmu dengan kenyataan! Seberapa dekat tebakanmu?

Sediakan tabel dengan kolom: Warna, Frekuensi, Frekuensi Relatif, Dugaan Jumlah Bola. Sediakan ruang untuk penjelasan cara berpikir dan ruang perbandingan hasil.

Kegiatan 3: Aplikasi Nyata: Analisis Data Program Komputer

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Penggaris
  • Kertas grafik atau kotak (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah kasus berikut dengan seksama.
  2. Kasus: Sebuah program komputer dijalankan untuk menampilkan 50 bilangan secara acak dari angka 1, 2, 3, dan 4. Hasilnya adalah: 1, 2, 3, 4, 1, 3, 2, 4, 1, 3, 3, 2, 4, 1, 2, 3, 4, 1, 3, 2, 1, 4, 3, 2, 1, 3, 4, 2, 1, 3, 2, 4, 1, 3, 2, 4, 1, 3, 2, 1, 4, 3, 2, 1, 3, 4, 2, 3, 1, 2.
  3. Hitung frekuensi kemunculan setiap angka.
  4. Hitung frekuensi relatif setiap angka.
  5. Buat grafik batang untuk memvisualisasikan frekuensi relatif.
  6. Analisis: Apakah program komputer bekerja secara adil (setiap angka punya peluang sama)?
  7. Diskusikan dalam kelompok dan buat kesimpulan.

Pertanyaan:

1. Buatlah tabel frekuensi untuk setiap angka (1, 2, 3, 4) dari data yang diberikan!

Ruang tabel jawaban

2. Hitunglah frekuensi relatif setiap angka! Tuliskan dalam bentuk desimal dan persen.

3. Buatlah grafik batang yang menunjukkan frekuensi relatif setiap angka!

Ruang gambar

4. Berdasarkan data, apakah program komputer menghasilkan setiap angka dengan peluang yang sama? Jelaskan pendapatmu dengan data!

5. Jika kamu programmer yang membuat aplikasi undian berhadiah, mengapa penting memastikan setiap pilihan punya peluang yang sama?

Sediakan tabel 4×3 untuk angka, frekuensi, dan frekuensi relatif. Sediakan kotak besar untuk menggambar grafik batang (kertas kotak/grafik). Sediakan ruang untuk analisis dan diskusi.

REFLEKSI

1. Apa perbedaan antara frekuensi dan frekuensi relatif? Mengapa frekuensi relatif lebih berguna untuk membandingkan hasil percobaan?

2. Dalam kehidupan sehari-hari, di mana kamu bisa menemukan penerapan frekuensi relatif? Berikan minimal 2 contoh situasi nyata.

3. Apa yang kamu pelajari tentang pentingnya melakukan percobaan berulang kali? Bagaimana hal ini memengaruhi kepercayaan terhadap hasilnya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.