LKPDPertemuan 2Bab 3Fase CSemester 2

LKPD Matematika Kelas 6: Mengonstruksi Kubus dan Balok dari Benda Konkret

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 6 dengan topik "Mengonstruksi Kubus dan Balok dari Benda Konkret". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 6: Mengonstruksi Kubus dan Balok dari Benda Konkret

Matematika - Kelas 6

Bab 3 - Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Mengonstruksi Kubus dan Balok dari Benda Konkret

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMengonstruksi Kubus dan Balok dari Benda Konkret
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengonstruksi bangun ruang kubus dan balok menggunakan bahan konkret (kubus satuan atau lilin mainan) secara berpasangan.
  2. Murid dapat menentukan hasil mengonstruksi gabungan beberapa kubus menjadi satu bangun ruang baru dan mendeskripsikannya.

PETUNJUK UMUM

  • Kerjakan LKPD ini bersama pasanganmu dengan penuh semangat dan rasa ingin tahu.
  • Siapkan semua alat dan bahan sebelum memulai setiap kegiatan.
  • Baca setiap petunjuk dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Diskusikan jawabanmu bersama pasangan — tidak ada jawaban yang salah selama kamu bisa menjelaskan alasanmu.
  • Gunakan pensil untuk menggambar agar mudah diperbaiki jika ada yang kurang tepat.
  • Jika ada kata atau instruksi yang belum dipahami, tanyakan kepada gurumu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Ayo Membangun! — Mengonstruksi Kubus dan Balok

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Kubus satuan (minimal 30 buah per pasangan) ATAU lilin mainan yang dibentuk menjadi kubus-kubus kecil
  • Penggaris
  • Pensil
  • Lembar LKPD ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ambil kubus satuan (atau gumpalan lilin mainan yang sudah dibentuk seperti kubus kecil) yang telah disiapkan gurumu.
  2. Bersama pasanganmu, susun kubus-kubus satuan tersebut untuk membentuk sebuah KUBUS. Kubus yang kamu buat harus memiliki panjang, lebar, dan tinggi yang sama.
  3. Amati kubus yang sudah kamu buat dari berbagai sisi: depan, atas, dan samping.
  4. Selanjutnya, bongkar kembali dan susun ulang kubus-kubus satuan untuk membentuk sebuah BALOK. Balok yang kamu buat harus memiliki panjang, lebar, dan tinggi yang berbeda.
  5. Amati balok yang sudah kamu buat dari berbagai sisi: depan, atas, dan samping.
  6. Jawab pertanyaan-pertanyaan berikut berdasarkan pengamatanmu.

Pertanyaan:

1. Berapa banyak kubus satuan yang kamu gunakan untuk membentuk kubus? Tuliskan ukuran kubus yang kamu buat (panjang × lebar × tinggi dalam satuan kubus).

2. Berapa banyak kubus satuan yang kamu gunakan untuk membentuk balok? Tuliskan ukuran balok yang kamu buat (panjang × lebar × tinggi dalam satuan kubus).

3. Lengkapi tabel perbandingan di bawah ini berdasarkan kubus dan balok yang sudah kamu buat!

Ruang tabel jawaban

4. Menurutmu, apa perbedaan paling mencolok antara kubus dan balok yang kamu buat? Jelaskan dengan kalimatmu sendiri!

Nomor 1-2: tulis jawaban isian di kotak yang tersedia. Nomor 3: isi tabel 5 kolom (Nama Bangun | Jumlah Kubus Satuan | Ukuran p×l×t | Bentuk Setiap Sisi | Semua Sisi Sama Besar?). Nomor 4: tulis uraian minimal 2 kalimat di kotak jawaban.

Kegiatan 2: Arsitek Cilik — Menggabungkan Kubus Menjadi Bangunan Baru

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kubus satuan (minimal 6 buah per pasangan)
  • Pensil dan penghapus
  • Penggaris
  • Lembar LKPD ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bayangkan kamu adalah seorang arsitek cilik yang diminta merancang sebuah bangunan mini menggunakan 6 kubus satuan!
  2. Bersama pasanganmu, susun 6 kubus satuan menjadi sebuah bangun ruang baru (gabungan kubus). Boleh disusun ke samping, ke atas, maupun kombinasi keduanya.
  3. Setelah selesai, amati bangun baru yang kamu buat dari arah depan, atas, dan samping.
  4. Gambarkan bentuk bangunmu di kotak gambar yang telah disediakan.
  5. Kemudian, coba susun ulang 6 kubus satuan yang sama menjadi bentuk BERBEDA. Diskusikan dengan pasanganmu: mungkinkah mendapatkan lebih dari satu bentuk yang berbeda?
  6. Jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini.

