LKPDPertemuan 1Bab 2Fase DSemester 1

LKPD Matematika Kelas 7: Membaca Representasi Bilangan Rasional dan Desimal pada Garis Bilangan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Matematika kelas 7 dengan topik "Membaca Representasi Bilangan Rasional dan Desimal pada Garis Bilangan".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 7: Membaca Representasi Bilangan Rasional dan Desimal pada Garis Bilangan

Matematika - Kelas 7

Bab 2 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Membaca Representasi Bilangan Rasional dan Desimal pada Garis Bilangan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMembaca Representasi Bilangan Rasional dan Desimal pada Garis Bilangan
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Membaca representasi bilangan rasional dan bilangan desimal

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai mengerjakan lembar kerja.
  • Bekerjalah bersama teman sebangku atau kelompokmu secara teliti.
  • Amati garis bilangan dan skala pembagian yang disajikan pada setiap bagian.
  • Tuliskan hasil pembacaan nilai bilangan rasional (pecahan) dan desimal pada tempat yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Membaca Nilai Titik pada Garis Bilangan Berpenanda Skala Pecahan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Penggaris
  • Alat tulis pensil/pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan garis bilangan pertama yang membentang dari 0 hingga 1 dengan pembagian 4 ruas sama panjang: titik 0 ditandai di ujung kiri, lalu terdapat titik A (ruas ke-1), titik B (ruas ke-2 atau tepat di tengah), titik C (ruas ke-3), dan titik 1 di ujung kanan.
  2. Perhatikan garis bilangan kedua yang membentang dari -1 hingga 0 dengan pembagian 2 ruas sama panjang: titik -1 di ujung kiri, titik D tepat berada di tengah antara -1 dan 0, dan titik 0 di ujung kanan.
  3. Baca nilai pecahan dari titik A, B, C, dan D berdasarkan pembagian ruas tersebut, lalu tuliskan pada tabel yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan garis bilangan 0 sampai 1 yang dibagi menjadi 4 bagian sama panjang, berapakah nilai bilangan rasional (pecahan) yang ditunjukkan oleh titik A, B, dan C?

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan garis bilangan -1 sampai 0 yang dibagi menjadi 2 bagian sama panjang, berapakah nilai bilangan rasional (pecahan negatif) yang ditunjukkan oleh titik D?

Tabel isian pembacaan titik: kolom (1) Nama Titik [A, B, C, D], kolom (2) Nilai Pecahan.

Kegiatan 2: Membaca Representasi Bilangan Desimal pada Skala Garis Bilangan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan garis bilangan horizontal berjarak dari 0 hingga 1 yang memiliki 10 ruas skala berjarak sama (setiap skala mewakili 0,1).
  2. Terdapat jarum penunjuk P pada garis skala ke-3 dari 0, jarum penunjuk Q pada garis skala ke-7 dari 0, dan jarum penunjuk R tepat di tengah antara 0,4 dan 0,5.
  3. Perhatikan pula garis bilangan suhu di bawah nol dari -1,0 hingga 0 dengan 10 ruas skala, di mana jarum S menunjuk pada skala ke-6 ke arah kiri dari 0 (antara -0,5 dan -0,7).
  4. Baca dan tentukan bilangan desimal yang ditunjukkan oleh posisi masing-masing jarum tersebut.

Pertanyaan:

1. Berapakah nilai bilangan desimal yang dibaca dari jarum penunjuk P dan jarum penunjuk Q pada garis bilangan berskala persepuluhan?

2. Berapakah nilai bilangan desimal yang dibaca dari jarum penunjuk R yang berada tepat di tengah-tengah antara skala 0,4 dan 0,5?

3. Berapakah nilai bilangan desimal yang dibaca dari posisi jarum S yang berada 6 strip di sebelah kiri angka 0 pada daerah bilangan negatif?

Format isian langsung: P = ..., Q = ..., R = ..., S = ... dengan satuan persepuluhan/perseratusan desimal.

Kegiatan 3: Membaca Hubungan Ekuivalensi Pecahan dan Desimal pada Garis Bilangan Pengukuran

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati representasi garis bilangan ganda di mana sisi atas menunjukkan skala pecahan dan sisi bawah menunjukkan skala desimal.
  2. Garis bilangan membentang dari 0 sampai 2 dengan pembagian persepuluhan.
  3. Baca nilai titik tanda X yang berada pada posisi 1 lebih 5 strip persepuluhan (antara 1 dan 2) baik dalam bentuk pecahan maupun desimal.
  4. Baca nilai titik tanda Y yang berada pada posisi 1 strip di sebelah kiri angka 0 (-0,1) dalam bentuk pecahan dan desimal.
  5. Diskusikan kesamaan letak representasi kedua bilangan tersebut bersama pasanganmu.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan garis bilangan tersebut, baca dan nyatakan nilai posisi titik X dalam dua bentuk representasi: (a) bentuk bilangan rasional pecahan campuran atau pecahan biasa, dan (b) bentuk bilangan desimal!

2. Berdasarkan garis bilangan tersebut, baca dan nyatakan nilai posisi titik Y dalam: (a) bentuk bilangan pecahan bertanda negatif, dan (b) bentuk bilangan desimal bertanda negatif!

3. Diskusikan: Apakah titik penunjuk yang sama pada garis bilangan dapat dibaca sebagai pecahan sekaligus sebagai desimal? Berikan contoh pembacaan dari titik X!

Format uraian dua kolom: Kolom Bentuk Pecahan dan Kolom Bentuk Desimal untuk titik X dan Y, serta 2-3 baris kalimat kesimpulan diskusi.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari garis bilangan (pecahan biasa atau desimal) yang paling mudah kamu baca nilainya? Mengapa?

2. Apa langkah yang kamu lakukan terlebih dahulu saat membaca posisi titik yang berada di antara dua bilangan bulat pada garis bilangan?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.