LKPDPertemuan 10Bab 1Fase DSemester 1

LKPD Matematika Kelas 8: Merasionalkan Penyebut Bentuk Akar dan Aplikasinya

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 8 dengan topik "Merasionalkan Penyebut Bentuk Akar dan Aplikasinya". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 8: Merasionalkan Penyebut Bentuk Akar dan Aplikasinya

Matematika - Kelas 8

Bab 1 - Pertemuan 10

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Merasionalkan Penyebut Bentuk Akar dan Aplikasinya

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMerasionalkan Penyebut Bentuk Akar dan Aplikasinya
Alokasi Waktu80 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat merasionalkan penyebut pecahan yang berbentuk akar tunggal (a/√b) dengan mengalikan sekawan.
  2. Murid dapat menyelesaikan masalah kontekstual yang melibatkan operasi bilangan bentuk akar termasuk merasionalkan penyebut.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan. Jika ada bagian yang kurang jelas, tanyakan kepada guru atau diskusikan dengan teman.
  • Gunakan alat tulis dan kalkulator jika diperlukan untuk mempermudah perhitungan.
  • Tuliskan setiap langkah penyelesaianmu dengan rapi agar mudah dipahami.
  • Nikmati proses belajarmu dan jangan takut mencoba!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengenal Konsep Merasionalkan Penyebut Bentuk Akar

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas dan alat tulis
  • Kalkulator (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan pecahan berikut: 1/√3. Apa yang kamu ketahui tentang penyebut pecahan ini?
  2. Ingat kembali bahwa bilangan √3 adalah bilangan irasional (tidak bisa dinyatakan dalam bentuk a/b dengan a dan b bilangan bulat).
  3. Untuk menyederhanakan pecahan dengan penyebut bentuk akar, kita perlu merasionalkan penyebutnya dengan cara mengalikan pembilang dan penyebut dengan sekawan.
  4. Sekawan dari √a adalah √a itu sendiri, karena √a × √a = a.
  5. Lengkapi tabel pengamatan di bawah ini dengan mengikuti contoh yang diberikan.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut untuk memahami proses merasionalkan penyebut bentuk akar tunggal!

Ruang tabel jawaban

2. Dari tabel di atas, apa yang terjadi dengan penyebut setelah dikalikan dengan sekawannya? Jelaskan dengan kata-katamu sendiri!

3. Mengapa kita perlu merasionalkan penyebut? Menurut pendapatmu, apa keuntungannya?

Buatlah tabel dengan 5 kolom: Pecahan Awal, Dikalikan dengan, Hasil Perkalian Pembilang, Hasil Perkalian Penyebut, Bentuk Rasional. Isi minimal 4 baris contoh. Untuk pertanyaan uraian, tulis jawabanmu minimal 3 kalimat lengkap.

Kegiatan 2: Merasionalkan Penyebut Bentuk (a+√b) dan (a-√b)

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas dan alat tulis
  • Kalkulator (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang kita akan belajar merasionalkan penyebut yang lebih kompleks, yaitu berbentuk (a+√b) atau (a-√b).
  2. Sekawan dari (a+√b) adalah (a-√b), dan sebaliknya.
  3. Mengapa? Karena (a+√b)(a-√b) = a² - b, yang menghasilkan bilangan bulat tanpa bentuk akar.
  4. Perhatikan contoh: 6/(5+√3). Untuk merasionalkan, kalikan pembilang dan penyebut dengan (5-√3).
  5. Selesaikan soal-soal berikut dengan langkah yang sistematis!

Pertanyaan:

1. Rasionalkan penyebut pecahan berikut dan sederhanakan hasilnya: 4/(2+√5)

2. Rasionalkan penyebut pecahan berikut: (3+√2)/(√7-2)

3. Buatlah 1 soal sendiri tentang merasionalkan penyebut berbentuk (a+√b), lalu selesaikan!

Tuliskan setiap langkah pengerjaanmu dengan jelas. Tunjukkan proses perkalian dengan sekawan, hasil perkalian pembilang dan penyebut, serta bentuk paling sederhana. Berikan ruang minimal 5 baris untuk setiap soal.

Kegiatan 3: Aplikasi dalam Masalah Kontekstual

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas dan alat tulis
  • Kalkulator
  • Penggaris (opsional untuk visualisasi)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kali ini kamu akan menerapkan keterampilan merasionalkan penyebut untuk menyelesaikan masalah nyata.
  2. Bacalah setiap masalah dengan seksama dan identifikasi apa yang diketahui dan ditanyakan.
  3. Gunakan konsep merasionalkan penyebut yang sudah kamu pelajari untuk menemukan solusinya.
  4. Jelaskan langkah-langkahmu dengan lengkap agar orang lain bisa memahami cara berpikirmu!

Pertanyaan:

1. Kebun Apel Pak Budi berbentuk persegi panjang dengan panjang (10+√72) cm dan lebar √48 cm. Hitunglah luas kebun tersebut dan nyatakan dalam bentuk paling sederhana! (Petunjuk: Sederhanakan dulu bentuk akar √72 dan √48)

2. Seorang arsitek mendesain tangga dengan tinggi setiap anak tangga adalah 20/(√5+2) cm. Rasionalkan bentuk ini dan tentukan tinggi anak tangga dalam bentuk yang lebih sederhana. Jika ada 10 anak tangga, berapa total tinggi tangga tersebut?

3.

Refleksi

Ceritakan satu situasi dalam kehidupan sehari-hari di mana kamu mungkin perlu menggunakan perhitungan yang melibatkan bentuk akar. Bagaimana pemahaman tentang merasionalkan penyebut bisa membantumu?

Tuliskan langkah penyelesaian lengkap untuk setiap masalah. Tunjukkan proses penyederhanaan bentuk akar, merasionalkan penyebut, dan perhitungan akhir. Untuk refleksi, tulis minimal 4 kalimat yang menghubungkan matematika dengan pengalamanmu.

REFLEKSI

1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang merasionalkan penyebut bentuk akar?

2. Bagian mana yang menurutmu paling menantang? Bagaimana kamu mengatasinya?

3. Bagaimana kamu bisa menggunakan keterampilan ini dalam kehidupan sehari-hari atau pelajaran lain?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.