LKPDPertemuan 1Bab 3Fase DSemester 1

LKPD Matematika Kelas 7: Pengantar Konsep Rasio: Perbandingan Multiplikatif vs Aditif

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 7 dengan topik "Pengantar Konsep Rasio: Perbandingan Multiplikatif vs Aditif". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 7: Pengantar Konsep Rasio: Perbandingan Multiplikatif vs Aditif

Matematika - Kelas 7

Bab 3 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Pengantar Konsep Rasio: Perbandingan Multiplikatif vs Aditif

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikPengantar Konsep Rasio: Perbandingan Multiplikatif vs Aditif
Alokasi Waktu2 x 40 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan pengertian rasio sebagai perbandingan secara perkalian (multiplikatif) antara dua besaran.
  2. Murid dapat membedakan perbandingan secara penjumlahan (selisih) dan perbandingan secara perkalian (rasio) dari situasi nyata.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan seksama sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan secara berurutan dari Kegiatan 1 sampai Kegiatan 3.
  • Diskusikan dengan teman sekelompok jika ada kegiatan berkelompok.
  • Tuliskan jawaban dengan jelas dan rapi di tempat yang disediakan.
  • Jangan ragu bertanya kepada guru jika ada yang kurang jelas.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengamati Dua Cara Membandingkan

Estimasi: 20 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan dua situasi berikut dengan cermat.
  2. Bacalah pertanyaan dan pikirkan jawaban berdasarkan pengamatan kalian.
  3. Tuliskan jawaban di ruang yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Situasi A: Andi memiliki 15 kelereng, Budi memiliki 10 kelereng. Berapa selisih kelereng Andi dan Budi? Operasi apa yang kalian gunakan?

2. Situasi B: Andi memiliki 15 kelereng, Budi memiliki 10 kelereng. Kelereng Andi berapa kali lipat kelereng Budi? Atau kelereng Andi dibandingkan dengan kelereng Budi adalah berapa berbanding berapa?

3. Apa perbedaan cara membandingkan pada Situasi A dan Situasi B? Jelaskan dengan kata-kata kalian sendiri.

4. Jika jumlah kelereng Andi dan Budi masing-masing ditambah 5, apakah selisih mereka berubah? Apakah perbandingan (rasio) mereka berubah? Hitung dan jelaskan!

Tulis jawaban di bawah setiap pertanyaan. Untuk pertanyaan 3 dan 4, tuliskan penjelasan minimal 2-3 kalimat.

Kegiatan 2: Menyelidiki Susu Cokelat: Mana yang Lebih Pekat?

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kalkulator (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kalian akan bekerja dalam kelompok kecil (3-4 orang).
  2. Perhatikan tiga resep susu cokelat berikut.
  3. Diskusikan dan jawab pertanyaan bersama kelompok.
  4. Siapkan presentasi singkat hasil diskusi kelompok.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut dengan menghitung total campuran dan membandingkan kepekatan cokelat dari ketiga resep!

Resep A: 2 sendok cokelat + 3 sendok susu
Resep B: 3 sendok cokelat + 5 sendok susu
Resep C: 4 sendok cokelat + 6 sendok susu

ResepCokelatSusuTotalRasio Cokelat:SusuPecahan Cokelat dari TotalResep mana yang lebih pekat?
ABC

2. Jika kita menggunakan perbandingan selisih (cokelat - susu), apakah kita bisa menentukan resep mana yang lebih pekat? Mengapa? Jelaskan dengan contoh!

3. Buatlah resep susu cokelat baru (Resep D) yang memiliki kepekatan sama dengan Resep A, tetapi dengan jumlah total campuran yang berbeda. Jelaskan cara kalian menemukannya!

4. Diskusikan: Dalam situasi apa kita perlu menggunakan perbandingan selisih? Dalam situasi apa kita perlu menggunakan perbandingan rasio? Berikan masing-masing 1 contoh dari kehidupan sehari-hari!

Isilah tabel dengan lengkap. Untuk pertanyaan uraian, tuliskan jawaban minimal 3-4 kalimat dengan penjelasan yang jelas. Gunakan kertas tambahan jika perlu.

Kegiatan 3: Menerapkan Rasio dalam Kehidupan Sehari-hari

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kalkulator (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kerjakan soal-soal berikut secara individu.
  2. Tentukan apakah situasi membutuhkan perbandingan selisih atau rasio.
  3. Tunjukkan cara penyelesaian dengan lengkap.
  4. Periksa kembali jawaban sebelum mengumpulkan.

Pertanyaan:

1. Tinggi badan Rina 150 cm dan tinggi badan Sinta 120 cm. (a) Berapa selisih tinggi mereka? (b) Tinggi Rina berapa kali tinggi Sinta? (c) Manakah yang lebih tepat untuk membandingkan tinggi badan, selisih atau rasio? Mengapa?

2. Sebuah toko menjual dua paket kopi: Paket A (200 gram seharga Rp40.000) dan Paket B (300 gram seharga Rp54.000). Manakah yang lebih murah? Gunakan perbandingan rasio untuk menjelaskan!

3. Di kelas 7A ada 18 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Di kelas 7B ada 15 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. (a) Apakah rasio laki-laki dan perempuan di kedua kelas sama? (b) Bagaimana cara kalian membuktikannya?

4. Buatlah 1 cerita atau situasi dari kehidupan sehari-hari kalian yang memerlukan perbandingan rasio untuk diselesaikan. Tuliskan juga cara penyelesaiannya!

Tulis jawaban lengkap dengan langkah penyelesaian. Tunjukkan perhitungan dengan jelas. Untuk soal nomor 4, buatlah cerita yang menarik dan realistis.

REFLEKSI

1. Apa perbedaan utama antara perbandingan selisih (aditif) dan perbandingan rasio (multiplikatif)? Berikan contoh dari kegiatan hari ini.

2. Kapan kalian perlu menggunakan rasio dalam kehidupan sehari-hari? Sebutkan minimal 2 situasi yang pernah atau mungkin kalian alami.

3. Apa yang paling menarik atau mengejutkan dari pembelajaran tentang rasio hari ini? Apa yang masih membingungkan?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.