LKPD Matematika Kelas 6: Menentukan Jarak Horizontal dan Vertikal pada Sistem Berpetak
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 6 dengan topik "Menentukan Jarak Horizontal dan Vertikal pada Sistem Berpetak". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Matematika Kelas 6: Menentukan Jarak Horizontal dan Vertikal pada Sistem Berpetak
Matematika - Kelas 6
Bab 3 - Pertemuan 10
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Matematika — Kelas 6 (Fase C) Topik: Menentukan Jarak Horizontal dan Vertikal pada Sistem Berpetak INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menjelajahi Peta Kota dengan Sistem BerpetakEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan lokasi petak untuk: a) Pelabuhan, b) Museum, c) Taman Kota, d) Stasiun Kereta yang tertera pada peta. Ruang tabel jawaban 2. Dari Fort Rotterdam (C2) ke Museum (D3), tentukan: a) Berapa kolom bergerak ke kanan/kiri? b) Berapa baris bergerak ke atas/bawah? 3. Jika kamu berada di Pelabuhan (A1) dan ingin ke Taman Kota (B4), gambarkan jalur yang bisa dilalui pada kertas berpetak. Berapa jarak horizontal dan vertikal yang harus ditempuh? Ruang gambar Untuk nomor 1: Buatlah tabel dengan 2 kolom (Tempat | Lokasi Petak). Untuk nomor 2: Tuliskan jawaban dalam bentuk kalimat lengkap. Untuk nomor 3: Gambar jalur pada kertas berpetak dan tuliskan perhitungan jarak. Kegiatan 2: Permainan Harta KarunEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan 5 lokasi harta karun yang kelompokmu buat beserta kode petaknya (contoh: Istana Emas di F5). Ruang tabel jawaban 2. Dari peta kelompok lain, hitunglah jarak horizontal dan vertikal antara: a) Harta karun pertama ke harta karun kedua, b) Harta karun ketiga ke harta karun kelima. Ruang tabel jawaban 3. Diskusikan dengan kelompokmu: Apakah ada lebih dari satu cara untuk mencapai satu harta karun ke harta karun lainnya? Jelaskan dengan contoh dan gambar jalurnya. Untuk nomor 1: Buat tabel dengan 3 kolom (No | Nama Harta Karun | Kode Petak). Untuk nomor 2: Buat tabel dengan 4 kolom (Dari | Ke | Jarak Horizontal | Jarak Vertikal). Untuk nomor 3: Tuliskan hasil diskusi dalam 4-5 kalimat dan sertakan gambar 2 jalur berbeda pada kertas berpetak. Kegiatan 3: Aplikasi Nyata: Denah SekolahkuEstimasi: 15 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Buatlah denah sekolahmu pada kertas berpetak 8×8. Beri label kolom A-H dan baris 1-8. Tandai 6 lokasi penting dengan simbol dan tuliskan kode petaknya. Ruang gambar 2. Adik kelasmu yang baru masuk bertanya, 'Dari Gerbang Utama ke Perpustakaan, bagaimana caranya?' Hitunglah jarak horizontal dan vertikal, lalu tuliskan petunjuk jalan yang jelas untuknya. 3. Guru olahragamu ingin tahu, dari Ruang Kelas 6 ke Lapangan dan dari Lapangan ke Kantin, manakah jarak yang lebih jauh? Hitunglah dan bandingkan total jarak (horizontal + vertikal) keduanya. 4. Menurutmu, mengapa penting mengetahui jarak horizontal dan vertikal di kehidupan nyata? Berikan 2 contoh situasi di mana keterampilan ini berguna. Untuk nomor 1: Gambar denah pada kertas berpetak dan beri legenda. Untuk nomor 2-4: Tuliskan jawaban dalam bentuk paragraf lengkap dengan perhitungan yang jelas. REFLEKSI1. Apa yang paling menarik dari mempelajari sistem berpetak hari ini? 2. Bagaimana cara menentukan jarak horizontal dan vertikal antara dua lokasi? Jelaskan dengan kata-katamu sendiri. 3. Di mana lagi kamu bisa menggunakan sistem berpetak dalam kehidupan sehari-hari? Sebutkan minimal 2 contoh. |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.