LKPDPertemuan 2Bab 3Fase DSemester 1

LKPD Matematika Kelas 8: Menyatakan Situasi Hubungan Antarbesaran ke dalam Bentuk Aljabar Persamaan Linear Satu Variabel

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Matematika kelas 8 dengan topik "Menyatakan Situasi Hubungan Antarbesaran ke dalam Bentuk Aljabar Persamaan Linear Satu Variabel".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 8: Menyatakan Situasi Hubungan Antarbesaran ke dalam Bentuk Aljabar Persamaan Linear Satu Variabel

Matematika - Kelas 8

Bab 3 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Menyatakan Situasi Hubungan Antarbesaran ke dalam Bentuk Aljabar Persamaan Linear Satu Variabel

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMenyatakan Situasi Hubungan Antarbesaran ke dalam Bentuk Aljabar Persamaan Linear Satu Variabel
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menyatakan suatu situasi ke dalam bentuk aljabar berupa persamaan linear satu variabel

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap pengantar situasi cerita dengan cermat dan seksama.
  • Identifikasi besaran yang belum diketahui nilainya, lalu tentukan simbol variabelnya.
  • Hubungkan besaran-besaran tersebut ke dalam bentuk persamaan linear satu variabel dengan tanda sama dengan (=).
  • Kerjakan tugas secara berurutan sesuai arahan pada setiap bagian kegiatan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengenali dan Mengubah Besaran ke Simbol Aljabar

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pulpen/pensil)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati tiga pernyataan situasi transaksi dan pengukuran sederhana berikut.
  2. Tentukan besaran yang belum diketahui nilainya (variabel), hubungan operasinya, serta bentuk persamaannya pada tabel yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Situasi A: 'Rani membeli sebuah buku tulis dan sebuah pulpen seharga Rp3.000,00. Total uang yang dibayarkan Rani adalah Rp8.000,00.' Nyatakan situasi ini ke dalam bentuk persamaan linear satu variabel jika harga buku tulis dimisalkan sebagai x rupiah!

2. Situasi B: 'Panjang seutas tali dipotong sepanjang 15 cm sehingga panjang tali yang tersisa sekarang adalah 40 cm.' Nyatakan situasi ini ke dalam bentuk persamaan linear satu variabel jika panjang awal tali dimisalkan sebagai y cm!

3. Situasi C: 'Pak Budi membeli 4 karung beras dengan berat yang sama. Seluruh beras tersebut ditimbang dan berat totalnya adalah 100 kg.' Nyatakan situasi ini ke dalam bentuk persamaan linear satu variabel jika berat satu karung beras dimisalkan sebagai p kg!

Tuliskan jawaban pada baris isian berikut:
1. Persamaan Situasi A: ________________________
2. Persamaan Situasi B: ________________________
3. Persamaan Situasi C: ________________________

Kegiatan 2: Menyatakan Situasi Hubungan Berganda dalam Persamaan Linear

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Lembar kerja kelompok

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bekerjalah bersama teman sebangkumu.
  2. Analisis hubungan antarbesaran yang memuat pengali dan penambahan/pengurangan.
  3. Tuliskan pemisalan variabel dan rumuskan bentuk aljabar persamaannya pada tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah baris tabel untuk situasi: 'Dito membeli 3 kotak pensil yang isinya sama banyak. Setelah sampai di rumah, kakaknya memberi tambahan 5 pensil, sehingga Dito kini memiliki total 41 pensil.' Tentukan: (a) Besaran yang belum diketahui dan simbol variabelnya, (b) Bentuk persamaan linearnya.

Ruang tabel jawaban

2. Lengkapilah baris tabel untuk situasi: 'Keliling sebuah persegi panjang adalah 60 cm. Jika panjangnya adalah x cm dan lebarnya 8 cm lebih pendek dari panjangnya (lebar = x - 8), nyatakan hubungan keliling tersebut ke dalam bentuk persamaan linear satu variabel!'

Ruang tabel jawaban

3. Diskusikan: Mengapa situasi pada nomor 2 dapat dinyatakan sebagai persamaan linear SATU variabel padahal terdapat dua dimensi (panjang dan lebar)? Tuliskan penjelasannya berdasarkan simbol variabel yang digunakan!

Isilah tabel berikut:
| No | Situasi | Besaran Tak Diketahui (Variabel) | Bentuk Aljabar Persamaan |
| 1 | Kotak Pensil Dito | ... | ... |
| 2 | Keliling Persegi Panjang | ... | ... |

Ruang Diskusi No. 3:
Penjelasan: ____________________________________________________________________

Kegiatan 3: Tantangan Memodelkan Narasi Terbuka

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dua skenario narasi kontekstual berikut secara mandiri.
  2. Ubah seluruh kalimat verbal dari hubungan antarbesaran tersebut langsung menjadi bentuk persamaan linear satu variabel.
  3. Kegiatan ini mencakup penyelesaian soal, pengisian refleksi, dan penutupan pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Sebuah mobil tangki mula-mula berisi bensin penuh dengan volume total. Bensin tersebut kemudian disalurkan ke 5 SPBU masing-masing sebanyak 1.200 liter. Jika sisa bensin di dalam tangki sekarang adalah 800 liter dan volume tangki mula-mula dimisalkan V liter, nyatakan situasi tersebut ke dalam persamaan linear satu variabel!

2. Tiga anak (Aisyah, Bagas, dan Cici) mengumpulkan sumbangan buku. Bagas mengumpulkan 4 buku lebih banyak dari Aisyah. Cici mengumpulkan dua kali lipat dari buku Aisyah. Jika total seluruh buku yang mereka kumpulkan adalah 48 buku dan banyak buku Aisyah adalah n buah, nyatakan situasi tersebut ke dalam bentuk persamaan linear satu variabel!

Tuliskan langkah pemisalan dan persamaan akhir pada ruang berikut:
1. Persamaan Tangki Bensin: _________________________________________________
2. Persamaan Sumbangan Buku: ________________________________________________

REFLEKSI

1. Apa langkah pertama yang kamu lakukan saat hendak mengubah cerita/situasi nyata ke dalam bentuk persamaan aljabar?

2. Bagian mana dari memodelkan situasi ke dalam bentuk persamaan yang menurutmu paling menantang atau membutuhkan ketelitian ekstra?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.