Pertanyaan:

1. Gambarkan bangun gabungan pertama yang kamu buat dari 6 kubus satuan. Beri nama bangunmu (boleh nama kreatif buatan sendiri)!

Ruang gambar

2. Deskripsikan bangun gabungan pertamamu! Isi tabel deskripsi berikut: nama bangun, jumlah kubus satuan yang dipakai, tinggi bangun (dalam satuan kubus), lebar bangun (dalam satuan kubus), dan satu hal unik dari bangunmu.

Ruang tabel jawaban

3. Setelah kamu menyusun ulang 6 kubus yang sama menjadi bentuk berbeda, temukan setidaknya 2 susunan yang berbeda. Gambarkan kedua susunan tersebut dan jelaskan apa yang membedakan keduanya!

Ruang gambar

4. Diskusikan bersama pasanganmu: mengapa dua susunan yang menggunakan jumlah kubus satuan yang sama bisa menghasilkan bentuk bangunan yang berbeda? Tuliskan pendapatmu!

Nomor 1 dan 3: gambar di kotak gambar berukuran 6×6 cm yang tersedia. Nomor 2: isi tabel 5 kolom (Nama Bangun | Jumlah Kubus Satuan | Tinggi | Lebar | Hal Unik). Nomor 4: tulis pendapat hasil diskusi minimal 3 kalimat di kotak jawaban.

Kegiatan 3: Tantangan Bangunan Impian — Eksplorasi dan Presentasi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kubus satuan (8–12 buah per pasangan)
  • Pensil dan penghapus
  • Lembar LKPD ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ini saatnya berkreasi lebih jauh! Kamu dan pasanganmu mendapat tantangan untuk membuat 'bangunan impian mini' menggunakan bebas antara 8 hingga 12 kubus satuan.
  2. Bangunan kalian boleh berbentuk apa saja — rumah, gedung bertingkat, jembatan, atau bentuk imajinatif lainnya — asalkan tersusun dari kubus-kubus satuan.
  3. Setelah bangunan selesai, kalian akan mendeskripsi kannya secara tertulis sedetail mungkin agar teman lain bisa mencoba merekonstruksi bangunan yang sama hanya dari deskripsi kalian.
  4. Bayangkan kamu mendeskripsikan bangunanmu lewat pesan teks kepada teman yang tidak bisa melihat bangunmu — sedeskriptif apa yang bisa kamu tulis?
  5. Jawab semua pertanyaan di bawah ini.

Pertanyaan:

1. Berapa total kubus satuan yang kamu gunakan untuk membangun 'bangunan impian mini'-mu? Tuliskan nama bangunan yang kamu rancang.

2. Tulis deskripsi lengkap bangunanmu! Sertakan: (a) bentuk keseluruhan bangunan, (b) tinggi, panjang, dan lebar dalam satuan kubus, (c) bagaimana kubus-kubus disusun (misalnya: lapisan bawah berisi berapa kubus, lapisan atas berisi berapa kubus), dan (d) bagian mana yang menurutmu paling menarik dari bangunan itu.

3. Tukar deskripsi tertulismu dengan pasangan lain di kelas. Coba rekonstruksi bangunan mereka hanya berdasarkan deskripsi yang mereka tulis. Apakah hasil rekonstruksimu sama persis dengan bangunan asli mereka? Apa yang sama dan apa yang berbeda?

4. Berdasarkan pengalaman tadi, tuliskan 2 informasi penting yang WAJIB ada dalam deskripsi sebuah bangun ruang agar orang lain bisa merekonstruksinya dengan tepat!

Nomor 1: tulis jawaban isian di baris yang tersedia. Nomor 2: tulis deskripsi di kotak uraian panjang (minimal 5 kalimat). Nomor 3: tulis hasil perbandingan di kotak diskusi (minimal 3 kalimat, sebutkan apa yang sama dan apa yang berbeda). Nomor 4: tulis 2 poin penting dalam format bernomor.

REFLEKSI

1. Dari kegiatan hari ini, hal baru apa yang kamu pelajari tentang kubus dan balok? Apakah ada yang mengejutkanmu?

2. Bayangkan kamu sedang membantu seorang arsitek merancang gedung — informasi apa tentang bangun ruang yang paling penting untuk disampaikan? Kaitkan dengan apa yang kamu pelajari hari ini!

3. Bagian mana dari kegiatan hari ini yang paling kamu nikmati? Dan bagian mana yang paling menantang? Mengapa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.