LKPDPertemuan 2Bab 6Fase DSemester 2

LKPD Matematika Kelas 8: Populasi, Sampel, dan Pengambilan Sampel yang Representatif

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 8 dengan topik "Populasi, Sampel, dan Pengambilan Sampel yang Representatif". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 8: Populasi, Sampel, dan Pengambilan Sampel yang Representatif

Matematika - Kelas 8

Bab 6 - Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Populasi, Sampel, dan Pengambilan Sampel yang Representatif

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikPopulasi, Sampel, dan Pengambilan Sampel yang Representatif
Alokasi Waktu80 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat membedakan pengertian populasi dan sampel dalam konteks pengumpulan data.
  2. Murid dapat mengambil sampel yang mewakili suatu populasi untuk mendapatkan data yang terkait dengan diri dan lingkungan mereka.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah semua petunjuk dengan teliti sebelum mengerjakan setiap kegiatan.
  • Kerjakan secara individu atau berkelompok sesuai arahan guru.
  • Gunakan pengalaman dan pengamatanmu sehari-hari untuk menjawab pertanyaan.
  • Jika ada yang kurang jelas, jangan ragu bertanya pada guru.
  • Tuliskan jawabanmu dengan rapi dan jelas pada ruang yang tersedia.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengenal Populasi dan Sampel di Sekitar Kita

Estimasi: 25 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca dengan seksama tiga skenario pengumpulan data berikut.
  2. Identifikasi populasi dan sampel dari setiap skenario.
  3. Pikirkan mengapa dalam beberapa kasus kita mengambil sampel, bukan mendata seluruh populasi.
  4. Jawab pertanyaan yang disediakan dengan jelas.

Pertanyaan:

1. Skenario A: Kepala sekolah ingin mengetahui rata-rata tinggi badan seluruh siswa SMP Harapan Bangsa yang berjumlah 720 orang. Karena keterbatasan waktu, ia memilih 72 siswa secara acak dari berbagai kelas untuk diukur tinggi badannya. Tentukan: (a) Populasi, (b) Sampel, (c) Mengapa kepala sekolah menggunakan sampel?

2. Skenario B: Dinas Kesehatan ingin mengetahui persentase remaja usia 13-15 tahun di Kota Bandung yang sudah mendapat vaksinasi lengkap. Mereka memilih 500 remaja dari berbagai kecamatan untuk disurvei. Tentukan: (a) Populasi, (b) Sampel, (c) Apa yang harus diperhatikan agar sampel ini representatif?

3. Skenario C: Panitia pemilihan ketua OSIS melakukan perhitungan suara dari seluruh siswa kelas 7, 8, dan 9 yang berjumlah 600 siswa. Semua suara dihitung tanpa ada yang dilewati. Apakah dalam kasus ini digunakan sampel? Jelaskan alasanmu!

Tuliskan jawabanmu dalam bentuk uraian untuk setiap nomor. Pastikan kamu menjelaskan dengan kalimat lengkap.

Kegiatan 2: Praktik Mengambil Sampel yang Representatif

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas kecil untuk mengundi nomor absen
  • Kotak atau wadah untuk undian
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kamu akan melakukan simulasi pengambilan sampel dari populasi siswa di kelasmu.
  2. Tujuan: Mengetahui rata-rata waktu tempuh (dalam menit) dari rumah ke sekolah seluruh siswa kelas 8.
  3. Ikuti langkah-langkah berikut dengan seksama.
  4. Diskusikan hasil pengamatan dengan teman sekelompokmu.

Pertanyaan:

1. Berapa jumlah siswa di kelasmu? Ini adalah populasimu. Tuliskan jumlahnya.

2. Kamu akan mengambil sampel sebanyak 25% dari jumlah siswa di kelas. Hitung berapa siswa yang menjadi sampelmu! (Bulatkan ke bilangan bulat terdekat jika perlu)

3. Cara mana yang PALING REPRESENTATIF untuk memilih sampel? Beri tanda centang (✓) pada pilihan yang tepat dan jelaskan alasanmu!
(a) Memilih 8 siswa yang duduk di barisan depan saja.
(b) Memilih 8 siswa secara acak dengan cara mengundi nomor absen.
(c) Memilih 8 siswa yang paling dekat rumahnya dengan sekolah.

4. Lakukan pengundian untuk memilih sampel. Tuliskan nomor absen siswa yang terpilih menjadi sampelmu di tabel berikut, lalu tanyakan waktu tempuh mereka dari rumah ke sekolah (dalam menit).

Ruang tabel jawaban

5. Hitunglah rata-rata waktu tempuh dari data sampel yang kamu dapatkan. Apakah menurutmu hasil ini bisa menggambarkan rata-rata waktu tempuh seluruh siswa di kelas? Mengapa?

Untuk nomor 4, buatlah tabel dengan 3 kolom: (1) No. Urut Sampel, (2) Nomor Absen, (3) Waktu Tempuh (menit). Untuk nomor lainnya, tuliskan dalam bentuk uraian.

Kegiatan 3: Analisis Kasus: Sampel yang Baik dan Sampel yang Bias

Estimasi: 25 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca dengan teliti tiga kasus pengambilan sampel berikut.
  2. Identifikasi apakah cara pengambilan sampel sudah representatif atau mengandung bias.
  3. Berikan saran perbaikan jika sampel tidak representatif.
  4. Diskusikan jawabanmu dengan teman sebangku sebelum menuliskannya.

Pertanyaan:

1. Kasus 1: Sebuah toko ingin mengetahui tingkat kepuasan pelanggan. Mereka memberikan kuesioner hanya kepada pelanggan yang berbelanja pada hari Sabtu pagi. Apakah sampel ini representatif? Jelaskan dan berikan saran perbaikan!

2. Kasus 2: Seorang peneliti ingin mengetahui minat siswa SMP di seluruh Indonesia terhadap olahraga basket. Ia melakukan survei online yang linknya disebarkan melalui komunitas basket di media sosial. Apa masalah dari cara pengambilan sampel ini?

3. Kasus 3: Pemerintah daerah ingin mengetahui pendapat warga tentang program beasiswa. Mereka memilih 200 kepala keluarga secara acak dari database kependudukan yang mencakup semua kelurahan di kota tersebut. Apakah cara ini sudah representatif? Berikan pendapatmu!

4. Buatlah kesimpulan: Apa saja syarat agar sebuah sampel dapat dikatakan representatif (mewakili populasi)? Tuliskan minimal 3 syarat!

Tuliskan jawabanmu dalam bentuk uraian untuk setiap kasus. Gunakan kalimat yang jelas dan berikan alasan yang logis.

REFLEKSI

1. Apa perbedaan utama antara populasi dan sampel? Berikan contoh dari kehidupanmu sendiri!

2. Mengapa menggunakan sampel lebih praktis daripada mendata seluruh populasi? Dalam kondisi apa kita harus mendata seluruh populasi (sensus)?

3. Apa yang akan terjadi jika kita mengambil sampel yang tidak representatif? Bagaimana dampaknya terhadap kesimpulan yang kita buat?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.