LKPD Matematika Kelas 7: Penerapan Kesebangunan Segitiga untuk Menyelesaikan Masalah Kontekstual
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 7 dengan topik "Penerapan Kesebangunan Segitiga untuk Menyelesaikan Masalah Kontekstual". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Matematika Kelas 7: Penerapan Kesebangunan Segitiga untuk Menyelesaikan Masalah Kontekstual
Matematika - Kelas 7
Bab 5 - Pertemuan 11
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Matematika — Kelas 7 (Fase D) Topik: Penerapan Kesebangunan Segitiga untuk Menyelesaikan Masalah Kontekstual INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Detektif Bayangan: Mengukur Tinggi Tanpa TanggaEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Perhatikan sketsa yang kamu buat. Dua segitiga apa yang terbentuk dalam situasi Raka dan tiang bendera? Tuliskan nama kedua segitiga tersebut berdasarkan sketsa kamu (misalnya: △ABC dan △PQR) dan tunjukkan sisi mana yang bersesuaian. 2. Mengapa kedua segitiga tersebut dapat dikatakan sebangun? Sebutkan syarat kesebangunan yang berlaku dan jelaskan dengan kata-katamu sendiri mengapa syarat itu terpenuhi dalam situasi ini. 3. Lengkapi tabel perbandingan berikut, lalu gunakan proporsi untuk menghitung tinggi tiang bendera. Ruang tabel jawaban 4. Jika panjang bayangan Raka tiba-tiba berubah menjadi 2,5 m (karena posisi matahari bergeser), sementara bayangan tiang menjadi 18,75 m, apakah tinggi tiang bendera berubah? Jelaskan jawabanmu dan hitung ulang untuk membuktikannya. Sediakan: (1) Ruang sketsa berukuran minimal 8×8 cm untuk menggambar dua segitiga berlabel, (2) tabel 3 kolom (Unsur | Raka | Tiang Bendera) dengan 2 baris data, (3) ruang perhitungan berupa langkah-langkah proporsi yang dituliskan secara vertikal. Kegiatan 2: Misi Peta: Membaca Skala dan Menghitung Jarak NyataEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan rumus umum hubungan antara jarak peta, skala, dan jarak sebenarnya. Gunakan kata-katamu sendiri dan notasi matematika. 2. Hitung jarak sebenarnya (dalam km) untuk masing-masing segmen rute: (a) Sekolah ke Pos 1, (b) Pos 1 ke Pos 2, (c) Pos 2 ke Titik Finis. Sajikan dalam tabel yang sudah tersedia. Ruang tabel jawaban 3. Tim kalian berjalan dengan kecepatan rata-rata 4 km/jam. Berapa jam yang dibutuhkan untuk menyelesaikan seluruh rute? Apakah rute ini realistis untuk diselesaikan dalam satu hari (8 jam berjalan)? Jelaskan pendapatmu. 4. DISKUSI KELOMPOK: Jika pembuat peta ingin menggambar ulang peta yang sama menggunakan skala 1 : 500.000, berapakah jarak pada peta baru untuk segmen Pos 1 ke Pos 2? Apakah peta baru akan terlihat lebih besar atau lebih kecil? Mengapa? Sediakan: (1) Ruang isian rumus di kotak bertuliskan 'Rumusku:', (2) tabel 4 kolom (Segmen | Jarak Peta | Perhitungan | Jarak Sebenarnya) dengan 3 baris data dan 1 baris total, (3) ruang uraian untuk soal nomor 3 dan 4 masing-masing minimal 5 baris. Kegiatan 3: Tantangan Nyata: Desain Mini-Denah Sekolahmu!Estimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel konversi ukuran sebenarnya ke ukuran denah (skala 1 : 500) untuk semua komponen yang akan kamu gambar. Ruang tabel jawaban 2. Gambar denahmu di ruang yang tersedia. Beri judul, label setiap bagian, dan cantumkan keterangan skala di sudut denah. Ruang gambar 3. Setelah membuat denah, apakah menurutmu denah tersebut 'sebangun' dengan tata letak asli sekolah? Gunakan definisi kesebangunan yang telah kamu pelajari untuk menjelaskan jawabanmu. 4. TANTANGAN EKSTRA: Temanmu ingin mencetak denahmu pada kertas yang lebih besar sehingga skala berubah menjadi 1 : 250. Berapakah ukuran baru panjang lapangan pada denah yang dicetak? Apakah skala baru ini membuat denah lebih mudah dibaca? Mengapa? Sediakan: (1) Tabel konversi 4 kolom (Komponen | Ukuran Sebenarnya | Perhitungan | Ukuran di Denah) dengan minimal 4 baris, (2) kotak gambar berukuran minimal 12×10 cm bertuliskan 'DENAH AREA SEKOLAH' di atasnya dengan ruang untuk judul, label, dan keterangan skala, (3) ruang uraian untuk pertanyaan 3 dan 4 masing-masing minimal 5 baris. REFLEKSI1. Dari ketiga kegiatan hari ini, mana yang paling menantang buatmu? Apa yang membuatnya sulit, dan bagaimana kamu mengatasinya? 2. Sebutkan satu benda atau situasi di sekitar kehidupanmu sehari-hari (di rumah, di perjalanan, atau di tempat lain) di mana prinsip kesebangunan segitiga atau skala digunakan. Jelaskan bagaimana konsep itu bekerja di sana. 3. Setelah belajar hari ini, jika kamu diminta mengukur tinggi pohon besar di halaman rumahmu tanpa alat ukur panjang, langkah apa yang akan kamu lakukan? Tuliskan rencanamu secara singkat. |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.