LKPDPertemuan 12Bab 3Fase CSemester 2

LKPD Matematika Kelas 6: Asesmen Sumatif Bab 3: Kubus dan Balok

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 6 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 3: Kubus dan Balok". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 6: Asesmen Sumatif Bab 3: Kubus dan Balok

Matematika - Kelas 6

Bab 3 - Pertemuan 12

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 3: Kubus dan Balok

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikAsesmen Sumatif Bab 3: Kubus dan Balok
Alokasi Waktu70 menit (1 pertemuan)
Tipe AktivitasAsesmen Sumatif Mandiri
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan kemampuan mengonstruksi, mengurai, dan menggambarkan tampak kubus dan balok serta gabungannya secara mandiri.
  2. Murid dapat menunjukkan kemampuan menggunakan sistem berpetak untuk menyatakan lokasi, mendeskripsikan jalur, dan menentukan jarak horizontal serta vertikal antara dua lokasi.

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai mengerjakan LKPD ini.
  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum menjawab.
  • Kerjakan secara mandiri dan percaya diri — ini adalah asesmen untuk mengetahui sejauh mana kemampuanmu setelah belajar Bab 3.
  • Gunakan pensil dan penggaris untuk menggambar agar rapi dan mudah diperbaiki jika ada kesalahan.
  • Alokasikan waktu secara bijak: tiap kegiatan memiliki estimasi waktu yang tertera.
  • Jika ada petunjuk yang kurang jelas, angkat tangan dan tanyakan kepada guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Kubus — Mengintip Bangun Tersembunyi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil dan penghapus
  • Penggaris
  • Kertas berpetak (disediakan guru)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amatilah bangun ruang berikut yang tersusun dari kubus satuan (setiap kubus berukuran 1×1×1 satuan). Deskripsi susunan: Lapisan paling bawah terdiri dari 4 kubus yang membentuk persegi 2×2. Di atas pojok kiri-belakang lapisan bawah, ditumpuk 2 kubus ke atas (total 3 kubus di posisi itu). Di atas pojok kanan-belakang lapisan bawah, ditumpuk 1 kubus (total 2 kubus di posisi itu). Jadi tinggi total dari kiri ke kanan: 3, 1, 1, 1 untuk baris belakang, dan 1, 1, 1, 1 untuk baris depan.
  2. Gambarlah tampak depan, tampak atas, dan tampak samping kanan dari bangun tersebut pada kertas berpetak yang disediakan.
  3. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut berdasarkan pengamatanmu.

Pertanyaan:

1. Berapa jumlah total kubus satuan yang menyusun bangun tersebut? (Ingat: ada kubus yang mungkin tidak terlihat dari luar!)

2. Gambarkan tampak depan (dilihat dari arah depan/selatan) bangun tersebut pada kotak-kotak berpetak di bawah. Gunakan sistem grid: setiap petak mewakili satu sisi kubus. Beri arsiran atau warna pada petak yang terisi.

Ruang gambar

3. Gambarkan tampak atas (dilihat dari atas) bangun tersebut pada kotak-kotak berpetak.

Ruang gambar

4. Gambarkan tampak samping kanan (dilihat dari arah kanan/timur) bangun tersebut pada kotak-kotak berpetak.

Ruang gambar

5. Jika kamu ingin mengurai bangun tersebut menjadi dua bangun yang lebih sederhana (bukan kubus satuan), sebutkan dua kemungkinan bentuk uraiannya dan jelaskan berapa kubus pada masing-masing bangun tersebut!

Sediakan kertas berpetak ukuran minimal 10×10 petak. Untuk pertanyaan 2-4, gambar pada area yang telah disediakan di lembar kerja dengan memberi label 'Tampak Depan', 'Tampak Atas', dan 'Tampak Samping Kanan'. Untuk pertanyaan 1 dan 5, tulis jawaban pada kotak isian yang tersedia.

Kegiatan 2: Navigator Cilik — Bermain Peta Berpetak

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil dan penggaris
  • Kertas berpetak (disediakan guru)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan peta sederhana berikut yang menggunakan sistem berpetak. Petak-petak diberi label huruf (A–H) pada baris dan angka (1–8) pada kolom. Setiap petak berukuran 1 km × 1 km.
  2. Titik-titik penting pada peta: Perpustakaan (B,3), Kantin Sekolah (E,5), Lapangan Olahraga (G,2), Laboratorium (H,6), dan Gedung Serbaguna (A,7).
  3. Jawablah pertanyaan berdasarkan peta tersebut.

