LKPD Matematika Kelas 7: Pengenalan Kesebangunan pada Segitiga: Eksplorasi Sifat-sifat Segitiga Sebangun
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 7 dengan topik "Pengenalan Kesebangunan pada Segitiga: Eksplorasi Sifat-sifat Segitiga Sebangun". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Matematika Kelas 7: Pengenalan Kesebangunan pada Segitiga: Eksplorasi Sifat-sifat Segitiga Sebangun
Matematika - Kelas 7
Bab 5 - Pertemuan 8
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Matematika — Kelas 7 (Fase D) Topik: Pengenalan Kesebangunan pada Segitiga: Eksplorasi Sifat-sifat Segitiga Sebangun INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Mengamati Dua Segitiga: Sama atau Berbeda?Estimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel pengukuran sudut berikut:
Apakah ada pasangan sudut yang besarnya sama? Tuliskan pasangan sudut tersebut! 2. Sebelum mengukur, kamu pasti sudah menebak. Apakah tebakanmu ternyata benar setelah diukur? Ceritakan secara singkat apa yang membuatmu terkejut atau tidak terkejut dari hasil pengukuran ini! 3. Berdasarkan tabel di atas, tuliskan kesimpulan sementaramu: apa yang terjadi pada sudut-sudut ketika sebuah segitiga diperbesar secara proporsional? Tulis jawaban di tabel 4 kolom (Sudut △ABC | Besar | Sudut △DEF | Besar), lalu jawab pertanyaan uraian di bawah tabel. Sediakan ruang minimal 8 baris untuk jawaban uraian. Kegiatan 2: Memburu Perbandingan SisiEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Ukur panjang sisi-sisi kedua segitiga dan lengkapi tabel berikut:
2. Perhatikan hasil kolom 'Perbandingan' pada tabelmu. Apa yang kamu amati dari ketiga nilai perbandingan tersebut? Apakah nilainya sama, mendekati sama, atau berbeda-beda? Mengapa menurutmu demikian? 3. Coba bayangkan: jika ada △PQR yang sebangun dengan △ABC dengan faktor skala 3 (semua sisi diperbesar 3 kali), dan AB = 4 cm, BC = 5 cm, CA = 6 cm — berapa panjang sisi-sisi △PQR? Tunjukkan caramu menghitung! 4. Diskusikan bersama kelompokmu: dalam kehidupan sehari-hari, di mana kamu pernah melihat dua benda yang bentuknya sama tetapi ukurannya berbeda (seperti dua segitiga sebangun ini)? Tuliskan minimal 2 contoh nyata! Tulis jawaban tabel di kolom yang tersedia (5 kolom). Jawaban uraian ditulis di bawah tabel, minimal 3–5 kalimat per soal. Untuk soal perhitungan, tampilkan langkah-langkah secara jelas. Kegiatan 3: Menulis Notasi Kesebangunan dengan TepatEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Diketahui △KLM dan △PQR. Setelah diukur, diperoleh: ∠K = ∠R = 50°, ∠L = ∠P = 70°, ∠M = ∠Q = 60°.
2. Seorang murid menuliskan: △ABC ~ △FDE. Apa makna notasi tersebut? Tuliskan pasangan sudut berpadanan dan pasangan sisi berpadanannya! 3. Perhatikan tiga penulisan notasi berikut untuk dua segitiga yang sama: Manakah penulisan yang benar jika diketahui ∠A = ∠D, ∠B = ∠E, ∠C = ∠F? Jelaskan mengapa penulisan yang lain salah! 4. TANTANGAN KELOMPOK: Buatlah sendiri dua segitiga sebangun pada kertas berpetak atau kertas kosong. Tentukan sendiri ukuran sudut dan panjang sisinya (faktor skala bebas). Kemudian:
Ruang gambar Soal 1: isi tabel 2 kolom, lalu tulis notasi di bawah tabel. Soal 2–3: tulis uraian minimal 3–4 kalimat. Soal 4: gambar segitiga di kotak gambar yang tersedia (ukuran minimal 8×8 cm per segitiga), lalu tulis penjelasan di sampingnya. REFLEKSI1. Setelah mengeksplorasi hari ini, apa satu hal baru yang paling membuatmu berpikir 'oh, ternyata begitu!'? Ceritakan dengan kata-katamu sendiri! 2. Menurutmu, mengapa penting untuk menuliskan notasi kesebangunan (seperti △ABC ~ △DEF) dengan urutan huruf yang benar — apa jadinya jika urutannya salah? 3. Di mana kamu pernah menemukan konsep 'bentuk sama, ukuran berbeda' dalam kehidupan nyata? Bagaimana perasaanmu mengetahui ada matematika di balik hal tersebut? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.