LKPD Matematika Kelas 8: Ukuran Pemusatan Data: Modus
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 8 dengan topik "Ukuran Pemusatan Data: Modus". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Matematika Kelas 8: Ukuran Pemusatan Data: Modus
Matematika - Kelas 8
Bab 6 - Pertemuan 3
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Matematika — Kelas 8 (Fase D) Topik: Ukuran Pemusatan Data: Modus INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menemukan Data yang Paling Sering MunculEstimasi: 25 menit Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Nilai ulangan matematika siswa kelas 8 adalah: 74, 58, 69, 74, 86, 82, 90, 74, 86, 97, 90, 86. Lengkapi tabel berikut:
2. Tinggi badan siswa kelas 8 (dalam cm) adalah: 159, 150, 161, 157, 159, 156, 150, 152, 149, 168, 147, 159. Tentukan nilai yang paling sering muncul dan modusnya! 3. Data ukuran sepatu siswa kelas 8 ditunjukkan dalam tabel:
Tentukan modus dari data ukuran sepatu tersebut dan jelaskan alasanmu! 4. Berdasarkan ketiga data di atas, buatlah kesimpulanmu sendiri: Apa yang dimaksud dengan modus? Tuliskan jawaban pada tabel dan kolom uraian yang disediakan. Untuk pertanyaan 1, lengkapi tabel dengan 2 kolom. Untuk pertanyaan 2-4, tulis jawaban dalam bentuk kalimat lengkap. Kegiatan 2: Membaca Modus dari Diagram BatangEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Diagram batang berikut menunjukkan jumlah pengunjung perpustakaan sekolah: Senin: 15 orang | Selasa: 22 orang | Rabu: 28 orang | Kamis: 18 orang | Jumat: 28 orang | Sabtu: 12 orang Pada hari apa pengunjung perpustakaan paling banyak? Berapa modusnya? 2. Jika data hari Rabu tidak dimasukkan dalam perhitungan, apa yang terjadi dengan modusnya? Jelaskan! 3. Buatlah sebuah diagram batang sederhana (6 batang) yang menunjukkan data dengan modus lebih dari satu! Berikan label untuk setiap batang. Ruang gambar Untuk pertanyaan 1-2, tulis jawaban dalam bentuk kalimat lengkap dengan penjelasan. Untuk pertanyaan 3, gambarlah diagram batang pada kotak yang disediakan (gunakan penggaris untuk garis yang rapi). Kegiatan 3: Menerapkan Modus dalam Kehidupan Sehari-hariEstimasi: 30 menit Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Sebuah toko sepatu ingin menentukan ukuran sepatu yang paling laku terjual bulan ini untuk menambah stok. Data penjualan: ukuran 38 (12 pasang), ukuran 39 (25 pasang), ukuran 40 (18 pasang), ukuran 41 (25 pasang), ukuran 42 (8 pasang). Ukuran mana yang harus ditambah stoknya? Jelaskan alasanmu menggunakan konsep modus! 2. Nilai ulangan matematika di kelasmu adalah: 65, 70, 75, 70, 80, 85, 70, 90, 75, 70, 95. Nilai ulangan matematika di kelas sebelah adalah: 60, 75, 80, 75, 85, 90, 75, 95, 80, 75, 100. Bandingkan modus kedua kelas! Kelas mana yang memiliki nilai modus lebih tinggi? Apa artinya bagi prestasi kedua kelas? 3. Menurutmu, apakah modus selalu merupakan ukuran terbaik untuk menggambarkan data? Berikan contoh situasi di mana modus sangat berguna dan situasi di mana modus kurang informatif! Tuliskan jawaban dalam bentuk paragraf lengkap dengan penjelasan yang detail. Untuk pertanyaan 3, diskusikan dengan kelompokmu (2-4 orang) lalu tuliskan hasil diskusi. REFLEKSI1. Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang modus? Bagaimana modus berbeda dengan cara kamu biasa memahami data? 2. Ceritakan satu situasi dalam kehidupanmu di mana kamu bisa menggunakan konsep modus untuk membuat keputusan! 3. Apa kesulitan yang kamu hadapi saat mengerjakan LKPD ini? Bagaimana cara kamu mengatasinya? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.