LKPDPertemuan 1Bab 4Fase DSemester 2

LKPD Matematika Kelas 9: Percobaan, Hasil Percobaan, dan Ruang Sampel

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 9 dengan topik "Percobaan, Hasil Percobaan, dan Ruang Sampel". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 9: Percobaan, Hasil Percobaan, dan Ruang Sampel

Matematika - Kelas 9

Bab 4 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Percobaan, Hasil Percobaan, dan Ruang Sampel

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikPercobaan, Hasil Percobaan, dan Ruang Sampel
Alokasi Waktu80 Menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menentukan ruang sampel suatu kejadian dengan cara mendaftar semua hasil percobaan sederhana (pelemparan koin, dadu, atau pengambilan benda).
  2. Murid dapat membedakan pengertian percobaan, hasil percobaan, ruang sampel, dan kejadian dalam konteks peluang.

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai aktivitas belajar hari ini.
  • Bentuklah kelompok yang terdiri dari 3-4 orang agar kalian bisa saling berdiskusi dan bertukar pikiran.
  • Baca dan pahami setiap instruksi pada LKPD dengan teliti.
  • Lakukan setiap aktivitas dengan penuh kesadaran (mindful) dan gembira (joyful).
  • Jangan ragu untuk bertanya kepada guru jika ada instruksi atau pertanyaan yang kurang jelas.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mari Bermain Koin dan Dadu!

Estimasi: 20 Menit

Alat & Bahan:

  • 1 buah uang koin
  • 1 buah dadu enam sisi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan 1 buah koin dan 1 buah dadu di atas meja kelompokmu.
  2. Lemparkan koin tersebut sebanyak 3 kali. Amati apa yang muncul di permukaan atas (Angka atau Gambar).
  3. Lemparkan dadu tersebut sebanyak 3 kali. Amati angka berapa saja yang muncul di permukaan atas.
  4. Diskusikan dengan teman sekelompokmu untuk menjawab pertanyaan di bawah ini guna menemukan konsep dasar peluang!

Pertanyaan:

1. Tindakan 'melempar koin' atau 'melempar dadu' yang baru saja kalian lakukan disebut sebagai PERCOBAAN. Menurut bahasamu sendiri, apa itu percobaan?

2. Saat melempar 1 koin, luaran apa saja yang mungkin terjadi? (Ini disebut HASIL PERCOBAAN).

3. Kumpulkan semua hasil percobaan yang mungkin dari pelemparan 1 buah dadu ke dalam sebuah himpunan S = { ... }. (Himpunan semua kemungkinan hasil ini disebut RUANG SAMPEL).

4. Jika dari pelemparan dadu tadi kita hanya mengharapkan munculnya 'angka genap', sebutkan anggota himpunannya! (Himpunan bagian dari ruang sampel dengan kriteria tertentu ini disebut KEJADIAN).

Tuliskan jawabanmu pada kotak teks atau baris kosong yang disediakan tepat di bawah setiap pertanyaan.

Kegiatan 2: Memetakan Kemungkinan (Mendaftar Ruang Sampel)

Estimasi: 30 Menit

Alat & Bahan:

  • 2 buah uang koin (opsional untuk simulasi)
  • Alat tulis dan penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bayangkan kalian melakukan percobaan melempar 2 buah uang koin secara bersamaan.
  2. Untuk mengetahui semua kemungkinan yang terjadi, kita bisa mendaftarnya menggunakan bantuan tabel.
  3. Misalkan Koin 1 ada di baris dan Koin 2 ada di kolom. Sisi koin disimbolkan dengan A (Angka) dan G (Gambar).
  4. Lengkapi tabel dan jawab pertanyaannya!

Pertanyaan:

1. Buatlah tabel silang 3x3. Baris pertama untuk Koin 2 (A, G) dan kolom pertama untuk Koin 1 (A, G). Isilah sel yang kosong dengan kombinasi hasil pelemparan kedua koin tersebut!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan tabel yang telah kalian buat, tuliskan Ruang Sampel (S) dari percobaan melempar 2 koin tersebut dalam bentuk himpunan!

3. Berapa banyak anggota ruang sampel tersebut (disimbolkan dengan n(S))?

4. Tuliskan anggota himpunan untuk KEJADIAN munculnya minimal 1 sisi Gambar (G)!

Untuk pertanyaan 1, buatlah tabel 3 kolom dan 3 baris. Untuk pertanyaan 2-4, tuliskan jawaban dalam bentuk himpunan matematika.

Kegiatan 3: Misteri Kotak Warna-Warni

Estimasi: 30 Menit

Alat & Bahan:

  • Kertas buram/coret-coretan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Selain koin dan dadu, konsep peluang juga berlaku pada pengambilan benda.
  2. Bayangkan di depanmu ada sebuah kotak tak tembus pandang.
  3. Di dalam kotak tersebut terdapat 3 bola merah (kita beri nama M1, M2, M3) dan 2 bola biru (kita beri nama B1, B2).
  4. Kamu diminta untuk mengambil tepat 1 bola secara acak dari dalam kotak tersebut.
  5. Diskusikan pertanyaan berikut dengan kelompokmu!

Pertanyaan:

1. Tuliskan Ruang Sampel (S) dari percobaan mengambil 1 bola dari kotak tersebut!

2. Tentukan banyaknya titik sampel atau n(S) dari percobaan di atas!

3. Tuliskan anggota himpunan untuk KEJADIAN terambilnya bola berwarna biru!

4. Menurut pendapat kelompokmu, mengapa kita perlu mengetahui 'Ruang Sampel' sebelum kita bermain sebuah permainan atau mengambil sebuah keputusan yang acak?

Gunakan area kosong di bawah soal untuk menuliskan notasi himpunan. Untuk soal nomor 4, tuliskan kesimpulan diskusi kelompokmu dalam 2-3 kalimat yang jelas.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari aktivitas belajar hari ini yang paling menarik atau menyenangkan buatmu? Mengapa?

2. Apakah kamu sekarang sudah bisa membedakan apa itu 'Ruang Sampel' dan apa itu 'Kejadian'? Coba jelaskan secara singkat dengan bahasamu sendiri!

3. Pernahkah kamu menghadapi situasi di kehidupan nyata di mana kamu harus memikirkan 'semua kemungkinan hasil' sebelum bertindak? Ceritakan pengalamanmu!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.