LKPDPertemuan 7Bab 2Fase DSemester 1

LKPD Matematika Kelas 7: Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Rasional

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 7 dengan topik "Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Rasional". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 7: Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Rasional

Matematika - Kelas 7

Bab 2 - Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Rasional

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikPenjumlahan dan Pengurangan Bilangan Rasional
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menentukan hasil penjumlahan dan pengurangan bilangan rasional dalam bentuk pecahan (berpenyebut sama maupun berbeda) secara prosedural.
  2. Murid dapat menentukan hasil penjumlahan dan pengurangan bilangan rasional dalam bentuk desimal dengan memperhatikan nilai tempat.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan — jangan loncat ke kegiatan berikutnya sebelum kegiatan sebelumnya selesai.
  • Pada kegiatan berpasangan, diskusikan jawabanmu bersama teman, lalu tuliskan kesimpulan bersama.
  • Tunjukkan langkah pengerjaanmu secara lengkap, bukan hanya hasil akhir.
  • Boleh menggunakan pensil berwarna atau stabilo untuk menandai langkah-langkah penting.
  • Jika ada yang belum dipahami, tandai dengan tanda tanya (?) dan tanyakan ke guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menjumlah dan Mengurangkan Pecahan — Siapa Takut?

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil dan penggaris
  • Pensil berwarna (opsional, untuk menandai langkah)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini dikerjakan secara individu.
  2. Perhatikan contoh yang diberikan sebelum mengerjakan soal.
  3. Untuk pecahan berpenyebut sama: langsung jumlahkan atau kurangkan pembilangnya, penyebut tetap.
  4. Untuk pecahan berpenyebut berbeda: tentukan KPK dari penyebut-penyebutnya, samakan penyebut, lalu jumlahkan atau kurangkan pembilang.
  5. Sederhanakan hasil akhirmu jika memungkinkan.
  6. Tunjukkan setiap langkah pengerjaanmu di ruang yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Hitunglah: 3/7 + 2/7. Tuliskan langkah pengerjaanmu.

2. Hitunglah: 5/9 − 2/9. Tuliskan langkah pengerjaanmu.

3. Hitunglah: 1/4 + 2/3. Tuliskan langkah pengerjaanmu mulai dari mencari KPK penyebut.

4. Hitunglah: 5/6 − 1/4. Tuliskan langkah pengerjaanmu mulai dari mencari KPK penyebut.

5. Lengkapi tabel berikut dengan menentukan hasil operasi dan langkah menyamakan penyebut.

OperasiKPK PenyebutPecahan SenilaiHasil
2/5 + 1/3.........
3/4 − 2/5.........
1/2 + 3/8.........

6. Rani memiliki tali sepanjang 3/4 meter. Ia memotong 1/3 meter untuk dijadikan gelang. Berapa meter sisa tali Rani? Tuliskan model matematika dan langkah penyelesaiannya.

Tulis jawaban di bawah setiap soal. Gunakan format bertahap: (1) tulis KPK jika penyebut berbeda, (2) tulis pecahan senilai, (3) tulis hasil operasi, (4) sederhanakan jika perlu.

Kegiatan 2: Bermain dengan Desimal — Nilai Tempat adalah Kuncinya!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penggaris (untuk membuat tabel nilai tempat)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini dikerjakan secara individu, lalu dicocokkan berpasangan.
  2. Ingat aturan utama penjumlahan dan pengurangan desimal: selalu sejajarkan tanda koma sebelum menghitung.
  3. Jika jumlah angka di belakang koma berbeda, tambahkan angka 0 sebagai pengganti agar rata.
  4. Gunakan teknik bersusun ke bawah untuk soal nomor 2 dan seterusnya.
  5. Perhatikan tanda bilangan — jika salah satu bilangan negatif, ingat aturan operasi bilangan negatif yang sudah kamu pelajari.
  6. Setelah selesai, bandingkan jawabanmu dengan teman sebangku dan diskusikan jika ada perbedaan.

Pertanyaan:

1. Perhatikan diagram nilai tempat berikut. Isilah tabel untuk operasi 2,75 + 1,4.

Nilai TempatSatuanPersepuluhanPerseratusan
2,75275
1,4140
Jumlah.........

Jadi, 2,75 + 1,4 = ...

