LKPD Matematika Kelas 7: Asesmen Sumatif Bab 1: Bilangan Bulat
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 7 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 1: Bilangan Bulat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Matematika Kelas 7: Asesmen Sumatif Bab 1: Bilangan Bulat
Matematika - Kelas 7
Bab 1 - Pertemuan 12
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Matematika — Kelas 7 (Fase D) Topik: Asesmen Sumatif Bab 1: Bilangan Bulat INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Kegiatan 1 — Membaca, Menulis, Membandingkan & Operasi Hitung Bilangan BulatEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Perhatikan bilangan-bilangan berikut: −15, 8, −3, 0, 21, −9, 14. (a) Urutkan bilangan-bilangan tersebut dari yang terkecil ke terbesar. (b) Tuliskan bilangan mana saja yang nilainya berada di antara −10 dan 10. 2. Lengkapi tabel perbandingan berikut dengan tanda > , < , atau = yang tepat.
3. Hitung dan tunjukkan langkah penyelesaianmu. 4. Suhu di kota Bromo pada malam hari tercatat −4°C. Keesokan paginya, suhu naik 11°C, lalu siang harinya turun lagi 3°C. Berapa suhu di kota Bromo pada siang hari itu? Tuliskan kalimat matematikanya dan selesaikan. 5. Rafi memiliki saldo rekening sebesar Rp200.000. Ia melakukan transaksi berikut secara berurutan: menarik Rp150.000, menerima transfer Rp75.000, lalu membayar tagihan Rp120.000. Berapakah saldo akhir Rafi? Apakah saldo akhirnya cukup atau minus? Jelaskan. Tulis jawaban soal isian langsung pada kolom tabel. Untuk soal uraian (nomor 3–5), tulis di kotak bertuliskan nomor soal, sertakan: (1) diketahui, (2) ditanya, (3) langkah penyelesaian, (4) kesimpulan. Kegiatan 2: Kegiatan 2 — Faktorisasi Prima, FPB, dan KPKEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tentukan faktorisasi prima dari bilangan-bilangan berikut menggunakan pohon faktor. Tuliskan hasilnya dalam bentuk perkalian bilangan prima berpangkat. Ruang gambar 2. Lengkapi tabel berikut untuk pasangan bilangan yang diberikan.
3. Di sebuah taman kota, lampu merah menyala setiap 8 detik dan lampu hijau menyala setiap 12 detik. Keduanya menyala bersama-sama pada detik ke-0. Pada detik ke berapa mereka akan menyala bersama-sama lagi untuk pertama kalinya? Gunakan konsep KPK dan jelaskan langkahmu. 4. Pak Hendra memiliki 48 buah apel dan 36 buah jeruk. Ia ingin membagikan semua buah tersebut ke beberapa keranjang dengan jumlah apel dan jeruk di setiap keranjang sama banyak, tanpa ada sisa. (a) Berapa keranjang maksimal yang bisa dibuat Pak Hendra? (b) Berapa apel dan jeruk di setiap keranjang? Tuliskan konsep yang kamu gunakan (FPB atau KPK) dan alasannya. 5. Tiga orang siswa — Ayu, Budi, dan Cici — bertugas piket secara bergilir. Ayu piket setiap 4 hari sekali, Budi setiap 6 hari sekali, dan Cici setiap 9 hari sekali. Jika hari ini mereka piket bersama-sama, setelah berapa hari mereka akan piket bersama-sama lagi? Untuk soal nomor 1: gambar pohon faktor di kotak berpetak yang tersedia. Untuk nomor 2: isi langsung di tabel. Untuk nomor 3–5: tulis di kotak uraian dengan format — (1) konsep yang digunakan beserta alasan, (2) faktorisasi prima, (3) perhitungan FPB/KPK, (4) jawaban akhir. Kegiatan 3: Kegiatan 3 — Tantangan Kontekstual & PenalaranEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Perhatikan pola bilangan berikut: ..., −20, −14, −8, −2, ___, ___, ___ 2. Sebuah lift di gedung bertingkat berada di lantai −2 (basement 2). Lift naik 7 lantai, lalu turun 4 lantai, lalu naik lagi 10 lantai. Di lantai berapa lift itu sekarang? Gambarkan pergerakan lift pada garis bilangan vertikal yang tersedia, lalu tuliskan kalimat matematikanya. Ruang gambar 3. Ibu membeli 3 jenis kue untuk dijual: kue A sebanyak 60 buah, kue B sebanyak 84 buah, dan kue C sebanyak 96 buah. Semua kue akan dikemas dalam kotak-kotak dengan jumlah setiap jenis kue yang sama di tiap kotak dan tidak ada sisa. Berapa kotak maksimal yang bisa dibuat ibu? Berapa isi setiap kotak untuk masing-masing jenis kue? 4. Dua buah bilangan bulat jika dijumlahkan menghasilkan −5, tetapi jika dikalikan menghasilkan −24. Temukan kedua bilangan tersebut! Tunjukkan cara berpikirmu (boleh menggunakan tabel atau percobaan sistematis). 5. Menurut kamu, kapan kita perlu menggunakan FPB dan kapan menggunakan KPK dalam kehidupan sehari-hari? Berikan masing-masing SATU contoh situasi nyata (di luar contoh yang sudah ada di soal-soal sebelumnya) dan jelaskan alasanmu. Untuk nomor 1, 3, 4: tulis di kotak uraian dengan langkah lengkap. Untuk nomor 2: gunakan gambar garis bilangan vertikal yang tersedia (rentang minimal dari −5 hingga 15), lalu tulis kalimat matematikanya di bawah gambar. Untuk nomor 5: tulis paragraf pendek minimal 3 kalimat per konsep. REFLEKSI1. Dari semua konsep yang diujikan hari ini — membandingkan bilangan bulat, operasi hitung, faktorisasi prima, FPB, dan KPK — mana yang paling kamu kuasai dan mana yang masih terasa paling sulit? Apa yang akan kamu lakukan untuk memperkuat pemahamanmu? 2. Soal konteks cerita mana (tentang suhu, saldo tabungan, pembagian kue, atau piket bersama) yang paling terasa nyata dan relevan dengan kehidupanmu sehari-hari? Mengapa? 3. Setelah menyelesaikan asesmen ini, bagaimana perasaanmu? Apakah ada momen saat kamu merasa 'klik' atau tiba-tiba paham sesuatu? Ceritakan secara singkat. |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.