LKPDPertemuan 2Bab 3Fase DSemester 1

LKPD Matematika Kelas 8: Konsep Persamaan Linier Satu Variabel dan Pemodelan Matematika

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 8 dengan topik "Konsep Persamaan Linier Satu Variabel dan Pemodelan Matematika". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 8: Konsep Persamaan Linier Satu Variabel dan Pemodelan Matematika

Matematika - Kelas 8

Bab 3 - Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Konsep Persamaan Linier Satu Variabel dan Pemodelan Matematika

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikKonsep Persamaan Linier Satu Variabel dan Pemodelan Matematika
Alokasi Waktu80 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengenali bentuk umum persamaan linier satu variabel dan membedakannya dari persamaan kuadrat serta persamaan dengan dua variabel.
  2. Murid dapat mengubah masalah kontekstual sehari-hari yang berkaitan dengan persamaan linier satu variabel menjadi model matematika.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk dengan cermat sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan kegiatan secara berurutan dari Kegiatan 1 sampai Kegiatan 3.
  • Diskusikan dengan teman sekelompokmu jika ada kegiatan kelompok.
  • Tuliskan jawabanmu dengan lengkap dan jelas di tempat yang disediakan.
  • Jangan ragu bertanya kepada guru jika ada yang kurang dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Perburuan Kalimat: Terbuka atau Tertutup?

Estimasi: 20 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca dengan saksama 8 kalimat yang disajikan di bawah ini.
  2. Tentukan apakah setiap kalimat termasuk kalimat terbuka (mengandung variabel yang nilainya belum diketahui) atau kalimat tertutup (dapat dinilai benar atau salah).
  3. Jika kalimat terbuka, tuliskan variabel apa yang ada di dalamnya.
  4. Jika kalimat tertutup, tentukan apakah kalimat tersebut benar atau salah.
  5. Isikan jawabanmu pada tabel yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Klasifikasikan 8 kalimat berikut ke dalam tabel:

  1. 5 + 7 = 12
    1. x + 3 = 10
    2. 2y - 5 = y + 1
    3. Presiden Indonesia ketiga adalah BJ Habibie
    4. 3p + 7 = 22
    5. 15 : 3 = 5
    6. Ibukota provinsi Jawa Barat adalah Surabaya
    7. 2a² + 5a - 3 = 0
Ruang tabel jawaban

2. Dari kalimat-kalimat terbuka di atas, manakah yang menurut kalian merupakan persamaan linier satu variabel? Jelaskan alasanmu!

Buatlah tabel dengan 4 kolom: No., Kalimat, Jenis (Terbuka/Tertutup), Keterangan (variabel atau benar/salah). Untuk pertanyaan nomor 2, tulis penjelasan minimal 3 kalimat.

Kegiatan 2: Mengenali Bentuk Umum Persamaan Linier Satu Variabel

Estimasi: 25 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan beberapa persamaan yang disajikan di bawah ini.
  2. Amati pola dan struktur masing-masing persamaan.
  3. Identifikasi variabel, koefisien, dan konstanta pada setiap persamaan.
  4. Tentukan mana yang termasuk persamaan linier satu variabel dan mana yang bukan.
  5. Jawab pertanyaan yang tersedia berdasarkan pengamatanmu.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel pengamatan berikut untuk persamaan-persamaan ini:

  • 3x + 5 = 14
  • 2y - 7 = y + 3
  • x² + 2x = 8
  • 4m = 20
  • 2p + 3q = 10
  • -5t + 12 = 2
Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan pengamatanmu, tuliskan ciri-ciri persamaan linier satu variabel! Sebutkan minimal 3 ciri.

3. Tuliskan bentuk umum persamaan linier satu variabel dengan kata-katamu sendiri!

Untuk pertanyaan 1, buat tabel dengan kolom: Persamaan, PLSV atau Bukan?, Jumlah Variabel, Pangkat Tertinggi, Alasan Singkat. Untuk pertanyaan 2 dan 3, tulis dalam bentuk poin atau paragraf pendek.

Kegiatan 3: Detektif Matematika: Membuat Model Matematika dari Kehidupan Nyata

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas diskusi kelompok
  • Spidol warna (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca dengan cermat 4 situasi kehidupan sehari-hari yang disajikan.
  2. Untuk setiap situasi, identifikasi apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan.
  3. Tentukan variabel yang tepat untuk mewakili hal yang tidak diketahui.
  4. Ubah situasi tersebut menjadi model matematika berupa persamaan linier satu variabel.
  5. Diskusikan jawabanmu dengan teman sekelompokmu (2-3 orang).
  6. Siapkan untuk mempresentasikan satu model matematika yang kalian buat.

Pertanyaan:

1. Situasi A: Humam membeli 3 buku tulis dan membayar dengan uang Rp20.000. Ia mendapat kembalian Rp5.000. Berapa harga satu buku tulis?

Buat model matematikanya!

2. Situasi B: Usia Aldo sekarang 5 tahun lebih muda dari usia kakaknya. Jika jumlah usia mereka berdua adalah 27 tahun, berapa usia Aldo sekarang?

Buat model matematikanya!

3. Situasi C: Sebuah persegi panjang memiliki panjang 4 cm lebih dari lebarnya. Jika keliling persegi panjang tersebut adalah 36 cm, berapa lebar persegi panjang?

Buat model matematikanya!

4. Situasi D (Tantangan): Dalam sebuah lomba matematika, setiap jawaban benar mendapat nilai 4, jawaban salah dikurangi 1, dan tidak dijawab bernilai 0. Sari menjawab 30 soal dan mendapat nilai 95. Jika Sari tidak ada yang tidak dijawab, berapa banyak soal yang dijawab benar oleh Sari?

Buat model matematikanya!

5. Dari keempat situasi di atas, manakah yang paling mudah diubah menjadi model matematika? Manakah yang paling menantang? Jelaskan alasanmu!

Untuk setiap situasi (1-4), tuliskan: a) Apa yang diketahui, b) Apa yang ditanyakan, c) Misalkan (definisi variabel), d) Model matematika. Untuk pertanyaan 5, tulis pendapat kelompokmu dalam 4-5 kalimat.

REFLEKSI

1. Apa perbedaan utama antara kalimat terbuka dan kalimat tertutup? Berikan contoh dari kehidupan sehari-harimu!

2. Mengapa kita perlu mengubah masalah kehidupan nyata menjadi model matematika? Apa manfaatnya?

3. Dari pembelajaran hari ini, bagian mana yang paling menarik bagimu? Bagian mana yang masih perlu kamu pelajari lebih dalam?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.