LKPDPertemuan 7Bab 3Fase DSemester 1

LKPD Matematika Kelas 7: Pengaruh Skala Proporsional terhadap Ukuran Bangun Datar

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 7 dengan topik "Pengaruh Skala Proporsional terhadap Ukuran Bangun Datar". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 7: Pengaruh Skala Proporsional terhadap Ukuran Bangun Datar

Matematika - Kelas 7

Bab 3 - Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Pengaruh Skala Proporsional terhadap Ukuran Bangun Datar

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikPengaruh Skala Proporsional terhadap Ukuran Bangun Datar
Alokasi Waktu2 x 40 menit (1 pertemuan)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan pengaruh perubahan skala secara proporsional terhadap panjang sisi dan luas bangun datar.
  2. Murid dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan perubahan ukuran bangun datar secara proporsional menggunakan faktor skala.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan secara berurutan dari Kegiatan 1 hingga Kegiatan 3.
  • Diskusikan dengan teman sekelompok jika ada kegiatan kelompok.
  • Tuliskan semua proses perhitungan, bukan hanya hasil akhir.
  • Siapkan alat tulis, penggaris, dan kalkulator (jika diperlukan).

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi Perubahan Ukuran Foto

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Penggaris
  • Kalkulator (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan ilustrasi berikut: Sebuah foto memiliki ukuran panjang 8 cm dan lebar 6 cm.
  2. Foto tersebut akan diperbesar dengan faktor skala yang berbeda-beda.
  3. Lengkapi tabel di bawah untuk menemukan pola perubahan ukuran.
  4. Hitunglah panjang, lebar, dan luas setiap foto hasil perbesaran.
  5. Amati bagaimana perubahan faktor skala mempengaruhi ukuran foto.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut dengan menghitung ukuran foto setelah diperbesar dengan faktor skala yang ditentukan!

Faktor SkalaPanjang Baru (cm)Lebar Baru (cm)Luas Baru (cm²)
1 (asli)8648
1,5.........
2.........
3.........

2. Berdasarkan tabel di atas, jika faktor skala diperbesar 2 kali (dari 1 menjadi 2), bagaimana perubahan yang terjadi pada:

  1. Panjang dan lebar foto?
    1. Luas foto?

3. Jika faktor skala adalah k, tuliskan rumus umum untuk:

  1. Panjang baru = ...
    1. Lebar baru = ...
    2. Luas baru = ...

Tuliskan jawaban pada tabel yang tersedia dan uraian lengkap untuk pertanyaan nomor 2 dan 3. Gunakan ruang kosong di bawah setiap pertanyaan.

Kegiatan 2: Investigasi Denah Rumah Berskala

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kalkulator
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan informasi berikut: Sebuah denah rumah dibuat dengan skala 1:200.
  2. Pada denah tersebut, ruang tamu berbentuk persegi panjang dengan ukuran 3 cm × 2,5 cm.
  3. Kerjakan pertanyaan-pertanyaan berikut untuk memahami penerapan skala pada denah.
  4. Jangan lupa menuliskan langkah-langkah perhitungan dengan lengkap.

Pertanyaan:

1. Berapakah ukuran sebenarnya ruang tamu tersebut dalam satuan meter? (Petunjuk: Skala 1:200 berarti 1 cm di denah mewakili 200 cm atau 2 m dalam ukuran sebenarnya)

2. Hitunglah:

  1. Luas ruang tamu pada denah (dalam cm²)
    1. Luas ruang tamu sebenarnya (dalam m²)
    2. Perbandingan antara luas denah dan luas sebenarnya

3. Jika ada ruang keluarga dengan ukuran sebenarnya 8 m × 6 m, berapakah ukurannya pada denah dengan skala yang sama (1:200)?

4. Diskusikan dengan teman: Mengapa skala 1:10.000 tidak cocok untuk denah rumah? Berikan alasanmu!

Tuliskan semua langkah perhitungan dan penjelasan lengkap di ruang yang disediakan. Untuk pertanyaan diskusi, tuliskan hasil diskusi kelompok dalam 3-5 kalimat.

Kegiatan 3: Tantangan: Desain Logo dengan Skala

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Penggaris
  • Pensil warna (opsional)
  • Kalkulator

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang giliranmu menerapkan pemahaman tentang faktor skala!
  2. Bayangkan kamu adalah desainer grafis yang harus membuat logo untuk berbagai keperluan.
  3. Logo asli berbentuk persegi dengan sisi 5 cm dan terdiri dari segitiga di dalamnya.
  4. Kerjakan tantangan berikut secara kreatif dan tepat!

Pertanyaan:

1. Logo tersebut akan diperbesar untuk spanduk dengan faktor skala 8. Hitunglah:

  1. Ukuran sisi persegi pada spanduk
    1. Luas logo pada spanduk
    2. Berapa kali lipat luas logo spanduk dibandingkan logo asli?

2. Logo yang sama akan diperkecil untuk stiker dengan luas 6,25 cm². Tentukan faktor skala yang digunakan!

3. Buatlah sketsa sederhana yang menunjukkan logo asli (5 cm × 5 cm) dan logo yang diperbesar 3 kali lipat. Tandai ukuran sisi masing-masing!

Ruang gambar

4.

Kesimpulan

Tuliskan dengan kalimatmu sendiri, apa yang terjadi pada panjang sisi dan luas bangun datar ketika dikenai faktor skala k?

Tuliskan perhitungan lengkap untuk soal 1 dan 2. Untuk soal 3, gambar sketsa di kertas kosong atau ruang yang disediakan dengan menggunakan penggaris. Untuk soal 4, tuliskan kesimpulan dalam 2-4 kalimat lengkap.

REFLEKSI

1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang pengaruh skala terhadap bangun datar?

2. Di kehidupan sehari-hari, di mana lagi kamu menemukan penerapan skala dan faktor perbesaran/pengecilan selain denah rumah dan foto? Sebutkan minimal 2 contoh!

3. Apakah ada bagian yang masih membingungkan? Apa yang ingin kamu pelajari lebih lanjut tentang topik ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.