LKPDPertemuan 1Bab 2Fase DSemester 1

LKPD Matematika Kelas 8: Bilangan Kuadrat dan Akar Kuadrat sebagai Prasyarat Teorema Pythagoras

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 8 dengan topik "Bilangan Kuadrat dan Akar Kuadrat sebagai Prasyarat Teorema Pythagoras". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 8: Bilangan Kuadrat dan Akar Kuadrat sebagai Prasyarat Teorema Pythagoras

Matematika - Kelas 8

Bab 2 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Bilangan Kuadrat dan Akar Kuadrat sebagai Prasyarat Teorema Pythagoras

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikBilangan Kuadrat dan Akar Kuadrat sebagai Prasyarat Teorema Pythagoras
Alokasi Waktu80 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menghitung kuadrat suatu bilangan bulat positif dan menentukan akar kuadrat dari bilangan kuadrat sempurna melalui eksplorasi pola bilangan.
  2. Murid dapat membedakan bilangan rasional dan bilangan irasional yang muncul sebagai hasil akar kuadrat dari bilangan yang bukan kuadrat sempurna.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi kegiatan dengan cermat sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan secara individu atau berpasangan sesuai petunjuk guru.
  • Gunakan alat tulis dan kalkulator (jika diperlukan) untuk membantu perhitungan.
  • Jangan ragu bertanya kepada guru jika ada yang kurang dipahami.
  • Tuliskan semua langkah pengerjaanmu agar mudah diperiksa dan dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menemukan Pola Bilangan Kuadrat

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas berpetak atau gambar persegi dengan berbagai ukuran
  • Pensil dan penghapus
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati deretan persegi dengan ukuran sisi berbeda yang ditampilkan guru atau gambar pada LKPD.
  2. Hitung jumlah kotak kecil (satuan) pada setiap persegi.
  3. Lengkapi tabel yang disediakan dengan menuliskan panjang sisi dan jumlah kotak.
  4. Carilah hubungan antara panjang sisi dengan jumlah kotak pada persegi.
  5. Tuliskan kesimpulanmu tentang bilangan kuadrat berdasarkan pola yang kamu temukan.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut dengan menghitung jumlah kotak pada persegi dengan sisi yang diberikan.

Ruang tabel jawaban

2. Apa pola yang kamu temukan antara panjang sisi persegi dengan jumlah kotak di dalamnya?

3. Hitung bilangan kuadrat dari 7, 8, 9, dan 10! Tuliskan dalam bentuk perkalian dan hasilnya.

4. Menurutmu, mengapa bilangan hasil pengkuadratan disebut 'bilangan kuadrat'?

Buat tabel dengan 4 kolom: Panjang Sisi, Jumlah Kotak, Bentuk Perkalian, Bilangan Kuadrat. Isi minimal 6 baris. Untuk pertanyaan uraian, tulis jawabanmu dalam 2-3 kalimat lengkap.

Kegiatan 2: Menjelajahi Akar Kuadrat

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kalkulator
  • Tabel bilangan kuadrat 1-20
  • Pensil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pahami bahwa akar kuadrat adalah kebalikan dari bilangan kuadrat.
  2. Jika a² = b, maka √b = a (untuk bilangan positif).
  3. Lengkapi tabel hubungan bilangan kuadrat dengan akar kuadratnya.
  4. Coba tentukan akar kuadrat dari beberapa bilangan kuadrat sempurna.
  5. Bandingkan hasil akar kuadrat dari bilangan kuadrat sempurna dengan bilangan yang bukan kuadrat sempurna.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut yang menunjukkan hubungan bilangan kuadrat dengan akar kuadratnya.

Ruang tabel jawaban

2. Tentukan nilai dari: a) √144, b) √169, c) √225, d) √400

3. Gunakan kalkulator untuk mencari √10 dan √50. Apa yang kamu perhatikan dari hasilnya? Apakah hasilnya bilangan bulat?

4. Berdasarkan eksplorasi di atas, apa perbedaan hasil akar kuadrat dari bilangan kuadrat sempurna (seperti 16, 25, 36) dengan bilangan yang bukan kuadrat sempurna (seperti 10, 50)?

Buat tabel dengan 3 kolom: Bilangan Kuadrat, Bentuk Akar, Hasil Akar Kuadrat. Isi minimal 10 baris. Untuk perhitungan akar kuadrat, tunjukkan langkah atau hasil kalkulator. Untuk uraian, tulis dalam 3-4 kalimat.

Kegiatan 3: Membedakan Bilangan Rasional dan Irasional

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kalkulator
  • Tabel bilangan kuadrat
  • Catatan hasil kegiatan sebelumnya

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca kembali hasil eksplorasi kegiatan 2 tentang akar kuadrat.
  2. Pahami definisi: bilangan rasional dapat ditulis sebagai pecahan a/b (b≠0), sedangkan bilangan irasional tidak bisa.
  3. Akar kuadrat dari bilangan kuadrat sempurna adalah bilangan rasional.
  4. Akar kuadrat dari bilangan yang bukan kuadrat sempurna adalah bilangan irasional.
  5. Kelompokkan beberapa bilangan bentuk akar ke dalam bilangan rasional atau irasional.

Pertanyaan:

1. Tuliskan 5 contoh bilangan kuadrat sempurna dan 5 contoh bilangan yang bukan kuadrat sempurna.

2. Lengkapi tabel klasifikasi bilangan berikut.

Ruang tabel jawaban

3. Diskusikan dengan teman sebangkumu: Mengapa √2 disebut bilangan irasional? Bisakah kalian menuliskannya dalam bentuk pecahan yang sederhana?

4. Buatlah kesimpulan: Bagaimana cara cepat mengenali apakah hasil akar kuadrat suatu bilangan adalah rasional atau irasional?

Buat tabel dengan 4 kolom: Bentuk Akar, Hasil, Jenis Bilangan, Alasan. Isi minimal 6 baris contoh. Untuk diskusi, tulis hasil diskusi dalam 3-4 kalimat. Untuk kesimpulan, tulis dalam 2-3 kalimat yang jelas.

REFLEKSI

1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang bilangan kuadrat dan akar kuadrat?

2. Menurutmu, di mana kita bisa menemukan penerapan bilangan kuadrat dalam kehidupan sehari-hari? (Petunjuk: pikirkan tentang luas, jarak, atau bentuk bangunan)

3. Apakah ada konsep yang masih membuatmu bingung? Apa yang akan kamu lakukan untuk memahaminya lebih baik?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.