LKPDPertemuan 12Bab 1Fase DSemester 1

LKPD Matematika Kelas 7: Asesmen Sumatif Bab 1: Bilangan Bulat

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 7 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 1: Bilangan Bulat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 7: Asesmen Sumatif Bab 1: Bilangan Bulat

Matematika - Kelas 7

Bab 1 - Pertemuan 12

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 1: Bilangan Bulat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikAsesmen Sumatif Bab 1: Bilangan Bulat
Alokasi Waktu80 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan penguasaan kompetensi membaca, menulis, membandingkan, dan melakukan operasi hitung bilangan bulat (penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian) melalui asesmen sumatif.
  2. Murid dapat menunjukkan kemampuan menentukan faktor, faktorisasi prima, FPB, dan KPK serta menerapkannya dalam penyelesaian masalah melalui asesmen sumatif.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan seksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan secara mandiri dan jujur — ini adalah asesmen sumatif untuk mengukur pemahamanmu sendiri.
  • Tulis nama, kelas, dan tanggal di bagian atas lembar jawabanmu.
  • Kelola waktumu dengan baik: perhatikan estimasi waktu di setiap kegiatan.
  • Boleh menggunakan coretan atau sketsa di ruang yang disediakan untuk membantumu berpikir.
  • Jika ada soal yang belum bisa dijawab, lanjutkan ke soal berikutnya dan kembali nanti.
  • Gunakan pulpen atau pensil yang jelas terbaca. Jika perlu mengganti jawaban, coret rapi dan tulis ulang.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Kegiatan 1 — Membaca, Menulis, Membandingkan & Operasi Hitung Bilangan Bulat

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Pulpen atau pensil
  • Penghapus
  • Garis bilangan (boleh digambar sendiri jika diperlukan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah setiap soal dengan teliti.
  2. Untuk soal isian, tulis jawaban langsung pada titik-titik yang tersedia.
  3. Untuk soal uraian, tunjukkan langkah penyelesaianmu secara lengkap — jawaban tanpa langkah tidak mendapat nilai penuh.
  4. Untuk soal konteks cerita, identifikasi dulu informasi yang diketahui dan yang ditanyakan, lalu selesaikan.

Pertanyaan:

1. Perhatikan bilangan-bilangan berikut: −15, 8, −3, 0, 21, −9, 14. (a) Urutkan bilangan-bilangan tersebut dari yang terkecil ke terbesar. (b) Tuliskan bilangan mana saja yang nilainya berada di antara −10 dan 10.

2. Lengkapi tabel perbandingan berikut dengan tanda > , < , atau = yang tepat.

Pasangan BilanganTanda
−7 ___ −120 ___ −5
−18 ___ −1823 ___ −30
−100 ___ 1

3. Hitung dan tunjukkan langkah penyelesaianmu.
(a) −24 + (−17)
(b) 35 − (−48)
(c) (−6) × (−9)
(d) −72 ÷ 8
(e) −5 × 12 + (−3) × (−8)

4. Suhu di kota Bromo pada malam hari tercatat −4°C. Keesokan paginya, suhu naik 11°C, lalu siang harinya turun lagi 3°C. Berapa suhu di kota Bromo pada siang hari itu? Tuliskan kalimat matematikanya dan selesaikan.

5. Rafi memiliki saldo rekening sebesar Rp200.000. Ia melakukan transaksi berikut secara berurutan: menarik Rp150.000, menerima transfer Rp75.000, lalu membayar tagihan Rp120.000. Berapakah saldo akhir Rafi? Apakah saldo akhirnya cukup atau minus? Jelaskan.

Tulis jawaban soal isian langsung pada kolom tabel. Untuk soal uraian (nomor 3–5), tulis di kotak bertuliskan nomor soal, sertakan: (1) diketahui, (2) ditanya, (3) langkah penyelesaian, (4) kesimpulan.

Kegiatan 2: Kegiatan 2 — Faktorisasi Prima, FPB, dan KPK

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Pulpen atau pensil
  • Penghapus
  • Kertas kotak-kotak/berpetak untuk menggambar pohon faktor (jika tersedia)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca setiap soal dan identifikasi apakah soal meminta FPB atau KPK.
  2. Untuk menentukan faktorisasi prima, gunakan pohon faktor atau metode pembagian berulang — pilih metode yang paling kamu kuasai.
  3. Tunjukkan pohon faktor atau langkah pembagianmu di ruang yang disediakan.
  4. Untuk soal cerita, tuliskan alasanmu mengapa menggunakan FPB atau KPK.

Pertanyaan:

1. Tentukan faktorisasi prima dari bilangan-bilangan berikut menggunakan pohon faktor. Tuliskan hasilnya dalam bentuk perkalian bilangan prima berpangkat.
(a) 72
(b) 120
(c) 180

Ruang gambar

2. Lengkapi tabel berikut untuk pasangan bilangan yang diberikan.

Pasangan BilanganFaktorisasi Prima AFaktorisasi Prima BFPBKPK
36 dan 4860 dan 9024 dan 84

3. Di sebuah taman kota, lampu merah menyala setiap 8 detik dan lampu hijau menyala setiap 12 detik. Keduanya menyala bersama-sama pada detik ke-0. Pada detik ke berapa mereka akan menyala bersama-sama lagi untuk pertama kalinya? Gunakan konsep KPK dan jelaskan langkahmu.

