LKPD Matematika Kelas 6: Percobaan Peluang dengan Permen Berwarna: Prediksi dan Verifikasi
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 6 dengan topik "Percobaan Peluang dengan Permen Berwarna: Prediksi dan Verifikasi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Matematika Kelas 6: Percobaan Peluang dengan Permen Berwarna: Prediksi dan Verifikasi
Matematika - Kelas 6
Bab 4 - Pertemuan 8
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Matematika — Kelas 6 (Fase C) Topik: Percobaan Peluang dengan Permen Berwarna: Prediksi dan Verifikasi INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Mari Mengenal Permen Kita!Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel berikut dengan menghitung jumlah permen setiap warna dalam kelompokmu! Ruang tabel jawaban 2. Jika kalian mengambil acak 1 permen dari dalam kantong (tanpa melihat), warna apa saja yang mungkin kalian dapatkan? Buatlah daftarnya! 3. Berapa total kemungkinan warna permen yang bisa diambil? 4. Diskusikan dengan kelompokmu: Warna permen apa yang memiliki peluang PALING BESAR untuk diambil secara acak? Mengapa demikian? Jelaskan alasanmu! Tabel dengan 3 kolom: Warna Permen | Jumlah | Gambar/Tanda (bisa digambar lingkaran sebanyak jumlah permen). Untuk pertanyaan diskusi, sediakan 5-7 baris untuk menulis penjelasan lengkap. Kegiatan 2: Percobaan Pengambilan Acak: Prediksi vs KenyataanEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Sebelum melakukan percobaan, menurut prediksi kelompokmu, warna apa yang akan PALING SERING muncul? Tuliskan prediksimu beserta alasannya! 2. Lengkapi tabel percobaan berikut dengan mencatat hasil setiap pengambilan acak! Ruang tabel jawaban 3. Buatlah tabel rekapitulasi: hitung berapa kali setiap warna muncul dari 10 kali percobaan! Ruang tabel jawaban 4. Warna permen apa yang PALING SERING diambil oleh temanmu dalam percobaan? 5. Apakah hasil percobaan kalian SAMA dengan prediksi awal? Jika berbeda, mengapa bisa terjadi perbedaan? Diskusikan dengan kelompokmu! Tabel percobaan dengan 11 kolom: Percobaan ke-1 sampai ke-10 plus kolom nomor. Tabel rekapitulasi dengan 3 kolom seperti yang dijelaskan di kunci jawaban. Untuk pertanyaan diskusi, sediakan 6-8 baris. Kegiatan 3: Menarik Kesimpulan: Hubungan Jumlah dan PeluangEstimasi: 45 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Buatlah tabel perbandingan antara jumlah permen setiap warna dengan berapa kali warna tersebut muncul dalam percobaan! Ruang tabel jawaban 2. Berdasarkan tabel perbandingan, apa hubungan antara jumlah permen dengan warna tertentu dan peluang warna tersebut terpilih? Jelaskan dengan kalimatmu sendiri! 3. Jika dalam kantong ada 10 permen merah dan 2 permen hijau, warna mana yang memiliki peluang lebih besar untuk terpilih? Mengapa? 4. Menurutmu, apakah peluang bisa menjamin hasil pasti? Jelaskan berdasarkan pengalaman percobaanmu! 5. Berikan satu contoh situasi dalam kehidupan sehari-hari di mana memahami peluang bisa membantu kita membuat keputusan yang lebih baik! Tabel perbandingan dengan 3 kolom sesuai petunjuk. Untuk pertanyaan uraian, sediakan 5-7 baris per pertanyaan. Untuk pertanyaan diskusi, sediakan 8-10 baris agar murid bisa menjelaskan dengan lengkap. REFLEKSI1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari dari percobaan peluang dengan permen hari ini? 2. Apakah ada yang mengejutkanmu dari hasil percobaan? Ceritakan pengalamanmu! 3. Bagaimana pemahamanmu tentang peluang bisa membantumu dalam kehidupan sehari-hari? Berikan contoh konkret! |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.