LKPDPertemuan 16Bab 2Fase DSemester 1

LKPD Matematika Kelas 9: Menjelaskan Pengaruh Perubahan Proporsional terhadap Luas Bangun Ruang

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Matematika kelas 9 dengan topik "Menjelaskan Pengaruh Perubahan Proporsional terhadap Luas Bangun Ruang".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 9: Menjelaskan Pengaruh Perubahan Proporsional terhadap Luas Bangun Ruang

Matematika - Kelas 9

Bab 2 Pertemuan 16

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Menjelaskan Pengaruh Perubahan Proporsional terhadap Luas Bangun Ruang

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikMenjelaskan Pengaruh Perubahan Proporsional terhadap Luas Bangun Ruang
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menjelaskan pengaruh perubahan secara proporsional dari bangun ruang terhadap luas dan/atau volume

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dan permasalahan yang disajikan pada LKPD ini dengan cermat.
  • Bekerjasamalah dalam kelompok kecil untuk menyelidiki hubungan perubahan ukuran panjang rusuk terhadap luas permukaan bangun ruang.
  • Tuliskan seluruh langkah perhitungan dan penjelasan logis kalian secara rapi pada ruang yang disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi Perubahan Skala pada Kubus dan Pengaruhnya terhadap Luas

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan model kubus mula-mula yang memiliki panjang rusuk s = 2 cm.
  2. Hitung luas permukaan kubus mula-mula menggunakan rumus L = 6 x s^2.
  3. Bayangkan panjang rusuk kubus tersebut diperbesar secara proporsional dengan faktor skala k = 2 dan k = 3.
  4. Lengkapi tabel penyelidikan untuk menghitung luas permukaan setelah diperbesar, lalu bandingkan luas akhir dengan luas awal.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel perbandingan luas permukaan kubus mula-mula (rusuk s = 2 cm) dengan kubus hasil perubahan proporsional untuk faktor skala k = 2 dan k = 3: hitung rusuk baru, luas permukaan baru, serta rasio Luas Akhir / Luas Awal.

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan nilai rasio pada tabel di atas, bagaimana hubungan antara faktor skala rusuk (k) dengan rasio perubahan luas permukaannya? Jelaskan pola matematika yang kalian temukan!

Tabel penyelidikan 4 kolom: [Faktor Skala (k) | Rusuk Baru (cm) | Luas Permukaan (cm^2) | Rasio (Luas Akhir / Luas Awal)], dilanjutkan 3 baris kosong untuk uraian penjelasan hubungan k dan luas permukaan.

Kegiatan 2: Investigasi Pengaruh Perubahan Proporsional pada Balok dan Tabung

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kalkulator (opsional untuk verifikasi hitungan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati dua bangun ruang berbeda: Balok mula-mula (panjang = 3 cm, lebar = 2 cm, tinggi = 1 cm) dan Tabung mula-mula (jari-jari r = 7 cm, tinggi t = 10 cm).
  2. Lakukan pembesaran proporsional dengan faktor skala k = 2 pada seluruh dimensi panjang bangun tersebut.
  3. Hitung luas permukaan sebelum dan sesudah perubahan proporsional, lalu tentukan perbandingannya.
  4. Diskusikan apakah kesimpulan rasio luas k^2 juga berlaku untuk bangun ruang sisi lengkung dan prisma/balok.

Pertanyaan:

1. Untuk balok mula-mula (p = 3 cm, l = 2 cm, t = 1 cm) yang diperbesar secara proporsional dengan faktor k = 2 (sehingga p' = 6 cm, l' = 4 cm, t' = 2 cm), buktikan dan jelaskan perbandingan luas permukaan sebelum dan sesudah diubah!

2. Sebuah tabung memiliki jari-jari r dan tinggi t sehingga luas permukaannya L = 2πr(r + t). Jika seluruh dimensi linear (jari-jari dan tinggi) diperbesar k kali lipat secara proporsional menjadi r' = kr dan t' = kt, tunjukkan dan jelaskan secara aljabar pengaruhnya terhadap luas permukaan tabung yang baru (L')!

Kotak pengerjaan uraian aljabar dan numerik untuk perhitungan balok serta kotak pembuktian aljabar untuk rumus luas permukaan tabung baru.

Kegiatan 3: Generalisasi Konsep dan Penerapan Masalah Perubahan Proporsional

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan dalam kelompok untuk menyusun simpulan umum mengenai pengaruh perubahan proporsional ukuran panjang bangun ruang terhadap luas permukaannya.
  2. Selesaikan masalah kontekstual mengenai pengemasan dan pengecatan berdasarkan prinsip proporsional yang telah ditemukan.
  3. Siapkan perwakilan kelompok untuk memaparkan penjelasan temuan di depan kelas.

Pertanyaan:

1. Sebuah miniatur tugu berbentuk limas membutuhkan 50 ml cat untuk melapisi seluruh permukaannya. Tugu aslinya dibangun dengan bentuk yang sebangun tetapi semua ukuran panjangnya 10 kali lebih besar (faktor skala k = 10). Jelaskan berapa liter cat yang dibutuhkan untuk melapisi seluruh permukaan tugu asli tersebut!

2. Jika ukuran panjang rusuk atau dimensi suatu bangun ruang diperkecil secara proporsional menjadi setengah dari semula (k = 1/2), jelaskan apa yang terjadi pada luas permukaan bangun ruang tersebut!

Kolom penyelesaian masalah cat tugu (perhitungan dan penjelasan langkah) serta kotak simpulan akhir kelompok untuk dipresentasikan.

REFLEKSI

1. Apa perbedaan mendasar antara pengaruh perubahan faktor skala k terhadap ukuran panjang sisi dengan pengaruhnya terhadap ukuran luas permukaan bangun ruang?

2. Bagian penyelidikan mana yang paling membantumu memahami mengapa luas permukaan berubah sebesar k^2 ketika dimensinya diubah sebesar k?

3. Kapan pemahaman tentang perubahan luas secara proporsional ini dapat kamu manfaatkan dalam kehidupan sehari-hari?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.