LKPD Matematika Kelas 6: Menggambar Kubus dan Balok pada Kertas Isometrik
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 6 dengan topik "Menggambar Kubus dan Balok pada Kertas Isometrik". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Matematika Kelas 6: Menggambar Kubus dan Balok pada Kertas Isometrik
Matematika - Kelas 6
Bab 3 - Pertemuan 4
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Matematika — Kelas 6 (Fase C) Topik: Menggambar Kubus dan Balok pada Kertas Isometrik INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Mengenal Kertas Isometrik dan Cara Menggambar KubusEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berapa banyak garis yang kamu gambar untuk membentuk satu kubus di kertas isometrik? Sebutkan arah-arah garis tersebut (contoh: ke bawah, ke kanan-bawah, ke kiri-bawah). 2. Perhatikan Kubus 1 (2 satuan) dan Kubus 2 (3 satuan) yang kamu gambar. Apa perbedaan yang kamu amati dari kedua gambar tersebut? 3. Mengapa kertas isometrik lebih mudah digunakan untuk menggambar kubus dibanding kertas biasa? Jelaskan pendapatmu. Gambar Kubus 1 dan Kubus 2 langsung di area kertas isometrik yang tersedia. Jawaban pertanyaan ditulis di kotak jawaban di bawah masing-masing nomor pertanyaan (format paragraf singkat, 2–4 kalimat). Kegiatan 2: Dari Benda Nyata ke Gambar IsometrikEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel berikut berdasarkan benda yang kamu gambar dan benda yang digambar temanmu:
2. Apa perbedaan utama antara menggambar kubus dan menggambar balok di kertas isometrik? Jelaskan berdasarkan pengalamanmu tadi. 3. Apakah temanmu berhasil menebak benda yang kamu gambar? Jika ya, menurutmu apa yang membuat gambarmu mudah dikenali? Jika tidak, apa yang menurutmu perlu diperbaiki? Gambar benda di area kertas isometrik yang telah disediakan (beri kotak gambar berukuran sekitar 8×8 cm). Jawaban tabel ditulis di tabel yang tersedia. Jawaban pertanyaan uraian dan diskusi ditulis di kotak jawaban masing-masing (3–5 kalimat). Kegiatan 3: Membangun Kota Mini — Menggambar Gabungan KubusEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Gambarkan susunan 5 kubus yang kamu buat di kotak gambar yang tersedia. Beri nama/judul bangunanmu dan tunjukkan posisi setiap kubus dengan angka (Kubus 1, Kubus 2, dst.). Ruang gambar 2. Saat kamu menambahkan kubus kedua di sebelah kubus pertama, sisi mana yang 'hilang' atau tidak perlu digambar lagi? Mengapa? 3. Bandingkan gambar isometrik bangunanmu dengan gambar teman sekelompokmu. Apakah susunan kubus yang berbeda menghasilkan gambar isometrik yang berbeda pula? Diskusikan dan tuliskan kesimpulanmu. 4. Di dunia nyata, profesi apa saja yang menurutmu membutuhkan kemampuan menggambar seperti ini? Sebutkan minimal 2 profesi dan jelaskan kegunaannya. Gambar susunan kubus di kotak gambar berukuran 10×10 cm yang tersedia di kertas isometrik. Jawaban pertanyaan 2, 3, dan 4 ditulis di kotak jawaban masing-masing: pertanyaan 2 dalam format paragraf (3–4 kalimat), pertanyaan 3 dan 4 dalam format paragraf diskusi kelompok (4–6 kalimat dengan menyebutkan nama anggota kelompok yang berdiskusi). REFLEKSI1. Bagian mana dari kegiatan hari ini yang paling menantang bagimu — menggambar kubus tunggal, menggambar balok, atau menggabungkan beberapa kubus? Apa yang kamu lakukan untuk mengatasinya? 2. Pernahkah kamu melihat gambar seperti di kertas isometrik ini di kehidupan sehari-hari? Di mana? (Contoh: buku panduan LEGO, katalog furnitur, gambar di majalah, dll.) Apa yang sekarang kamu pahami tentang gambar tersebut? 3. Jika kamu diminta merancang kamarmu sendiri menggunakan kubus-kubus sebagai representasi furnitur, kira-kira bagaimana gambar isometrik kamarmu akan terlihat? Ceritakan atau gambarlah sketsa singkatnya! |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.