LKPDPertemuan 11Bab 3Fase DSemester 1

LKPD Matematika Kelas 8: Menyelesaikan Masalah Kontekstual Batasan Nilai Sehari-hari Menggunakan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Matematika kelas 8 dengan topik "Menyelesaikan Masalah Kontekstual Batasan Nilai Sehari-hari Menggunakan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 8: Menyelesaikan Masalah Kontekstual Batasan Nilai Sehari-hari Menggunakan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel

Matematika - Kelas 8

Bab 3 Pertemuan 11

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Menyelesaikan Masalah Kontekstual Batasan Nilai Sehari-hari Menggunakan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMenyelesaikan Masalah Kontekstual Batasan Nilai Sehari-hari Menggunakan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menyelesaikan masalah kontekstual dengan menggunakan pertidaksamaan linear satu variabel

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap permasalahan kontekstual dengan saksama bersama kelompokmu.
  • Identifikasi nilai yang diketahui, tentukan variabel pengganti, dan buat model pertidaksamaan linear satu variabel yang tepat.
  • Selesaikan pertidaksamaan tersebut dengan teliti menggunakan aturan operasi aljabar.
  • Tuliskan interpretasi solusi sesuai dengan batasan konteks nyata pada ruang jawaban yang disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menyelesaikan Masalah Batasan Berat Muatan Mobil Pick Up

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kertas buram/coretan hitung

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati cerita batasan muatan kendaraan angkut berikut: 'Sebuah mobil pick up memiliki daya angkut maksimal 2.000 kg. Sopir dan kernet memiliki berat total 150 kg. Mobil tersebut akan mengangkut sejumlah kotak barang yang masing-masing beratnya 50 kg.'
  2. Diskusikan dalam kelompok untuk menetapkan variabel dan menyusun model pertidaksamaan linear satu variabel.
  3. Selesaikan pertidaksamaan tersebut untuk menentukan batasan jumlah kotak barang yang dapat diangkut sekaligus.

Pertanyaan:

1. Jika x menyatakan banyak kotak barang yang dimuat, tuliskan bentuk pertidaksamaan linear satu variabel dari situasi di atas!

2. Selesaikan pertidaksamaan tersebut langkah demi langkah untuk menemukan nilai x!

3. Berapakah jumlah paling banyak kotak barang yang dapat diangkut oleh mobil pick up tersebut dalam sekali perjalanan?

Tuliskan jawaban pada kolom bergaris: (1) Model pertidaksamaan linear satu variabel, (2) Langkah aljabar penyelesaian, dan (3) Kesimpulan batas maksimum muatan kotak.

Kegiatan 2: Menyelesaikan Masalah Batasan Pembelian dan Target Nilai

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kerjakan dua masalah kontekstual berikut secara berpasangan/kelompok.
  2. Masalah A: Humam memiliki uang saku Rp180.000,00 untuk membeli jeruk di pasar. Harga jeruk adalah Rp15.000,00 per kilogram. Berapa kilogram jeruk paling banyak yang dapat dibeli oleh Humam?
  3. Masalah B: Nadia telah mengikuti 4 tes matematika dengan nilai berturut-turut 97, 82, 89, dan 99. Untuk memperoleh predikat nilai A, rata-rata dari 5 kali tes matematika harus bernilai minimal 90. Berapakah nilai minimal yang harus diperoleh Nadia pada tes kelima?
  4. Susun pertidaksamaan linear satu variabel dan selesaikan nilai variabelnya.

Pertanyaan:

1. Tuliskan model pertidaksamaan dan tentukan penyelesaian jumlah kilogram jeruk paling banyak yang dapat dibeli Humam (Masalah A)!

2. Tuliskan model pertidaksamaan dan tentukan nilai minimal yang harus diraih Nadia pada tes kelima agar rata-ratanya minimal 90 (Masalah B)!

Sediakan format 2 kotak terpisah: Kotak A untuk langkah pemodelan dan penyelesaian Masalah Pembelian Jeruk, Kotak B untuk pemodelan dan perhitungan Masalah Nilai Rata-rata Nadia.

Kegiatan 3: Analisis Alternatif Solusi Masalah Nyata dan Penarikan Kesimpulan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja murid
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sebuah kelompok relawan mengumpulkan donasi buku cerita untuk perpustakaan desa. Mereka telah mengumpulkan 140 buku. Target mereka adalah mengumpulkan sekurang-kurangnya 400 buku dalam sisa waktu 4 hari ke depan.
  2. Diskusikan: Jika setiap hari mereka menargetkan pengumpulan buku dalam jumlah yang sama banyak, tentukan pertidaksamaan dan berapa jumlah buku paling sedikit yang harus terkumpul per hari.
  3. Lakukan verifikasi hasil perhitungan terhadap batasan situasi nyata yang diberikan.

Pertanyaan:

1. Tentukan model pertidaksamaan linear satu variabel dan selesaikan untuk mengetahui jumlah buku paling sedikit per hari yang harus dikumpulkan!

2. Jika pada hari pertama hingga ketiga mereka hanya berhasil mengumpulkan rata-rata 60 buku per hari, apakah target 400 buku dapat tercapai di hari keempat jika hari keempat mereka mampu mengumpulkan 80 buku? Tunjukkan perhitungannya dengan pertidaksamaan!

Bagan analisis berisi: (1) Penentuan variabel dan model pertidaksamaan, (2) Penyelesaian aljabar pembagian donasi buku, (3) Evaluasi ketercapaian target berdasarkan skenario perubahan data.

REFLEKSI

1. Bagaimana caramu mengenali tanda ketidaksamaan (<=, >=, <, >) yang tepat dari kata-kata sehari-hari seperti 'maksimal', 'tidak lebih dari', atau 'sekurang-kurangnya'?

2. Langkah mana dalam menyelesaikan masalah kontekstual menggunakan pertidaksamaan linear satu variabel yang menurutmu paling menantang dan bagaimana kamu mengatasinya?

3. Di bidang kehidupan sehari-harimu sendiri, batasan nilai apa yang menurutmu bisa dimodelkan dan diselesaikan menggunakan pertidaksamaan linear satu variabel?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.