LKPD Matematika Kelas 9: Menyatakan Situasi Bilangan dan Geometri Sederhana ke dalam Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Matematika kelas 9 dengan topik "Menyatakan Situasi Bilangan dan Geometri Sederhana ke dalam Sistem Persamaan Linear Dua Variabel".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Matematika Kelas 9: Menyatakan Situasi Bilangan dan Geometri Sederhana ke dalam Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
Matematika - Kelas 9
Bab 1 Pertemuan 2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Matematika — Kelas 9 (Fase D) Topik: Menyatakan Situasi Bilangan dan Geometri Sederhana ke dalam Sistem Persamaan Linear Dua Variabel INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menyatakan Teka-Teki Bilangan ke Bentuk SPLDVEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Teka-teki 1: Jumlah dua buah bilangan cacah adalah 45. Selisih antara bilangan yang lebih besar dengan bilangan yang lebih kecil adalah 17. Nyatakan situasi bilangan tersebut ke dalam bentuk sistem persamaan linear dua variabel. 2. Teka-teki 2: Sebuah bilangan bernilai empat lebihnya dari dua kali bilangan yang lain. Jika kedua bilangan tersebut dijumlahkan, hasilnya adalah 52. Nyatakan situasi bilangan tersebut ke dalam bentuk sistem persamaan linear dua variabel. Tuliskan jawaban pada format terstruktur dua langkah: (1) Langkah Pemisalan: 'Misal x = ... dan y = ...', (2) Langkah Penulisan SPLDV: tuliskan dua persamaan yang diikat dengan tanda kurung kurawal '{'. Kegiatan 2: Menyatakan Situasi Geometri Sederhana ke Bentuk SPLDVEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Situasi Geometri A: Keliling sebidang taman berbentuk persegi panjang adalah 72 meter. Ukuran panjang taman tersebut 6 meter lebih panjang daripada lebarnya. Nyatakan situasi ukuran taman ini ke dalam bentuk sistem persamaan linear dua variabel. 2. Situasi Geometri B: Dua sudut lancip pada sebuah segitiga siku-siku diberi lambang a dan b. Diketahui besar sudut a adalah dua kali besar sudut b ditambah 15 derajat. Nyatakan hubungan kedua ukuran sudut lancip tersebut ke dalam bentuk sistem persamaan linear dua variabel. Tuliskan jawaban pada kolom bergaris dengan urutan: Identifikasi Variabel, Penulisan Persamaan 1, Penulisan Persamaan 2, dan Bentuk SPLDV akhir. Kegiatan 3: Analisis dan Verifikasi Pemodelan SPLDVEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Analisis Kasus: Diberikan situasi 'Jumlah umur paman dan tiga kali umur keponakan adalah 60 tahun. Selisih umur paman dan umur keponakan adalah 24 tahun'. Seorang siswa menuliskan model: { x + 3y = 60; y - x = 24 } dengan x = umur paman dan y = umur keponakan. Apakah model tersebut sudah tepat menyatakan situasi? Jelaskan dan nyatakan bentuk SPLDV yang benar. 2. Lengkapi tabel pemodelan berikut agar situasi geometri berikut tertera dalam bentuk aljabar dan SPLDV yang tepat: Ruang tabel jawaban Untuk nomor 1, tuliskan paragraf analisis berisi evaluasi dan model perbaikan. Untuk nomor 2, isi tabel 4 baris: [Baris 1: Pemisalan Variabel], [Baris 2: Persamaan Hubungan Keliling], [Baris 3: Persamaan Hubungan Ukuran], [Baris 4: Bentuk SPLDV Lengkap]. REFLEKSI1. Bagian mana dari situasi cerita (kata kunci kalimat) yang menurutmu paling menantang saat diubah menjadi persamaan aljabar? 2. Mengapa kita perlu mendefinisikan pemisalan variabel secara jelas (misal menyebutkan satuan atau peran objek) sebelum menuliskan persamaannya? 3. Bagaimana caramu memastikan bahwa dua persamaan linear yang kamu tulis sudah benar-benar mewakili dua informasi yang ada dalam cerita? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.