2. Hitunglah dengan cara bersusun ke bawah, lalu tuliskan hasilnya.

  1. 0,54 + 0,32
    1. 2,43 + 7,1
    2. 6,53 − 2,12

3. Hitunglah: 2,17 − 3,5. Hasilnya positif atau negatif? Jelaskan alasanmu.

4. Hitunglah: 6,2 − (2,14 + 8,43). Tunjukkan langkah-langkahmu.

5. Tantangan! Hitunglah: (3,77 − 0,31) + (1,34 − 2,91). Kerjakan langkah demi langkah.

6. Kamu dan temanmu mengerjakan soal 9,5 − 4,33. Temanmu menuliskan:

9,5
− 4,33
------
5,33 ← jawaban teman

Apakah jawaban temanmu benar? Jika salah, di mana kesalahannya dan berapa jawaban yang benar?

Untuk soal bersusun, gambar kotak nilai tempat (Satuan | Persepuluhan | Perseratusan) dan tulis angka sesuai posisinya. Untuk soal uraian, tuliskan setiap langkah secara berurutan dan beri label 'Langkah 1', 'Langkah 2', dst.

Kegiatan 3: Pecahan dan Desimal Bersatu — Kita Selesaikan Bersama!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Kertas tambahan jika diperlukan untuk membuat soal cerita sendiri

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini dikerjakan secara berpasangan (Siswa A dan Siswa B).
  2. Jika soal memuat campuran pecahan dan desimal, kamu punya DUA pilihan cara: (a) ubah semua ke bentuk pecahan, lalu hitung, ATAU (b) ubah semua ke bentuk desimal, lalu hitung.
  3. Siswa A mengerjakan dengan Cara A (ubah ke pecahan), Siswa B mengerjakan dengan Cara B (ubah ke desimal).
  4. Setelah selesai, bandingkan hasil kalian — harusnya sama!
  5. Pada bagian akhir, jawab pertanyaan diskusi bersama pasanganmu.
  6. Kemudian selesaikan masalah kontekstual secara bersama-sama.

Pertanyaan:

1. Hitunglah: 2/5 + 0,3

Siswa A (ubah ke pecahan): 0,3 = ..., kemudian 2/5 + ... = ...
Siswa B (ubah ke desimal): 2/5 = ..., kemudian ... + 0,3 = ...

Apakah hasil Siswa A dan Siswa B sama?

2. Hitunglah: 3/4 − 0,5

Siswa A (ubah ke pecahan): 0,5 = ..., kemudian 3/4 − ... = ...
Siswa B (ubah ke desimal): 3/4 = ..., kemudian ... − 0,5 = ...

Apakah hasil Siswa A dan Siswa B sama?

3. Setelah mengerjakan soal 1 dan 2, diskusikan bersama pasanganmu: Menurut kalian, cara mana yang lebih mudah — mengubah semua ke pecahan atau ke desimal? Mengapa? Apakah selalu bisa digunakan kedua cara itu?

4. Masalah Kontekstual — Karina dan Bebannya:

Karina sedang berlatih di gym. Ia menggantungkan beban 2,75 kg dan 1,4 kg di palang. Kapasitas maksimal palang adalah 4,5 kg.

  1. Berapa kg total beban yang sudah digantungkan Karina? Gunakan penjumlahan!
    1. Berapa kg beban yang masih bisa digantungkan? Gunakan pengurangan!
    2. Tuliskan model matematika untuk kedua soal di atas.

5. Buatlah SATU soal cerita sendiri yang melibatkan penjumlahan atau pengurangan bilangan rasional (boleh pecahan, desimal, atau campuran keduanya). Tulis soalnya, lalu selesaikan juga jawabannya!

Bagi halaman jawaban menjadi dua kolom: kolom kiri untuk Siswa A, kolom kanan untuk Siswa B. Untuk soal diskusi dan kontekstual, tulis jawaban bersama di bagian bawah halaman.

REFLEKSI

1. Hari ini kamu belajar menjumlah dan mengurangkan pecahan maupun desimal. Mana yang lebih mudah bagimu — mengerjakan pecahan atau desimal? Apa yang membuatnya lebih mudah?

2. Coba ingat satu situasi dalam kehidupan sehari-harimu (belanja, memasak, olahraga, atau lainnya) di mana kamu perlu menjumlahkan atau mengurangkan bilangan desimal atau pecahan. Ceritakan situasi itu!

3. Adakah bagian dari materi hari ini yang masih terasa membingungkan? Tulis pertanyaanmu di sini — kita bahas bersama!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.