LKPDPertemuan 3Bab 3Fase DSemester 1

LKPD Matematika Kelas 7: Rasio Ekuivalen dan Penyederhanaan Rasio

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 7 dengan topik "Rasio Ekuivalen dan Penyederhanaan Rasio". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 7: Rasio Ekuivalen dan Penyederhanaan Rasio

Matematika - Kelas 7

Bab 3 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Rasio Ekuivalen dan Penyederhanaan Rasio

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikRasio Ekuivalen dan Penyederhanaan Rasio
Alokasi Waktu2 x 40 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menentukan rasio ekuivalen dengan cara mengalikan atau membagi kedua suku rasio dengan bilangan yang sama.
  2. Murid dapat menyederhanakan rasio ke bentuk paling sederhana dan menggunakannya dalam penyelesaian masalah kontekstual.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan teliti sebelum memulai.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan dan tuliskan jawabanmu dengan lengkap.
  • Diskusikan hasil pekerjaanmu dengan teman kelompok atau teman sebangku jika diminta.
  • Jika ada yang kurang jelas, jangan ragu bertanya kepada guru.
  • Selamat belajar dan berkreasi!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menemukan Rasio Ekuivalen

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Penggaris (untuk membuat tabel jika diperlukan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan situasi berikut: Sebuah resep minuman cokelat memerlukan 2 sendok bubuk cokelat untuk 3 gelas susu.
  2. Amati tabel di bawah yang menunjukkan berbagai kemungkinan jumlah bahan untuk membuat minuman cokelat dengan rasa yang sama.
  3. Lengkapi tabel dengan mengalikan atau membagi kedua suku rasio dengan bilangan yang sama.
  4. Jawab pertanyaan-pertanyaan yang mengikuti berdasarkan tabel yang telah kamu lengkapi.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut!

Bubuk Cokelat (sendok)Susu (gelas)RasioCara Memperoleh
232:3Rasio awal
4......:...2×... = 4, maka 3×... = ...
...9...:92×... = ..., maka 3×... = 9
10...10:...2×... = 10, maka 3×... = ...
1...1:...2÷... = 1, maka 3÷... = ...

2. Apakah semua rasio pada tabel tersebut menghasilkan rasa cokelat yang sama? Mengapa?

3. Tuliskan definisi rasio ekuivalen berdasarkan penemuanmu!

4. Buatlah 3 contoh rasio ekuivalen dari rasio 5:8!

Lengkapi tabel pada pertanyaan nomor 1 di kolom yang masih kosong. Untuk pertanyaan 2-4, tulis jawaban dalam bentuk uraian atau daftar pada tempat yang disediakan di bawah setiap pertanyaan.

Kegiatan 2: Menyederhanakan Rasio

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kalkulator (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah masalah berikut dengan seksama.
  2. Masalah: Di sebuah kelas terdapat 18 murid laki-laki dan 24 murid perempuan. Bagaimana cara menyatakan rasio jumlah murid laki-laki terhadap perempuan dalam bentuk paling sederhana?
  3. Ikuti langkah-langkah penyelesaian yang diminta.
  4. Kerjakan latihan tambahan untuk memperdalam pemahamanmu.

Pertanyaan:

1. Tuliskan rasio awal jumlah murid laki-laki terhadap perempuan!

2. Tentukan FPB (Faktor Persekutuan Terbesar) dari 18 dan 24. Tunjukkan caramu!

3. Bagikan kedua suku rasio dengan FPB tersebut. Berapa rasio paling sederhananya?

4. Sederhanakan rasio-rasio berikut ke bentuk paling sederhana:

  1. 12:16
    1. 25:100
    2. 45:30:15
    3. 0,6:0,8

5. Mengapa penting untuk menyederhanakan rasio? Jelaskan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari!

Tuliskan jawaban pada tempat yang disediakan di bawah setiap pertanyaan. Untuk soal nomor 4, tuliskan proses perhitungan dan hasilnya dalam bentuk daftar (a, b, c, d).

Kegiatan 3: Menerapkan Rasio Ekuivalen dalam Masalah Kontekstual

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kertas tambahan (jika diperlukan untuk membuat soal sendiri)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah setiap soal cerita dengan cermat.
  2. Identifikasi informasi yang diberikan dan apa yang ditanyakan.
  3. Gunakan konsep rasio ekuivalen dan penyederhanaan rasio untuk menyelesaikan masalah.
  4. Tunjukkan langkah penyelesaianmu dengan jelas.
  5. Diskusikan jawabanmu dengan teman sebangku sebelum mempresentasikan di kelas.

Pertanyaan:

1. Masalah Resep: Untuk membuat 12 kue pancake, diperlukan 3 gelas tepung dan 2 butir telur.

  1. Jika ingin membuat 36 kue pancake, berapa gelas tepung dan butir telur yang diperlukan?
    1. Jika hanya tersedia 5 butir telur, berapa kue pancake maksimal yang dapat dibuat?

2. Masalah Skala: Pada sebuah denah, jarak 2 cm mewakili jarak sebenarnya 50 meter.

  1. Tuliskan rasio skala dalam bentuk paling sederhana!
    1. Jika jarak dua gedung pada denah adalah 7 cm, berapa jarak sebenarnya dalam meter?

3. Masalah Campuran Cat: Untuk mendapatkan warna ungu, cat merah dan biru dicampur dengan rasio 5:3.

  1. Jika tersedia 20 liter cat merah, berapa liter cat biru yang diperlukan?
    1. Jika ingin membuat total 24 liter cat ungu, berapa liter masing-masing cat merah dan biru yang diperlukan?

4. Buatlah 1 masalah kontekstual sendiri yang melibatkan rasio ekuivalen dari kehidupan sehari-harimu, lalu selesaikan!

Tuliskan langkah penyelesaian lengkap untuk setiap soal pada tempat yang disediakan. Untuk pertanyaan nomor 4, tuliskan soal yang kamu buat dan penyelesaiannya. Siapkan untuk dipresentasikan atau didiskusikan di kelas.

REFLEKSI

1. Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang rasio ekuivalen dan penyederhanaan rasio?

2. Di mana saja dalam kehidupanmu sehari-hari kamu menemukan penerapan rasio ekuivalen? Berikan minimal 2 contoh konkret!

3. Bagian mana dari pembelajaran hari ini yang masih membuatmu penasaran atau ingin dipelajari lebih dalam?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.