LKPDPertemuan 2Bab 4Fase CSemester 2

LKPD Matematika Kelas 6: Skala Peluang: Mengategorikan Kemungkinan Kejadian

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 6 dengan topik "Skala Peluang: Mengategorikan Kemungkinan Kejadian". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 6: Skala Peluang: Mengategorikan Kemungkinan Kejadian

Matematika - Kelas 6

Bab 4 - Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Skala Peluang: Mengategorikan Kemungkinan Kejadian

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikSkala Peluang: Mengategorikan Kemungkinan Kejadian
Alokasi Waktu70 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengategorikan berbagai kejadian ke dalam skala peluang (tidak mungkin, kemungkinan kecil, sama mungkin, kemungkinan besar, pasti terjadi) secara kualitatif.
  2. Murid dapat membuat dan mengisi skala peluang untuk menjelaskan kemungkinan terjadinya suatu kejadian dalam percobaan acak sederhana.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan dengan teman sebangkumu untuk kegiatan yang memerlukan diskusi.
  • Gunakan pengalaman sehari-harimu untuk menjawab pertanyaan.
  • Jangan khawatir salah! Yang penting kamu berpikir dan mencoba.
  • Siapkan alat tulis, penggaris, dan kertas kosong jika diperlukan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menjelajahi Kemungkinan di Sekitar Kita

Estimasi: 20 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan lima kategori skala peluang: Tidak Mungkin, Kemungkinan Kecil, Sama Mungkin, Kemungkinan Besar, Pasti Terjadi.
  2. Baca setiap kejadian yang disediakan di bawah ini.
  3. Pikirkan: Seberapa mungkin kejadian itu terjadi dalam kehidupan nyata?
  4. Tuliskan kategori peluang yang paling sesuai untuk setiap kejadian.
  5. Diskusikan jawabanmu dengan teman sebangku, bolehkah jawaban kalian berbeda? Mengapa?

Pertanyaan:

1. Besok pagi matahari akan terbit dari arah timur.

2. Kamu akan bertemu dengan dinosaurus hidup di jalan saat pulang sekolah.

3. Hujan turun di kota tempat tinggalmu minggu depan.

4. Kamu mendapat nilai bagus jika rajin belajar dan mengerjakan tugas.

5. Saat melempar sebuah koin, kamu akan mendapat sisi gambar atau angka.

6. Tuliskan 2 contoh kejadian dari kehidupanmu sendiri untuk kategori 'Kemungkinan Kecil' dan jelaskan alasanmu.

Tuliskan kategori peluang di sebelah setiap nomor kejadian. Untuk nomor 6, tuliskan dalam 3-5 kalimat dengan contoh konkret dan alasan yang jelas.

Kegiatan 2: Membuat Skala Peluang: Kotak Misteri

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Penggaris
  • Alat tulis berwarna (opsional, untuk membedakan tanda)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bayangkan ada sebuah kotak berisi 12 bola kelereng dengan warna berbeda: 6 merah, 3 biru, 2 kuning, 1 hijau.
  2. Kamu akan mengambil 1 kelereng secara acak dari kotak tanpa melihat.
  3. Buatlah garis skala peluang dari 'Tidak Mungkin' sampai 'Pasti Terjadi' di buku atau kertas kosong.
  4. Tandai posisi setiap kejadian di bawah ini pada skala peluang yang kamu buat.
  5. Berikan tanda (misalnya huruf A, B, C, dst) di skala dan jelaskan mengapa kamu menempatkannya di sana.

Pertanyaan:

1. Buatlah garis skala peluang dan beri label kelima kategori dengan jarak yang sama.

Ruang gambar

2. Tandai di skala: (A) Mengambil kelereng putih, (B) Mengambil kelereng merah, (C) Mengambil kelereng hijau, (D) Mengambil kelereng berwarna (merah/biru/kuning/hijau).

Ruang gambar

3. Jelaskan mengapa kamu menempatkan 'mengambil kelereng merah' di posisi tersebut pada skala.

4. Jika kamu ingin membuat peluang mengambil kelereng biru sama dengan merah, berapa banyak kelereng biru yang harus ditambahkan? Jelaskan alasanmu.

Gambar skala peluang berupa garis horizontal dengan 5 titik kategori. Tandai posisi kejadian A, B, C, D di garis tersebut. Untuk pertanyaan uraian, tuliskan penjelasan 2-4 kalimat dengan alasan matematis sederhana (perbandingan jumlah).

Kegiatan 3: Tantangan Skala Peluang: Teka-Teki Lemari

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas kosong untuk diskusi kelompok
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah cerita teka-teki tentang lemari pakaian Bu Sari dengan saksama.
  2. Kerjakan bersama kelompokmu (3-4 orang).
  3. Gunakan petunjuk yang diberikan untuk mencari kemungkinan isi lemari.
  4. Ingat: bisa ada lebih dari satu jawaban yang benar!
  5. Tuliskan jawaban kelompokmu dan jelaskan alur berpikirmu.

Pertanyaan:

1. Bu Sari memiliki 20 baju di lemari. Jika beliau mengambil 1 baju secara acak, skala peluangnya adalah: Baju Merah = Kemungkinan Kecil, Baju Biru = Kemungkinan Besar, Baju Putih = Tidak Mungkin, Baju Hitam = Sama Mungkin dengan tidak mengambil Hitam. Berapa kemungkinan jumlah setiap warna baju? Lengkapi tabel berikut dan buat minimal 2 kemungkinan jawaban.

Ruang tabel jawaban

2. Jelaskan strategi kelompokmu dalam menyelesaikan teka-teki ini. Langkah apa yang kalian lakukan pertama kali?

3. Buatlah skala peluang untuk 'mengambil baju biru' berdasarkan jawaban kelompokmu. Tandai posisinya dan jelaskan.

Ruang gambar

Buatlah tabel dengan kolom: Warna Baju | Kemungkinan 1 | Kemungkinan 2. Untuk pertanyaan diskusi, tuliskan penjelasan 4-6 kalimat. Gambar skala peluang dengan tanda yang jelas.

REFLEKSI

1. Apa yang kamu pelajari hari ini tentang kemungkinan atau peluang suatu kejadian?

2. Berikan 1 contoh situasi dalam kehidupanmu di mana kamu perlu memikirkan peluang sebelum membuat keputusan.

3. Apa yang paling menarik atau mengejutkan bagimu saat belajar tentang skala peluang?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.