LKPD Matematika Kelas 9: Asesmen Sumatif Bab 4: Peluang dan Pemilihan Sampel
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 9 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 4: Peluang dan Pemilihan Sampel". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Matematika Kelas 9: Asesmen Sumatif Bab 4: Peluang dan Pemilihan Sampel
Matematika - Kelas 9
Bab 4 - Pertemuan 11
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Matematika — Kelas 9 (Fase D) Topik: Asesmen Sumatif Bab 4: Peluang dan Pemilihan Sampel INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menguasai Ruang Sampel dan Peluang TeoretikEstimasi: 30 menit Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Sebuah dadu dan sebuah koin dilempar bersamaan. Tentukan ruang sampel dari percobaan ini menggunakan diagram pohon atau tabel! Ruang gambar 2. Dari percobaan di soal nomor 1, tentukan peluang munculnya mata dadu genap dan koin gambar! 3. Sebuah kotak berisi 5 bola merah, 3 bola hijau, dan 2 bola kuning. Jika diambil satu bola secara acak, tentukan: a) Peluang terambil bola merah, b) Peluang terambil bola yang bukan kuning. 4. Jelaskan perbedaan antara kejadian pasti dan kejadian mustahil, serta berikan masing-masing satu contoh! Tuliskan jawaban pada lembar jawaban yang tersedia. Untuk soal nomor 1, gambarkan diagram pohon atau tabel dengan rapi. Untuk soal lainnya, tuliskan langkah pengerjaan dan hasil akhir dengan jelas. Kegiatan 2: Memahami Peluang Empiris dan Frekuensi HarapanEstimasi: 30 menit Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Roda putar dibagi menjadi 8 juring sama besar bernomor 1 sampai 8. Roda diputar 80 kali dengan hasil sebagai berikut: nomor 1 muncul 9 kali, nomor 2 muncul 11 kali, nomor 3 muncul 8 kali, nomor 4 muncul 12 kali, nomor 5 muncul 10 kali, nomor 6 muncul 9 kali, nomor 7 muncul 11 kali, nomor 8 muncul 10 kali. Hitung frekuensi relatif munculnya bilangan prima! 2. Dari percobaan di soal nomor 5, bandingkan frekuensi relatif dengan peluang teoretik munculnya bilangan prima. Apa yang dapat kamu simpulkan? 3. Sebuah dadu dilempar 120 kali. Tentukan frekuensi harapan munculnya: a) Mata dadu 4, b) Mata dadu kurang dari 3. 4. Dalam sebuah kotak terdapat 20 bola dengan warna yang tidak diketahui. Setelah melakukan 100 kali pengambilan acak (bola dikembalikan setiap kali), diperoleh: bola merah 35 kali, bola biru 25 kali, bola hijau 40 kali. Duga komposisi bola dalam kotak tersebut! Jelaskan alasanmu. Tuliskan jawaban pada lembar jawaban. Cantumkan perhitungan dan penjelasan singkat untuk setiap soal. Gunakan kalimat yang jelas untuk menyampaikan kesimpulan. Kegiatan 3: Menerapkan Pemilihan Sampel yang RepresentatifEstimasi: 30 menit Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Kepala sekolah ingin mengetahui pendapat seluruh murid SMP Harapan Bangsa (total 600 murid) tentang program ekstrakurikuler baru. Identifikasi: a) Apa populasinya? b) Jika akan diambil sampel 60 murid, sebutkan satu cara pemilihan sampel yang representatif! 2. Perhatikan tiga cara pemilihan sampel berikut untuk mengetahui makanan favorit murid di sekolah: 3. Seorang peneliti ingin mengetahui rata-rata tinggi badan penduduk Indonesia. Jelaskan mengapa tidak mungkin mengukur seluruh populasi, dan bagaimana pemilihan sampel yang tepat dapat membantu peneliti tersebut! Tuliskan jawaban pada lembar jawaban dengan format yang rapi. Gunakan paragraf untuk menjelaskan alasan dan argumen. Pastikan setiap jawaban didukung dengan penalaran yang logis. REFLEKSI1. Dari ketiga bagian asesmen hari ini, bagian mana yang paling mudah dan paling sulit bagimu? Mengapa? 2. Bagaimana konsep peluang dan pemilihan sampel dapat kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari? Berikan minimal satu contoh konkret. 3. Setelah mempelajari Bab 4 ini, apa yang akan kamu lakukan untuk lebih memahami materi yang masih terasa sulit? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.