LKPDPertemuan 10Bab 3Fase CSemester 2

LKPD Matematika Kelas 6: Menentukan Jarak Horizontal dan Vertikal pada Sistem Berpetak

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 6 dengan topik "Menentukan Jarak Horizontal dan Vertikal pada Sistem Berpetak". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 6: Menentukan Jarak Horizontal dan Vertikal pada Sistem Berpetak

Matematika - Kelas 6

Bab 3 - Pertemuan 10

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Menentukan Jarak Horizontal dan Vertikal pada Sistem Berpetak

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMenentukan Jarak Horizontal dan Vertikal pada Sistem Berpetak
Alokasi Waktu70 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menentukan jarak horizontal dan vertikal antara dua lokasi pada sistem berpetak dengan menghitung selisih kolom dan baris.
  2. Murid dapat menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan penentuan jarak dua titik pada peta bersistem berpetak.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum mulai mengerjakan.
  • Gunakan penggaris untuk mengukur jarak pada sistem berpetak.
  • Diskusikan hasil pengamatanmu dengan teman kelompok sebelum menuliskan jawaban.
  • Jika ada yang kurang jelas, tanyakan kepada guru.
  • Tulislah jawaban dengan rapi dan lengkap.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menjelajahi Peta Kota dengan Sistem Berpetak

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Peta Kota Makassar dengan sistem berpetak (disediakan guru)
  • Kertas berpetak
  • Pensil dan penghapus
  • Penggaris
  • Pensil warna untuk menandai jalur

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan peta Kota Makassar pada sistem berpetak yang telah disediakan.
  2. Peta menggunakan huruf (A, B, C, ...) untuk kolom horizontal dan angka (1, 2, 3, ...) untuk baris vertikal.
  3. Lokasi dinyatakan dengan pasangan (huruf, angka). Contoh: Fort Rotterdam berada di petak C2.
  4. Amati beberapa lokasi penting yang ada pada peta.
  5. Jawab pertanyaan yang diberikan dengan teliti.

Pertanyaan:

1. Tuliskan lokasi petak untuk: a) Pelabuhan, b) Museum, c) Taman Kota, d) Stasiun Kereta yang tertera pada peta.

Ruang tabel jawaban

2. Dari Fort Rotterdam (C2) ke Museum (D3), tentukan: a) Berapa kolom bergerak ke kanan/kiri? b) Berapa baris bergerak ke atas/bawah?

3. Jika kamu berada di Pelabuhan (A1) dan ingin ke Taman Kota (B4), gambarkan jalur yang bisa dilalui pada kertas berpetak. Berapa jarak horizontal dan vertikal yang harus ditempuh?

Ruang gambar

Untuk nomor 1: Buatlah tabel dengan 2 kolom (Tempat | Lokasi Petak). Untuk nomor 2: Tuliskan jawaban dalam bentuk kalimat lengkap. Untuk nomor 3: Gambar jalur pada kertas berpetak dan tuliskan perhitungan jarak.

Kegiatan 2: Permainan Harta Karun

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas berpetak ukuran besar (1 lembar per kelompok)
  • Spidol warna-warni
  • Penggaris
  • Kertas berpetak tambahan untuk jawaban

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok bekerja 4-5 orang.
  2. Setiap kelompok mendapat satu lembar kertas berpetak ukuran besar (10×10).
  3. Buatlah sistem berpetak sendiri dengan kolom A-J dan baris 1-10.
  4. Tentukan 5 lokasi 'harta karun' dan beri nama (contoh: Istana Emas, Gua Berlian, dll).
  5. Tukar peta harta karunmu dengan kelompok lain.
  6. Kelompok lain akan memberikan petunjuk lokasi menggunakan sistem berpetak.
  7. Hitunglah jarak horizontal dan vertikal antara dua harta karun yang diminta.

Pertanyaan:

1. Tuliskan 5 lokasi harta karun yang kelompokmu buat beserta kode petaknya (contoh: Istana Emas di F5).

Ruang tabel jawaban

2. Dari peta kelompok lain, hitunglah jarak horizontal dan vertikal antara: a) Harta karun pertama ke harta karun kedua, b) Harta karun ketiga ke harta karun kelima.

Ruang tabel jawaban

3. Diskusikan dengan kelompokmu: Apakah ada lebih dari satu cara untuk mencapai satu harta karun ke harta karun lainnya? Jelaskan dengan contoh dan gambar jalurnya.

Untuk nomor 1: Buat tabel dengan 3 kolom (No | Nama Harta Karun | Kode Petak). Untuk nomor 2: Buat tabel dengan 4 kolom (Dari | Ke | Jarak Horizontal | Jarak Vertikal). Untuk nomor 3: Tuliskan hasil diskusi dalam 4-5 kalimat dan sertakan gambar 2 jalur berbeda pada kertas berpetak.

Kegiatan 3: Aplikasi Nyata: Denah Sekolahku

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas berpetak 8×8
  • Pensil warna
  • Penggaris
  • Spidol

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bayangkan denah sekolahmu dalam sistem berpetak 8×8.
  2. Buat denah sederhana sekolahmu dengan menentukan lokasi: Gerbang Utama, Ruang Kelas 6, Perpustakaan, Kantin, Lapangan, dan Mushola/Ruang Ibadah.
  3. Tetapkan posisi setiap tempat dalam kode petak.
  4. Selesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan denah tersebut.

Pertanyaan:

1. Buatlah denah sekolahmu pada kertas berpetak 8×8. Beri label kolom A-H dan baris 1-8. Tandai 6 lokasi penting dengan simbol dan tuliskan kode petaknya.

Ruang gambar

2. Adik kelasmu yang baru masuk bertanya, 'Dari Gerbang Utama ke Perpustakaan, bagaimana caranya?' Hitunglah jarak horizontal dan vertikal, lalu tuliskan petunjuk jalan yang jelas untuknya.

3. Guru olahragamu ingin tahu, dari Ruang Kelas 6 ke Lapangan dan dari Lapangan ke Kantin, manakah jarak yang lebih jauh? Hitunglah dan bandingkan total jarak (horizontal + vertikal) keduanya.

4. Menurutmu, mengapa penting mengetahui jarak horizontal dan vertikal di kehidupan nyata? Berikan 2 contoh situasi di mana keterampilan ini berguna.

Untuk nomor 1: Gambar denah pada kertas berpetak dan beri legenda. Untuk nomor 2-4: Tuliskan jawaban dalam bentuk paragraf lengkap dengan perhitungan yang jelas.

REFLEKSI

1. Apa yang paling menarik dari mempelajari sistem berpetak hari ini?

2. Bagaimana cara menentukan jarak horizontal dan vertikal antara dua lokasi? Jelaskan dengan kata-katamu sendiri.

3. Di mana lagi kamu bisa menggunakan sistem berpetak dalam kehidupan sehari-hari? Sebutkan minimal 2 contoh.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.