LKPD Matematika Kelas 8: Menggunakan Teorema Pythagoras dan Bilangan Irasional dalam Latihan Terpadu Pembuktian Geometris serta Koordinat
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Matematika kelas 8 dengan topik "Menggunakan Teorema Pythagoras dan Bilangan Irasional dalam Latihan Terpadu Pembuktian Geometris serta Koordinat".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Matematika Kelas 8: Menggunakan Teorema Pythagoras dan Bilangan Irasional dalam Latihan Terpadu Pembuktian Geometris serta Koordinat
Matematika - Kelas 8
Bab 2 Pertemuan 11
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Matematika — Kelas 8 (Fase D) Topik: Menggunakan Teorema Pythagoras dan Bilangan Irasional dalam Latihan Terpadu Pembuktian Geometris serta Koordinat INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Aktivitas 1: Pembuktian Hubungan Luas Persegi pada Segitiga Siku-SikuEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Hitunglah luas persegi yang menempel pada sisi siku-siku a (panjang 3 satuan), sisi siku-siku b (panjang 4 satuan), dan sisi miring c (panjang 5 satuan). Tuliskan dalam bentuk tabel luas. Ruang tabel jawaban 2. Tunjukkan kebenaran teorema Pythagoras dengan membandingkan Luas Persegi C terhadap penjumlahan Luas Persegi A dan Luas Persegi B. Tuliskan hubungan kesamaannya secara aljabar. Sediakan tabel 4 kolom: [Sisi Segitiga, Panjang Sisi (satuan), Rumus Luas Persegi (s x s), Luas Persegi (satuan luas)], diikuti 3 baris kosong untuk uraian kalimat pembuktian kesamaan a² + b² = c². Kegiatan 2: Aktivitas 2: Menghitung Sisi Segitiga Siku-siku dan Menjelaskan Bilangan IrasionalEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Sebuah segitiga siku-siku memiliki panjang hipotenusa c = 13 cm dan salah satu sisi siku-siku a = 5 cm. Gunakan teorema Pythagoras untuk menghitung panjang sisi siku-siku b. 2. Sebuah segitiga siku-siku sama kaki memiliki kedua sisi siku-siku dengan panjang a = 1 cm dan b = 1 cm. Hitunglah panjang hipotenusa c. 3. Berdasarkan hasil hitungan c = √2 cm pada nomor 2, jelaskan mengapa √2 tergolong sebagai bilangan irasional berdasarkan bentuk desimal dan bentuk pecahannya. Kotak pengerjaan bertahap: (1) Langkah hitung b dengan rumus b² = c² - a²; (2) Langkah hitung c dengan rumus c² = a² + b²; (3) Baris uraian untuk penjelasan konsep bilangan irasional pada nilai akar non-kuadrat sempurna. Kegiatan 3: Aktivitas 3: Menentukan Jarak Dua Titik pada Koordinat Kartesius dan RefleksiEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tentukan panjang sisi horizontal Δx dan sisi vertikal Δy antara titik A(-2, 1) dan B(4, 9) pada bidang koordinat Kartesius. 2. Gunakan teorema Pythagoras untuk menghitung jarak lurus (d) antara titik A(-2, 1) dan titik B(4, 9). 3. Jika diketahui titik P(1, 2) dan Q(3, 5), tentukan jarak antara P dan Q dalam bentuk akar. Jelaskan apakah jarak tersebut merupakan bilangan rasional atau irasional. Kisi bidang koordinat Kartesius berukuran skala -5 sampai 10 pada sumbu-x dan sumbu-y untuk menggambar titik A, B, dan segitiga siku-siku bantuan; diikuti kolom hitung aljabar jarak d = √((x2-x1)² + (y2-y1)²), serta ruang refleksi akhir. REFLEKSI1. Bagaimana hubungan luas persegi pada ketiga sisi segitiga siku-siku membantumu membuktikan dan mengingat rumus teorema Pythagoras? 2. Apa perbedaan mendasar antara hasil jarak berupa bilangan bulat/rasional (seperti 10) dengan hasil jarak berupa bilangan irasional (seperti √13)? 3. Bagian mana dari langkah menentukan jarak pada bidang koordinat Kartesius yang paling kamu kuasai dan yang masih perlu kamu latih? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.