4. Pak Hendra memiliki 48 buah apel dan 36 buah jeruk. Ia ingin membagikan semua buah tersebut ke beberapa keranjang dengan jumlah apel dan jeruk di setiap keranjang sama banyak, tanpa ada sisa. (a) Berapa keranjang maksimal yang bisa dibuat Pak Hendra? (b) Berapa apel dan jeruk di setiap keranjang? Tuliskan konsep yang kamu gunakan (FPB atau KPK) dan alasannya.

5. Tiga orang siswa — Ayu, Budi, dan Cici — bertugas piket secara bergilir. Ayu piket setiap 4 hari sekali, Budi setiap 6 hari sekali, dan Cici setiap 9 hari sekali. Jika hari ini mereka piket bersama-sama, setelah berapa hari mereka akan piket bersama-sama lagi?

Untuk soal nomor 1: gambar pohon faktor di kotak berpetak yang tersedia. Untuk nomor 2: isi langsung di tabel. Untuk nomor 3–5: tulis di kotak uraian dengan format — (1) konsep yang digunakan beserta alasan, (2) faktorisasi prima, (3) perhitungan FPB/KPK, (4) jawaban akhir.

Kegiatan 3: Kegiatan 3 — Tantangan Kontekstual & Penalaran

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pulpen atau pensil
  • Penghapus
  • Penggaris (untuk menggambar garis bilangan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini menguji kemampuanmu menggabungkan berbagai konsep bilangan bulat dalam situasi nyata.
  2. Baca setiap soal dengan cermat, cari hubungan antar konsep yang sudah kamu pelajari.
  3. Tidak ada satu cara tunggal yang 'benar' — kamu bisa menggunakan strategi yang paling masuk akal bagimu, asal langkahnya jelas.
  4. Untuk soal diskusi, tuliskan pendapatmu dengan alasan yang logis dan matematis.

Pertanyaan:

1. Perhatikan pola bilangan berikut: ..., −20, −14, −8, −2, ___, ___, ___
(a) Tentukan tiga suku berikutnya.
(b) Operasi hitung apa yang kamu gunakan untuk menemukan polanya? Jelaskan.

2. Sebuah lift di gedung bertingkat berada di lantai −2 (basement 2). Lift naik 7 lantai, lalu turun 4 lantai, lalu naik lagi 10 lantai. Di lantai berapa lift itu sekarang? Gambarkan pergerakan lift pada garis bilangan vertikal yang tersedia, lalu tuliskan kalimat matematikanya.

Ruang gambar

3. Ibu membeli 3 jenis kue untuk dijual: kue A sebanyak 60 buah, kue B sebanyak 84 buah, dan kue C sebanyak 96 buah. Semua kue akan dikemas dalam kotak-kotak dengan jumlah setiap jenis kue yang sama di tiap kotak dan tidak ada sisa. Berapa kotak maksimal yang bisa dibuat ibu? Berapa isi setiap kotak untuk masing-masing jenis kue?

4. Dua buah bilangan bulat jika dijumlahkan menghasilkan −5, tetapi jika dikalikan menghasilkan −24. Temukan kedua bilangan tersebut! Tunjukkan cara berpikirmu (boleh menggunakan tabel atau percobaan sistematis).

5. Menurut kamu, kapan kita perlu menggunakan FPB dan kapan menggunakan KPK dalam kehidupan sehari-hari? Berikan masing-masing SATU contoh situasi nyata (di luar contoh yang sudah ada di soal-soal sebelumnya) dan jelaskan alasanmu.

Untuk nomor 1, 3, 4: tulis di kotak uraian dengan langkah lengkap. Untuk nomor 2: gunakan gambar garis bilangan vertikal yang tersedia (rentang minimal dari −5 hingga 15), lalu tulis kalimat matematikanya di bawah gambar. Untuk nomor 5: tulis paragraf pendek minimal 3 kalimat per konsep.

REFLEKSI

1. Dari semua konsep yang diujikan hari ini — membandingkan bilangan bulat, operasi hitung, faktorisasi prima, FPB, dan KPK — mana yang paling kamu kuasai dan mana yang masih terasa paling sulit? Apa yang akan kamu lakukan untuk memperkuat pemahamanmu?

2. Soal konteks cerita mana (tentang suhu, saldo tabungan, pembagian kue, atau piket bersama) yang paling terasa nyata dan relevan dengan kehidupanmu sehari-hari? Mengapa?

3. Setelah menyelesaikan asesmen ini, bagaimana perasaanmu? Apakah ada momen saat kamu merasa 'klik' atau tiba-tiba paham sesuatu? Ceritakan secara singkat.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.