LKPDPertemuan 1Bab 2Fase CSemester 1

LKPD Matematika Kelas 6: Membandingkan Benda Secara Aditif dan Multiplikatif

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 6 dengan topik "Membandingkan Benda Secara Aditif dan Multiplikatif". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 6: Membandingkan Benda Secara Aditif dan Multiplikatif

Matematika - Kelas 6

Bab 2 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Membandingkan Benda Secara Aditif dan Multiplikatif

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMembandingkan Benda Secara Aditif dan Multiplikatif
Alokasi Waktu3 x 35 menit (105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat membedakan cara membandingkan dua besaran secara aditif (penjumlahan/pengurangan) dan secara multiplikatif (perkalian/pembagian) melalui konteks nyata.
  2. Murid dapat menentukan paket atau pilihan yang lebih menguntungkan dengan membandingkan dua besaran menggunakan operasi perkalian dan pembagian pada bilangan cacah.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan semua kegiatan secara berurutan. Jika ada kegiatan yang dikerjakan berkelompok, diskusikan dengan teman kelompokmu.
  • Tuliskan jawabanmu dengan jelas dan rapi pada tempat yang disediakan.
  • Jika ada yang kurang jelas, jangan ragu untuk bertanya kepada guru.
  • Nikmati proses belajarmu dan temukan hal menarik dari setiap kegiatan!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Membandingkan Kelereng Adi dan Bima

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kelereng atau benda kecil lain untuk simulasi (opsional)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati cerita dan gambar tentang kelereng Adi dan Bima berikut ini.
  2. Adi memiliki 2 kelereng, sedangkan Bima memiliki 5 kelereng.
  3. Kamu akan membandingkan jumlah kelereng mereka dengan DUA CARA berbeda.
  4. Jawab semua pertanyaan dengan lengkap berdasarkan pengamatanmu.

Pertanyaan:

1. Siapa yang memiliki kelereng lebih banyak? Berapa selisih kelereng mereka? (Gunakan operasi penjumlahan atau pengurangan)

2. Sekarang bandingkan dengan cara lain: Kelereng Bima itu berapa kali lipat kelereng Adi? (Gunakan operasi perkalian atau pembagian)

3. Apa perbedaan antara kedua cara membandingkan di atas? Manakah yang menggunakan penjumlahan/pengurangan dan manakah yang menggunakan perkalian/pembagian?

Tuliskan jawabanmu dalam bentuk kalimat lengkap dengan menunjukkan operasi hitung yang kamu gunakan.

Kegiatan 2: Memilih Paket Bibit Pohon yang Menguntungkan

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kalkulator (jika diperlukan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekolah Mentari akan membeli bibit pohon untuk kegiatan penanaman.
  2. Ada dua toko yang menawarkan paket bibit pohon mangga dengan harga berbeda.
  3. Toko A: 6 bibit pohon seharga Rp120.000
  4. Toko B: 10 bibit pohon seharga Rp180.000
  5. Tugas kamu adalah menentukan paket mana yang lebih menguntungkan dengan membandingkan harga per bibit pohon.
  6. Lengkapi tabel dan jawab pertanyaan-pertanyaan berikut.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel perbandingan berikut dengan menghitung harga per bibit pohon di setiap toko.

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan tabel di atas, paket mana yang lebih menguntungkan? Jelaskan alasanmu menggunakan operasi pembagian!

3. Jika sekolah ingin membeli 30 bibit pohon, berapa total uang yang harus dibayar jika membeli di Toko A? Bagaimana jika membeli di Toko B? Mana yang lebih hemat?

4. Operasi perkalian atau pembagian apa yang kamu gunakan untuk membandingkan kedua paket di atas? Apakah ini termasuk perbandingan aditif atau multiplikatif?

Gambar tabel dengan 4 kolom seperti contoh di pertanyaan nomor 1. Untuk pertanyaan lainnya, tulis jawaban dalam bentuk kalimat lengkap disertai perhitungan.

Kegiatan 3: Eksplorasi: Membandingkan di Kehidupan Sehari-hari

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kertas plano/karton (untuk presentasi, opsional)
  • Spidol warna

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang saatnya kamu mengeksplorasi perbandingan aditif dan multiplikatif dalam kehidupan sehari-harimu!
  2. Kerjakan kegiatan ini bersama teman kelompokmu (3-4 orang).
  3. Cari 2 contoh situasi nyata di sekitarmu yang melibatkan perbandingan dua besaran.
  4. Satu contoh harus menggunakan perbandingan aditif, satu lagi menggunakan perbandingan multiplikatif.
  5. Presentasikan hasilnya di depan kelas.

Pertanyaan:

1. Tuliskan satu contoh situasi nyata yang menggunakan perbandingan ADITIF (penjumlahan/pengurangan). Misalnya: membandingkan tinggi badan, selisih uang saku, dll.

2. Tuliskan satu contoh situasi nyata yang menggunakan perbandingan MULTIPLIKATIF (perkalian/pembagian). Misalnya: membandingkan harga barang per satuan, kecepatan, dll.

3. Diskusikan dengan kelompokmu: Kapan lebih tepat menggunakan perbandingan aditif dan kapan lebih tepat menggunakan perbandingan multiplikatif? Tuliskan kesimpulan kelompokmu!

Tuliskan jawaban kelompokmu dalam bentuk paragraf atau poin-poin. Sertakan contoh konkret dengan angka dan penjelasan operasi hitungnya. Siapkan presentasi singkat (3-5 menit) untuk dibagikan ke kelas.

REFLEKSI

1. Apa perbedaan paling penting antara membandingkan secara aditif dan multiplikatif menurut pemahamanmu?

2. Dari kegiatan hari ini, situasi apa yang paling menarik buatmu? Mengapa?

3. Bagaimana kamu bisa menggunakan pemahaman tentang perbandingan multiplikatif untuk membuat keputusan yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari (misalnya saat berbelanja, membagi sesuatu, atau memilih paket)?

4. Apa yang masih membuatmu penasaran atau ingin kamu pelajari lebih lanjut tentang perbandingan dan rasio?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.