LKPD Matematika Kelas 8: Pengertian Bilangan Berpangkat Positif dan Notasinya
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 8 dengan topik "Pengertian Bilangan Berpangkat Positif dan Notasinya". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Matematika Kelas 8: Pengertian Bilangan Berpangkat Positif dan Notasinya
Matematika - Kelas 8
Bab 1 - Pertemuan 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Matematika — Kelas 8 (Fase D) Topik: Pengertian Bilangan Berpangkat Positif dan Notasinya INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menemukan Pola Perkalian BerulangEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Persegi berukuran 1×1 memiliki berapa kotak? Tuliskan dalam bentuk perkalian! 2. Persegi berukuran 2×2 memiliki berapa kotak? Tuliskan dalam bentuk perkalian berulang! 3. Lengkapi tabel berikut dengan mengisi kolom yang kosong! Ruang tabel jawaban 4. Apa yang kamu temukan dari pola perkalian berulang di atas? Jelaskan dengan kalimatmu sendiri! Jawablah pada tabel dengan 3 kolom: Ukuran Persegi, Bentuk Perkalian, dan Hasil. Sediakan 5 baris untuk persegi 1×1 hingga 5×5. Untuk soal uraian, sediakan 4-5 baris kosong. Kegiatan 2: Mengenal Bilangan Berpangkat: Basis dan EksponenEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Dari kegiatan sebelumnya, kamu sudah menemukan perkalian berulang. Bentuk perkalian 2×2×2×2 dapat ditulis dalam bentuk ringkas sebagai 2⁴. Angka 2 disebut BASIS (bilangan pokok), dan angka 4 disebut EKSPONEN (pangkat). Jadi, 2⁴ dibaca 'dua pangkat empat' dan artinya bilangan 2 dikalikan berulang sebanyak 4 kali. Sekarang, tuliskan bentuk berpangkat dari perkalian berikut: a) 3×3×3 = ... b) 5×5×5×5×5 = ... c) 7×7 = ... 2. Sebaliknya, jabarkan bilangan berpangkat berikut ke dalam bentuk perkalian berulang: a) 4³ = ... b) 6⁴ = ... c) 10² = ... 3. Hitunglah nilai dari bilangan berpangkat berikut: a) 2⁵ = ... b) 3⁴ = ... c) 5³ = ... d) 10² = ... 4. Lengkapi tabel berikut dengan mengidentifikasi basis, eksponen, bentuk perkalian, dan nilainya! Ruang tabel jawaban 5. Menurutmu, apa keuntungan menulis bilangan dalam bentuk berpangkat dibanding bentuk perkalian berulang? Jelaskan! Untuk soal isian, sediakan garis kosong setelah setiap sub-soal (a, b, c, d). Untuk tabel, buat 4 kolom: Bilangan Berpangkat, Basis, Eksponen, Bentuk Perkalian, Nilai. Sediakan 3 baris kosong. Untuk uraian, sediakan 5-6 baris kosong. Kegiatan 3: Eksplorasi Bilangan Berpangkat dalam Kehidupan Sehari-hariEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Situasi 1 - Media Sosial: Sebuah video di media sosial di-share oleh 3 orang. Setiap orang yang menerima akan membagikan kembali ke 3 orang lain. Proses ini terjadi 4 kali. Berapa total orang yang menerima video pada tahap ke-4? Tuliskan dalam bentuk berpangkat dan hitunglah! 2. Situasi 2 - Pertumbuhan Bakteri: Sebuah bakteri membelah diri menjadi 2 setiap jam. Jika awalnya ada 1 bakteri, berapa jumlah bakteri setelah 5 jam? Gunakan bilangan berpangkat! 3. Diskusi Kelompok: Cari contoh lain dalam kehidupan sehari-hari di mana bilangan berpangkat bisa digunakan. Tulis minimal 2 contoh dan jelaskan! 4. Buatlah poster kecil (di kertas LKPD) yang menunjukkan salah satu contoh penggunaan bilangan berpangkat dalam kehidupan nyata. Sertakan gambar sederhana dan perhitungannya! Ruang gambar Untuk soal 1-2, sediakan 6-8 baris kosong per soal. Untuk soal 3 (diskusi), sediakan setengah halaman untuk mencatat hasil diskusi kelompok. Untuk soal 4 (poster), sediakan kotak kosong berukuran 15×10 cm untuk menggambar dan menulis. REFLEKSI1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang bilangan berpangkat? 2. Di bagian mana kamu merasa kesulitan? Mengapa? 3. Bagaimana menurutmu bilangan berpangkat bisa membantumu dalam kehidupan sehari-hari atau pelajaran lain? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.