LKPDPertemuan 11Bab 5Fase DSemester 2

LKPD Matematika Kelas 8: Penerapan Persamaan Garis Lurus dalam Masalah Kontekstual

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 8 dengan topik "Penerapan Persamaan Garis Lurus dalam Masalah Kontekstual". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 8: Penerapan Persamaan Garis Lurus dalam Masalah Kontekstual

Matematika - Kelas 8

Bab 5 - Pertemuan 11

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Penerapan Persamaan Garis Lurus dalam Masalah Kontekstual

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikPenerapan Persamaan Garis Lurus dalam Masalah Kontekstual
Alokasi Waktu90 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menyatakan situasi nyata (seperti perubahan nilai aset, tarif listrik, atau laju perubahan) ke dalam model persamaan garis lurus dan menyelesaikannya.
  2. Murid dapat menginterpretasikan makna gradien dan titik potong sumbu dalam konteks masalah nyata yang dimodelkan dengan persamaan garis lurus.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dengan cermat sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan secara individu terlebih dahulu, kemudian diskusikan hasil kerjamu dengan teman kelompok.
  • Gunakan penggaris dan alat tulis untuk membuat tabel atau grafik jika diperlukan.
  • Tuliskan langkah pengerjaanmu dengan rapi agar mudah dipahami.
  • Jika ada yang tidak dipahami, jangan ragu bertanya kepada guru atau teman.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Tarif Listrik Rumahku

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kalkulator (opsional)
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca situasi masalah berikut dengan saksama.
  2. Identifikasi informasi penting: biaya tetap, tarif per kWh, dan variabel yang terlibat.
  3. Buatlah model matematika (persamaan garis lurus) dari situasi tersebut.
  4. Jawab pertanyaan yang disediakan dengan lengkap dan jelas.

Pertanyaan:

1. PT Listrik Cahaya mengenakan biaya beban tetap Rp22.000 per bulan dan tarif Rp1.500 per kWh untuk penggunaan listrik. Jika x menyatakan jumlah kWh yang digunakan dan y menyatakan total biaya yang harus dibayar, tuliskan persamaan garis lurus yang memodelkan situasi ini!

2. Apa makna angka 1.500 (koefisien x) dalam persamaan yang kamu buat? Jelaskan dalam konteks tarif listrik!

3. Apa makna angka 22.000 (konstanta) dalam persamaan tersebut? Jelaskan dalam konteks tarif listrik!

4. Jika keluarga Budi menggunakan 150 kWh dalam sebulan, berapa total biaya yang harus dibayar? Tunjukkan perhitunganmu!

Tuliskan jawabanmu di tempat yang disediakan. Untuk soal perhitungan, tunjukkan langkah-langkahmu dengan jelas.

Kegiatan 2: Perjalanan Mobil dan Konsumsi Bensin

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kalkulator
  • Penggaris untuk membuat tabel

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca informasi tentang perjalanan mobil yang disajikan.
  2. Lengkapi tabel pengamatan berdasarkan pola yang kamu temukan.
  3. Buatlah model persamaan garis lurus dari data tersebut.
  4. Interpretasikan makna gradien dan titik potong dalam konteks perjalanan.
  5. Diskusikan hasilmu dengan teman sekelompok.

Pertanyaan:

1. Sebuah mobil memulai perjalanan dengan tangki bensin 50 liter. Mobil tersebut menghabiskan 0,08 liter bensin untuk setiap 1 km perjalanan. Lengkapi tabel berikut!

Jarak tempuh (x km) | Sisa bensin (y liter)
0 | ...
100 | ...
200 | ...
300 | ...
500 | ...

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan pola pada tabel, buatlah persamaan garis lurus yang menyatakan hubungan antara jarak tempuh (x) dan sisa bensin (y)!

3. Apa makna gradien (-0,08) dalam persamaan ini? Mengapa gradiennya negatif?

4. Apa makna angka 50 dalam persamaan tersebut?

5. Berapa jarak maksimal yang dapat ditempuh mobil sampai bensinnya habis? Tunjukkan cara menghitungnya!

Buatlah tabel dengan 3 kolom (jarak, sisa bensin, cara hitung). Tuliskan persamaan dan penjelasanmu dengan lengkap di bawah tabel.

Kegiatan 3: Nilai Aset Motor Seiring Waktu

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Kalkulator
  • Kertas diskusi kelompok

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pahami situasi penyusutan nilai motor dari tahun ke tahun.
  2. Identifikasi variabel dan informasi yang diberikan.
  3. Buatlah model matematika dan interpretasikan maknanya.
  4. Gunakan model untuk memprediksi nilai di masa depan.
  5. Diskusikan hasilmu dengan kelompok dan presentasikan di depan kelas.

Pertanyaan:

1. Pak Andi membeli motor seharga Rp18.000.000. Setiap tahun, nilai motor tersebut menyusut (berkurang) sebesar Rp1.200.000. Jika t menyatakan waktu (dalam tahun) sejak pembelian dan N menyatakan nilai motor (dalam rupiah), buatlah persamaan garis lurus yang memodelkan situasi ini!

2. Jelaskan makna gradien dan titik potong sumbu dalam konteks nilai motor ini!

3. Berapa nilai motor setelah 5 tahun? Tunjukkan perhitunganmu!

4. Kapan nilai motor akan menjadi Rp6.000.000? Jelaskan caramu mencari jawabannya!

5. Menurutmu, apakah model persamaan garis lurus ini tepat untuk memprediksi nilai motor dalam jangka waktu sangat panjang (misalnya 20 tahun)? Mengapa? Diskusikan dengan kelompokmu!

Tuliskan jawaban individumu terlebih dahulu, kemudian diskusikan dengan kelompok. Tulis kesimpulan kelompok untuk soal diskusi.

REFLEKSI

1. Dari ketiga situasi yang sudah kamu pelajari (tarif listrik, konsumsi bensin, nilai motor), manakah yang paling sering kamu temui dalam kehidupan sehari-hari? Berikan contoh nyata dari pengalamanmu!

2. Apa manfaat memahami gradien dan titik potong dalam konteks masalah nyata? Bagaimana pemahamanmu tentang persamaan garis lurus bisa membantumu membuat keputusan yang lebih baik?

3. Adakah situasi lain dalam kehidupanmu yang bisa dimodelkan dengan persamaan garis lurus? Ceritakan!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.