LKPD Matematika Kelas 8: Segitiga Istimewa: Segitiga Siku-siku Sama Kaki (45°–45°–90°)
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 8 dengan topik "Segitiga Istimewa: Segitiga Siku-siku Sama Kaki (45°–45°–90°)". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Matematika Kelas 8: Segitiga Istimewa: Segitiga Siku-siku Sama Kaki (45°–45°–90°)
Matematika - Kelas 8
Bab 2 - Pertemuan 6
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Matematika — Kelas 8 (Fase D) Topik: Segitiga Istimewa: Segitiga Siku-siku Sama Kaki (45°–45°–90°) INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menemukan Pola Segitiga Siku-siku Sama KakiEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Jika panjang sisi siku-siku segitiga = 1 cm, hitunglah panjang hipotenusanya menggunakan teorema Pythagoras. Tunjukkan cara kerjamu! 2. Lengkapi tabel berikut dengan menghitung panjang hipotenusa untuk setiap ukuran sisi siku-siku yang diberikan. Ruang tabel jawaban 3. Dari tabel yang kamu buat, apa pola yang kamu temukan antara panjang sisi siku-siku dengan panjang hipotenusa? Tuliskan dalam bentuk perbandingan! 4. Menurutmu, mengapa segitiga ini disebut 'segitiga istimewa'? Jelaskan dengan kata-katamu sendiri! Tulis jawaban nomor 1 dengan langkah-langkah perhitungan lengkap. Untuk nomor 2, buat tabel dengan 3 kolom (Sisi siku-siku, Hipotenusa hasil perhitungan, Bentuk sederhana) dan 6 baris. Nomor 3 dan 4 tulis dalam bentuk paragraf minimal 3 kalimat. Kegiatan 2: Menerapkan Perbandingan Sisi Segitiga Istimewa 45°–45°–90°Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Sebuah segitiga siku-siku sama kaki memiliki panjang sisi siku-siku 6 cm. Berapakah panjang hipotenusanya? 2. Jika panjang hipotenusa segitiga siku-siku sama kaki adalah 10√2 cm, berapakah panjang masing-masing sisi siku-sikunya? 3. Sebuah persegi memiliki panjang sisi 8 cm. Jika ditarik diagonal, diagonal tersebut akan membagi persegi menjadi dua segitiga siku-siku sama kaki. Hitunglah panjang diagonal persegi tersebut menggunakan konsep segitiga istimewa! 4. Pak Budi ingin memotong papan berbentuk persegi dengan sisi 12 cm secara diagonal. Berapa panjang garis potong yang harus dia buat? Tulis jawaban dalam kotak yang disediakan. Untuk soal nomor 3 dan 4, tuliskan cara kerja singkat (minimal langkah-langkah yang kamu gunakan) sebelum jawaban akhir. Kegiatan 3: Tantangan: Eksplorasi Segitiga Istimewa di SekitarmuEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Objek apa yang kamu pilih? Gambar sketsa sederhana objek tersebut dan tandai bagian yang membentuk segitiga siku-siku sama kaki! Ruang gambar 2. Jika salah satu sisi siku-siku objek yang kamu pilih adalah 15 cm, berapa panjang sisi miringnya menurut perhitungan segitiga istimewa? 3. Menurutmu, mengapa desainer atau arsitek sering menggunakan bentuk segitiga siku-siku sama kaki dalam desain mereka? Apa keuntungannya? Untuk nomor 1, gambar sketsa dalam kotak berukuran minimal 8×8 cm. Beri label jelas pada setiap sisi dan sudut. Nomor 2 tulis perhitungan singkat. Nomor 3 diskusikan dalam kelompok, kemudian setiap kelompok menuliskan minimal 3 alasan/keuntungan. REFLEKSI1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang segitiga istimewa 45°–45°–90°? 2. Bagaimana pola perbandingan s : s : s√2 memudahkanmu dalam menghitung panjang sisi segitiga tanpa teorema Pythagoras lengkap? 3. Di mana lagi kamu bisa menemukan atau menggunakan konsep segitiga istimewa ini dalam kehidupan sehari-hari atau pelajaran lain? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.