LKPDPertemuan 11Bab 1Fase DSemester 1

LKPD Matematika Kelas 9: Pemodelan dan Penyelesaian Masalah Kontekstual dengan SPLDV (Bagian 2)

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 9 dengan topik "Pemodelan dan Penyelesaian Masalah Kontekstual dengan SPLDV (Bagian 2)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 9: Pemodelan dan Penyelesaian Masalah Kontekstual dengan SPLDV (Bagian 2)

Matematika - Kelas 9

Bab 1 - Pertemuan 11

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Pemodelan dan Penyelesaian Masalah Kontekstual dengan SPLDV (Bagian 2)

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikPemodelan dan Penyelesaian Masalah Kontekstual dengan SPLDV (Bagian 2)
Alokasi Waktu2 x 40 menit (80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menganalisis dan menyelesaikan masalah kontekstual yang lebih kompleks menggunakan SPLDV, termasuk masalah yang berkaitan dengan literasi finansial seperti penentuan harga satuan dari pembelian campuran.
  2. Murid dapat memeriksa kewajaran dan kebenaran penyelesaian model matematika SPLDV dalam konteks masalah nyata yang diberikan.

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai aktivitas belajar.
  • Bentuklah kelompok yang terdiri dari 3-4 orang.
  • Baca setiap cerita dan petunjuk misi dengan teliti. Bayangkan kalian adalah detektif dan konsultan keuangan!
  • Diskusikan setiap permasalahan dengan teman sekelompokmu. Jangan ragu untuk berdebat secara sehat.
  • Tuliskan hasil diskusi dan perhitungan kalian pada ruang yang telah disediakan dengan rapi.
  • Jika ada yang kurang jelas, angkat tangan dan bertanyalah kepada guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Misi 1: Detektif Harga Kain Tenun NTT

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kertas buram/kertas coretan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah kasus berikut dengan saksama:
  2. Garlola dan Laberi pergi ke toko kain NTT. Garlola membeli 5 kain tenun buna dan 2 kain tenun ikat dengan harga Rp5.150.000,00.
  3. Laberi membeli 2 kain tenun buna dan 3 kain tenun ikat dengan total harga Rp3.050.000,00.
  4. Tugas kalian adalah mencari tahu harga satuan dari masing-masing jenis kain tenun tersebut.
  5. Tentukan variabel (misal x dan y) untuk masing-masing jenis kain.
  6. Buatlah model matematika (Sistem Persamaan Linear Dua Variabel) dari cerita di atas.
  7. Gunakan metode campuran (eliminasi lalu substitusi) untuk menemukan harga masing-masing kain.

Pertanyaan:

1. Tuliskan pemisalan variabel yang kalian gunakan!

2. Tuliskan model matematika (SPLDV) dari belanjaan Garlola dan Laberi!

3. Selesaikan SPLDV tersebut! Berapa harga 1 kain tenun buna dan 1 kain tenun ikat?

Tuliskan langkah penyelesaian secara berurutan ke bawah. Pisahkan antara bagian pemisalan, model matematika, dan proses perhitungan (eliminasi & substitusi).

Kegiatan 2: Misi 2: Konsultan Belanja Cerdas Tanesya

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kalkulator (opsional, atas izin guru)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gunakan harga satuan kain yang sudah kalian temukan di Misi 1.
  2. Tanesya datang ke toko yang sama membawa uang Rp5.500.000,00.
  3. Tanesya ingin membeli tepat 9 lembar kain tenun (boleh campur, boleh satu jenis).
  4. Terjadi perdebatan: Tanesya yakin uangnya cukup. Laberi bilang tidak cukup. Garlola bilang 'Tergantung jenis tenun yang dibeli'.
  5. Sebagai konsultan keuangan, buktikan siapa yang benar dengan perhitungan matematis!

Pertanyaan:

1. Jika Tanesya membeli 9 kain tenun buna semua, berapa biayanya? Apakah uangnya cukup?

2. Jika Tanesya membeli 9 kain tenun ikat semua, berapa biayanya? Apakah uangnya cukup?

3. Coba temukan 1 kombinasi pembelian campuran (buna dan ikat) berjumlah 9 kain yang uangnya PAS atau CUKUP!

Ruang tabel jawaban

4. Berdasarkan analisis di atas, pernyataan siapa yang paling tepat (Tanesya, Laberi, atau Garlola)? Berikan alasanmu!

Gunakan tabel untuk mencoba kombinasi belanja pada soal nomor 3 (Kolom: Jumlah Buna, Jumlah Ikat, Total Harga, Keterangan Cukup/Tidak). Tuliskan kesimpulan diskusi di bawah tabel.

Kegiatan 3: Misi 3: Polisi Logika Matematika

Estimasi: 15 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Matematika bukan hanya soal menghitung angka, tapi juga memahami maknanya di dunia nyata.
  2. Bacalah kasus teman kalian berikut ini:
  3. Andi menghitung SPLDV untuk mencari harga 1 kg mangga (x) dan 1 kg jeruk (y). Setelah menghitung panjang lebar, Andi mendapatkan hasil: x = Rp15.000 dan y = -Rp5.000.
  4. Andi merasa jawabannya sudah benar karena saat dimasukkan ke persamaan, hasilnya pas.
  5. Tugas kalian adalah memeriksa kewajaran jawaban Andi.

Pertanyaan:

1. Apakah hasil y = -Rp5.000 masuk akal dalam kehidupan sehari-hari (konteks jual beli)? Mengapa?

2. Apa saran yang akan kalian berikan kepada Andi terkait hasil perhitungannya?

Tuliskan argumen logis kalian dalam bentuk paragraf singkat yang jelas dan mudah dipahami.

REFLEKSI

1. Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang peran matematika dalam mengatur keuangan (belanja)?

2. Bagian mana dari kegiatan hari ini yang paling menantang bagimu? Bagaimana cara kamu dan kelompokmu mengatasinya?

3. Mengapa penting bagi kita untuk selalu mengecek 'kewajaran' dari sebuah jawaban matematika sebelum mengambil keputusan di dunia nyata?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.