LKPD Matematika Kelas 7: Bentuk Aljabar Ekuivalen
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 7 dengan topik "Bentuk Aljabar Ekuivalen". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Matematika Kelas 7: Bentuk Aljabar Ekuivalen
Matematika - Kelas 7
Bab 4 - Pertemuan 4
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Matematika — Kelas 7 (Fase D) Topik: Bentuk Aljabar Ekuivalen INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Ubin Taman: Satu Situasi, Banyak CaraEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel berikut dengan menghitung nilai setiap bentuk aljabar untuk nilai s yang diberikan.
2. Apa yang kamu perhatikan dari hasil di setiap baris tabel? Apakah keempat bentuk aljabar menghasilkan nilai yang sama untuk setiap nilai s yang sama? 3. Berdasarkan pengamatanmu, tuliskan dengan kata-katamu sendiri: apa yang dimaksud dengan dua bentuk aljabar yang ekuivalen? 4. Menurutmu, mengapa Aira, Bima, Cinta, dan Dito bisa mendapatkan bentuk aljabar yang berbeda-beda padahal mereka menghitung hal yang sama? Diskusikan dengan kelompokmu! Isi tabel 5 kolom (nilai s, 4 bentuk aljabar) langsung di lembar ini. Untuk soal uraian dan diskusi, tulis paragraf singkat 2–4 kalimat di kotak jawaban yang tersedia. Kegiatan 2: Detektif Aljabar: Ekuivalen atau Bukan?Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Pasangan A: Nilai x yang kamu pilih: ___ dan ___ 2. Pasangan B: Nilai x yang kamu pilih: ___ dan ___ 3. Pasangan C: Nilai x yang kamu pilih: ___ dan ___ 4. Tantangan Berpikir Kritis: Seorang murid berkata, 'Aku sudah mencoba 5 nilai berbeda dan hasilnya selalu sama, jadi pasti ekuivalen!' Apakah pernyataan murid ini sudah cukup untuk membuktikan keekuivalenan? Jelaskan pendapatmu. Untuk soal 1–3: isi titik-titik langsung di lembar ini (nilai x yang dipilih, hasil perhitungan, verdict, dan penjelasan). Untuk soal 4: tulis uraian 3–5 kalimat di kotak yang tersedia. Kegiatan 3: Satu Cerita, Banyak Wajah AljabarEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tugas A — Tuliskan minimal 3 bentuk aljabar ekuivalen untuk situasi kedai minuman di atas. Berikan penjelasan singkat bagaimana cara pandangmu menghasilkan setiap bentuk. 2. Tugas B — Tabel verifikasi: Pilih nilai b = 10, kemudian substitusikan ke semua bentuk aljabar yang kamu buat. Apakah semua menghasilkan nilai yang sama?
3. Tugas C — Tulis situasi sehari-hari ciptaanmu dan dua bentuk aljabar ekuivalen yang menyatakannya. 4. Tugas D — Setelah memeriksa situasi buatan temanmu, tuliskan: (a) Situasi apa yang dibuat temanmu? (b) Apakah kedua bentuk aljabarnya benar-benar ekuivalen? Tunjukkan dengan substitusi satu nilai. (c) Jika tidak ekuivalen, berikan koreksinya. Tugas A: tulis uraian dengan format terstruktur (Bentuk 1 / cara pandang: ..., Bentuk 2 / cara pandang: ..., dst.). Tugas B: isi tabel 2 kolom. Tugas C: tulis paragraf situasi lalu dua bentuk aljabar. Tugas D: jawab poin (a), (b), (c) secara terpisah. REFLEKSI1. Dalam kehidupan sehari-hari, pernahkah kamu menyelesaikan suatu masalah dengan cara yang berbeda dari temanmu, tetapi hasilnya sama? Bagaimana perasaanmu mengetahui bahwa ada banyak cara yang benar untuk menyatakan satu hal yang sama? 2. Bagian mana dari kegiatan hari ini yang paling menantang bagimu? Strategi apa yang kamu gunakan untuk mengatasinya? 3. Setelah belajar tentang bentuk aljabar ekuivalen, menurutmu mengapa penting bagi dokter atau insinyur untuk mengetahui bahwa satu rumus bisa ditulis dalam berbagai bentuk yang berbeda namun bermakna sama? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.