Pertanyaan:

1. Tuliskan koordinat petak (huruf baris, angka kolom) untuk Lapangan Olahraga dan Laboratorium.

2. Deskripsikan dua jalur berbeda dari Perpustakaan (B,3) menuju Kantin Sekolah (E,5) dengan menyebutkan petak-petak yang dilalui secara berurutan. Jalur hanya boleh melewati petak secara vertikal atau horizontal (tidak diagonal).

3. Hitunglah jarak horizontal (jumlah langkah ke kanan/kiri) dan jarak vertikal (jumlah langkah ke atas/bawah) dari Perpustakaan (B,3) ke Lapangan Olahraga (G,2). Tulislah dalam bentuk: Jarak horizontal =... km, Jarak vertikal =... km.

4. Seorang kurir akan mengantar paket dari Gedung Serbaguna (A,7) ke Laboratorium (H,6). Ia hanya boleh berjalan ke kanan dan ke atas. Gambarkan salah satu jalur yang mungkin pada kertas berpetak, lalu hitung total jarak tempuhnya dalam km!

Ruang gambar

Gunakan kertas berpetak untuk menggambar peta dan jalur (pertanyaan 4). Koordinat ditulis dalam format (Huruf, Angka) di kotak isian. Deskripsi jalur ditulis dalam bentuk urutan koordinat yang dipisah tanda panah (→).

Kegiatan 3: Tantangan Arsitek — Merancang dan Menentukan Lokasi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil, penghapus, penggaris
  • Kertas berpetak (disediakan guru)
  • Kubus satuan / dadu kecil (opsional, untuk alat peraga)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kamu akan merancang sebuah bangun sederhana dari kubus satuan di atas lantai berpetak (setiap petak mewakili alas satu kubus). Ikuti petunjuk berikut langkah demi langkah.
  2. Langkah 1: Letakkan 1 kubus pada petak (B,2) sebagai fondasi. Kemudian tumpuk 1 kubus lagi di atasnya.
  3. Langkah 2: Letakkan 1 kubus pada petak (B,3) bersebelahan dengan fondasi.
  4. Langkah 3: Letakkan 1 kubus pada petak (C,2) dan 1 kubus pada petak (C,3) berdampingan.
  5. Langkah 4: Di atas kubus pada petak (C,3), tumpuk 1 kubus lagi.
  6. Sekarang kamu memiliki sebuah bangun yang terdiri dari beberapa kubus satuan. Analisislah bangun tersebut.

Pertanyaan:

1. Berapa jumlah total kubus satuan yang membentuk bangun rancanganmu?

2. Pada petak (A,1) terdapat sebuah tiang bendera mini. Berapa jarak horizontal dan jarak vertikal dari tiang bendera (A,1) ke kubus terdekat pada bangunanmu? (Tulis dalam satuan petak/km sesuai peta.)

3. Gambarkan tampak depan (dilihat dari arah bawah/selatan, yaitu sejajar sumbu baris A–E) dari bangun rancanganmu. Gunakan kertas berpetak dan beri label setiap petak sesuai koordinatnya.

Ruang gambar

4. Jika bangun tersebut akan diurai menjadi dua bagian dengan cara memisahkan semua kubus pada petak (C,2) dan (C,3) beserta tumpukannya, berapa kubus yang tersisa di bagian pertama? Jelaskan bentuk masing-masing bagian!

Sediakan kertas berpetak untuk menggambar (pertanyaan 3). Untuk pertanyaan 1 dan 2, tulis jawaban di kotak isian. Untuk pertanyaan 4, tulis uraian lengkap dengan penjelasan bentuk masing-masing bagian.

REFLEKSI

1. Dari kegiatan tadi, bagian mana yang paling menantang bagimu: menggambar tampak bangun, menentukan jalur pada peta, atau merancang bangun sendiri? Mengapa?

2. Menurutmu, di mana lagi dalam kehidupan sehari-hari kamu bisa menggunakan kemampuan membaca tampak bangun (depan, atas, samping) atau membaca peta berpetak? Coba sebutkan satu contoh nyata!

3. Setelah mengerjakan asesmen ini, adakah satu hal baru yang lebih kamu pahami dibandingkan sebelum belajar Bab 3? Tuliskan dengan bahasamu sendiri.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.