LKPD Matematika Kelas 8: Menggunakan Teorema Pythagoras dalam Menghitung Panjang Hipotenusa Segitiga Siku-Siku
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Matematika kelas 8 dengan topik "Menggunakan Teorema Pythagoras dalam Menghitung Panjang Hipotenusa Segitiga Siku-Siku".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Matematika Kelas 8: Menggunakan Teorema Pythagoras dalam Menghitung Panjang Hipotenusa Segitiga Siku-Siku
Matematika - Kelas 8
Bab 2 Pertemuan 3
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Matematika — Kelas 8 (Fase D) Topik: Menggunakan Teorema Pythagoras dalam Menghitung Panjang Hipotenusa Segitiga Siku-Siku INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Aktivitas 1: Menghitung Panjang Hipotenusa pada Segitiga Siku-Siku TerbimbingEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Sebuah segitiga siku-siku memiliki panjang sisi-sisi tegak (sisi siku-siku) a = 6 cm dan b = 8 cm. Hitunglah panjang sisi miring (hipotenusa/c) segitiga tersebut menggunakan teorema Pythagoras! 2. Lengkapilah baris-baris pada tabel penghitungan panjang hipotenusa berikut berdasarkan nilai sisi siku-siku a dan b yang diketahui: Ruang tabel jawaban Format jawaban nomor 1 berupa uraian terstruktur (tulis rumus, substitusi angka, hasil kuadrat, penjumlahan, dan penarikan akar). Format jawaban nomor 2 berupa tabel 5 kolom: [Nilai a dan b] | [a²] | [b²] | [a² + b²] | [Panjang Hipotenusa c = √(a² + b²)]. Kegiatan 2: Aktivitas 2: Menyelesaikan Masalah Kontekstual Penghitungan HipotenusaEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Pak Rahmat menyandarkan sebuah tangga pada dinding rumah. Jarak ujung bawah tangga ke pangkal dinding tanah adalah 1,5 meter, sedangkan jarak dari tanah ke ujung atas tangga yang menyentuh dinding adalah 2 meter. Menggunakan teorema Pythagoras, hitunglah panjang tangga tersebut! 2. Seorang anak menerbangkan layang-layang. Titik tempat anak berdiri tepat berada di bawah layang-layang dengan jarak horizontal 12 meter ke pohon terdekat, dan tinggi layang-layang secara vertikal tepat tegak lurus terhadap posisi pohon adalah 16 meter (membentuk sudut siku-siku antara jarak mendatar dan tinggi tegak). Berapakah panjang benang layang-layang yang terentang lurus dari anak ke layang-layang? Tuliskan jawaban dalam 3 bagian berurutan: (1) Menuliskan sisi siku-siku yang diketahui (a dan b), (2) Proses penghitungan rumus c² = a² + b², (3) Kesimpulan nilai panjang hipotenusa berserta satuannya. Kegiatan 3: Aktivitas 3: Analisis Komparasi dan Diskusi Penerapan HipotenusaEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Sebuah kapal berlayar dari dermaga ke arah timur sejauh 24 km, kemudian berbelok ke arah utara sejauh 7 km. Berapakah jarak terpendek (garis lurus) kapal tersebut dari dermaga awal keberangkatan? 2. Dua segitiga siku-siku memiliki panjang sisi siku-siku berturut-turut: Segitiga I (a = 8 cm, b = 15 cm) dan Segitiga II (a = 9 cm, b = 12 cm). Hitunglah hipotenusa masing-masing segitiga menggunakan teorema Pythagoras, kemudian tentukan segitiga mana yang memiliki hipotenusa lebih panjang dan berapa selisihnya! Sediakan bidang bergaris untuk menuliskan sketsa alur pergerakan, langkah perhitungan teorema Pythagoras secara runtut, perbandingan nilai c₁ dan c₂, serta kalimat kesimpulan selisih. REFLEKSI1. Bagian mana dari langkah menghitung panjang hipotenusa menggunakan teorema Pythagoras yang paling mudah dan yang paling menantang bagimu? 2. Bagaimana caramu memastikan bahwa sisi yang sedang kamu cari panjangnya adalah sisi hipotenusa, bukan salah satu sisi siku-siku? 3. Dalam kehidupan nyata di sekitarmu, situasi apa lagi yang dapat dihitung jarak garis lurusnya menggunakan teorema Pythagoras? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.