LKPDPertemuan 5Bab 5Fase DSemester 2

LKPD Matematika Kelas 8: Konsep Kemiringan (Gradien) Garis Lurus

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 8 dengan topik "Konsep Kemiringan (Gradien) Garis Lurus". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 8: Konsep Kemiringan (Gradien) Garis Lurus

Matematika - Kelas 8

Bab 5 - Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Konsep Kemiringan (Gradien) Garis Lurus

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikKonsep Kemiringan (Gradien) Garis Lurus
Alokasi Waktu80 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan konsep kemiringan (gradien) garis lurus sebagai perbandingan perubahan nilai y terhadap perubahan nilai x melalui konteks masalah nyata.
  2. Murid dapat menentukan nilai gradien suatu garis lurus dari grafik yang diketahui dengan menggunakan rumus m = (y₂ - y₁)/(x₂ - x₁).

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan secara individu atau kelompok sesuai instruksi pada tiap kegiatan.
  • Gunakan alat tulis, penggaris, dan kertas grafik yang telah disiapkan.
  • Diskusikan hasil penemuanmu dengan teman dan guru.
  • Tuliskan jawabanmu dengan rapi dan jelas di ruang yang disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menemukan Konsep Kemiringan dari Tangga Sekolah

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Penggaris
  • Alat tulis
  • Gambar tangga (disediakan guru atau dibayangkan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati gambar tangga yang disajikan atau bayangkan tangga di sekolahmu.
  2. Perhatikan bagaimana tangga naik: berapa tinggi setiap anak tangga (jarak vertikal) dan berapa panjang pijakannya (jarak horizontal).
  3. Hitunglah perbandingan tinggi terhadap panjang pijakan dari beberapa anak tangga.
  4. Diskusikan dengan teman sebangkumu: apa yang terjadi jika tangga terlalu curam? Atau terlalu landai?
  5. Jawab pertanyaan-pertanyaan berikut berdasarkan pengamatanmu.

Pertanyaan:

1. Jika sebuah tangga memiliki tinggi anak tangga 20 cm dan panjang pijakan 30 cm, berapakah perbandingan tinggi terhadap panjang? Tuliskan dalam bentuk pecahan paling sederhana.

2. Tangga A memiliki perbandingan tinggi:panjang = 3:4, sedangkan tangga B memiliki perbandingan 4:3. Tangga manakah yang lebih curam? Jelaskan alasanmu!

3. Dalam kehidupan sehari-hari, mengapa kemiringan tangga penting untuk diperhatikan? Sebutkan minimal 2 alasan.

Tulis jawaban dalam bentuk perhitungan untuk soal 1, dan paragraf singkat (3-5 kalimat) untuk soal 2 dan 3.

Kegiatan 2: Menghitung Gradien dari Grafik Garis Lurus

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas grafik atau kertas berpetak
  • Penggaris
  • Pensil dan penghapus
  • Spidol warna (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan grafik koordinat Kartesius yang disediakan dengan beberapa garis lurus yang melalui dua titik.
  2. Untuk setiap garis, tentukan dua titik yang dilalui, misalnya (x₁, y₁) dan (x₂, y₂).
  3. Gunakan rumus gradien: m = (y₂ - y₁)/(x₂ - x₁) untuk menghitung kemiringan garis.
  4. Perhatikan tanda positif atau negatif dari gradien: gradien positif berarti garis naik ke kanan, gradien negatif berarti garis turun ke kanan.
  5. Lengkapi tabel yang disediakan dengan hasil perhitunganmu.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut berdasarkan grafik yang diberikan (atau buat sendiri dengan memilih 4 garis berbeda):

Ruang tabel jawaban

2. Dari tabel yang kamu buat, garis manakah yang paling curam? Bagaimana kamu mengetahuinya?

3. Buatlah sendiri sebuah garis pada bidang koordinat yang memiliki gradien m = -3. Tentukan dua titik yang dilalui garis tersebut dan tunjukkan perhitungannya!

Ruang gambar

Buat tabel 6 kolom seperti contoh di soal 1. Untuk soal 3, gambar grafik koordinat sederhana (minimal sumbu -5 sampai 5) dan tandai dua titik serta garisnya.

Kegiatan 3: Menerapkan Gradien dalam Masalah Nyata

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kalkulator (opsional)
  • Kertas diskusi kelompok

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah kasus-kasus masalah nyata yang melibatkan konsep kemiringan/gradien berikut ini.
  2. Identifikasi informasi yang diketahui dan apa yang ditanyakan.
  3. Gunakan konsep gradien yang telah kamu pelajari untuk menyelesaikan masalah.
  4. Tuliskan langkah penyelesaian dengan lengkap: diketahui, ditanya, jawab.
  5. Diskusikan jawabanmu dengan kelompok kecil (3-4 orang) dan presentasikan salah satu solusi di depan kelas.

Pertanyaan:

1. Sebuah jalan menanjak naik 15 meter untuk setiap jarak mendatar 100 meter. Berapakah gradien (kemiringan) jalan tersebut? Apakah jalan ini tergolong curam atau landai?

2. Seorang arsitek mendesain ramp (jalur landai) untuk kursi roda. Peraturan menyatakan gradien maksimal adalah 1:12 (artinya setiap 12 satuan horizontal, naik 1 satuan vertikal). Jika ramp harus mencapai ketinggian 90 cm, berapa panjang minimum ramp secara horizontal?

3. Dalam kelompokmu, buatlah satu contoh masalah nyata lain yang melibatkan konsep gradien (bisa dari bidang olahraga, transportasi, konstruksi, atau lainnya). Selesaikan masalah yang kalian buat dan jelaskan mengapa gradien penting dalam konteks tersebut.

Tulis jawaban soal 1 dan 2 dengan format: Diketahui - Ditanya - Jawab (lengkap dengan perhitungan). Untuk soal 3, tulis masalah yang dibuat kelompok, penyelesaiannya, dan penjelasan pentingnya gradien dalam 1 paragraf.

REFLEKSI

1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari tentang kemiringan (gradien) garis lurus hari ini?

2. Bagaimana konsep gradien dapat membantumu memahami fenomena di sekitarmu, misalnya jalan, tangga, atau atap rumah?

3. Apakah ada kesulitan yang kamu hadapi saat menghitung gradien dari grafik? Bagaimana kamu mengatasinya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.