LKPD Matematika Kelas 7: Pengantar Konsep Rasio: Perbandingan Multiplikatif vs Aditif
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 7 dengan topik "Pengantar Konsep Rasio: Perbandingan Multiplikatif vs Aditif". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Matematika Kelas 7: Pengantar Konsep Rasio: Perbandingan Multiplikatif vs Aditif
Matematika - Kelas 7
Bab 3 - Pertemuan 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Matematika — Kelas 7 (Fase D) Topik: Pengantar Konsep Rasio: Perbandingan Multiplikatif vs Aditif INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Mengamati Dua Cara MembandingkanEstimasi: 20 menit Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Situasi A: Andi memiliki 15 kelereng, Budi memiliki 10 kelereng. Berapa selisih kelereng Andi dan Budi? Operasi apa yang kalian gunakan? 2. Situasi B: Andi memiliki 15 kelereng, Budi memiliki 10 kelereng. Kelereng Andi berapa kali lipat kelereng Budi? Atau kelereng Andi dibandingkan dengan kelereng Budi adalah berapa berbanding berapa? 3. Apa perbedaan cara membandingkan pada Situasi A dan Situasi B? Jelaskan dengan kata-kata kalian sendiri. 4. Jika jumlah kelereng Andi dan Budi masing-masing ditambah 5, apakah selisih mereka berubah? Apakah perbandingan (rasio) mereka berubah? Hitung dan jelaskan! Tulis jawaban di bawah setiap pertanyaan. Untuk pertanyaan 3 dan 4, tuliskan penjelasan minimal 2-3 kalimat. Kegiatan 2: Menyelidiki Susu Cokelat: Mana yang Lebih Pekat?Estimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel berikut dengan menghitung total campuran dan membandingkan kepekatan cokelat dari ketiga resep! Resep A: 2 sendok cokelat + 3 sendok susu
2. Jika kita menggunakan perbandingan selisih (cokelat - susu), apakah kita bisa menentukan resep mana yang lebih pekat? Mengapa? Jelaskan dengan contoh! 3. Buatlah resep susu cokelat baru (Resep D) yang memiliki kepekatan sama dengan Resep A, tetapi dengan jumlah total campuran yang berbeda. Jelaskan cara kalian menemukannya! 4. Diskusikan: Dalam situasi apa kita perlu menggunakan perbandingan selisih? Dalam situasi apa kita perlu menggunakan perbandingan rasio? Berikan masing-masing 1 contoh dari kehidupan sehari-hari! Isilah tabel dengan lengkap. Untuk pertanyaan uraian, tuliskan jawaban minimal 3-4 kalimat dengan penjelasan yang jelas. Gunakan kertas tambahan jika perlu. Kegiatan 3: Menerapkan Rasio dalam Kehidupan Sehari-hariEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tinggi badan Rina 150 cm dan tinggi badan Sinta 120 cm. (a) Berapa selisih tinggi mereka? (b) Tinggi Rina berapa kali tinggi Sinta? (c) Manakah yang lebih tepat untuk membandingkan tinggi badan, selisih atau rasio? Mengapa? 2. Sebuah toko menjual dua paket kopi: Paket A (200 gram seharga Rp40.000) dan Paket B (300 gram seharga Rp54.000). Manakah yang lebih murah? Gunakan perbandingan rasio untuk menjelaskan! 3. Di kelas 7A ada 18 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Di kelas 7B ada 15 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. (a) Apakah rasio laki-laki dan perempuan di kedua kelas sama? (b) Bagaimana cara kalian membuktikannya? 4. Buatlah 1 cerita atau situasi dari kehidupan sehari-hari kalian yang memerlukan perbandingan rasio untuk diselesaikan. Tuliskan juga cara penyelesaiannya! Tulis jawaban lengkap dengan langkah penyelesaian. Tunjukkan perhitungan dengan jelas. Untuk soal nomor 4, buatlah cerita yang menarik dan realistis. REFLEKSI1. Apa perbedaan utama antara perbandingan selisih (aditif) dan perbandingan rasio (multiplikatif)? Berikan contoh dari kegiatan hari ini. 2. Kapan kalian perlu menggunakan rasio dalam kehidupan sehari-hari? Sebutkan minimal 2 situasi yang pernah atau mungkin kalian alami. 3. Apa yang paling menarik atau mengejutkan dari pembelajaran tentang rasio hari ini? Apa yang masih membingungkan? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.