LKPDPertemuan 8Bab 1Fase CSemester 1

LKPD Matematika Kelas 6: Mengubah Pecahan Biasa Berpenyebut 10 Menjadi Bilangan Desimal

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Matematika kelas 6 dengan topik "Mengubah Pecahan Biasa Berpenyebut 10 Menjadi Bilangan Desimal".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 6: Mengubah Pecahan Biasa Berpenyebut 10 Menjadi Bilangan Desimal

Matematika - Kelas 6

Bab 1 Pertemuan 8

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Mengubah Pecahan Biasa Berpenyebut 10 Menjadi Bilangan Desimal

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMengubah Pecahan Biasa Berpenyebut 10 Menjadi Bilangan Desimal
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengubah pecahan menjadi bilangan desimal

PETUNJUK UMUM

  • Tuliskan nama anggota kelompok atau namamu pada lembar LKPD.
  • Baca setiap petunjuk dan amati model visual pecahan dengan teliti.
  • Gunakan pemahaman nilai tempat persepuluhan untuk mengubah pecahan berpenyebut 10 menjadi bentuk bilangan desimal.
  • Diskusikan langkah penyelesaian bersama teman kelompokmu sebelum menuliskan jawaban akhir.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi Visual Pecahan Persepuluhan ke Desimal

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil
  • Penghapus
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan model persegi/batang utuh yang dibagi menjadi 10 bagian sama besar.
  2. Hitung banyak kotak yang diarsir untuk menentukan pecahan biasa berpenyebut 10.
  3. Ubah bentuk pecahan biasa tersebut menjadi bilangan desimal persepuluhan (satu angka di belakang koma).

Pertanyaan:

1. Sebuah persegi utuh dibagi menjadi 10 kotak sama besar. Jika terdapat 3 kotak yang diarsir, tuliskan bentuk pecahan biasanya dan ubahlah menjadi bentuk bilangan desimal!

2. Pada model batang 10 bagian, terdapat 7 kotak yang diarsir. Tentukan bentuk pecahan biasa dan bentuk desimalnya!

Tuliskan jawaban pada baris isian dengan format: Pecahan biasa = .../10, Bentuk desimal = 0,...

Kegiatan 2: Tantangan Konversi Tabel Persepuluhan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bekerjalah secara berpasangan.
  2. Lengkapi tabel konversi berikut dengan mengubah pecahan biasa berpenyebut 10 menjadi bilangan desimal yang sesuai.
  3. Periksa kembali nilai tempat setiap angka di belakang koma.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel perubahan pecahan berpenyebut 10 berikut ke dalam bilangan desimal:

  1. 1/10 = ...
    1. 4/10 = ...
    2. 6/10 = ...
    3. 9/10 = ...
Ruang tabel jawaban

2. Bandingkan perubahan pecahan 5/10 menjadi bilangan desimal. Apakah 5/10 diubah menjadi 0,5 atau 0,05? Jelaskan alasan perubahan nilai tempatnya!

Isilah pada tabel 2 kolom (Kolom 1: Pecahan Berpenyebut 10, Kolom 2: Bilangan Desimal) dan kotak penjelasan uraian di bawah tabel.

Kegiatan 3: Aplikasi Mengubah Pecahan ke Desimal dalam Konteks Pengukuran

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah konteks ukuran benda berikut dengan cermat.
  2. Tuliskan ukuran pecahan yang tertera, lalu ubahlah menjadi bilangan desimal.
  3. Selesaikan kegiatan dan lanjutkan dengan menjawab pertanyaan refleksi serta penutup pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Ibu menuangkan minyak goreng sebanyak 8/10 liter ke dalam wajan. Ubahlah ukuran minyak goreng tersebut ke dalam bentuk bilangan desimal!

2. Panjang seutas pita hias adalah 2/10 meter. Ubahlah panjang pita tersebut menjadi bentuk desimal!

Tuliskan langkah konversi pada kolom isian terstruktur: Pecahan biasa -> Bilangan desimal.

REFLEKSI

1. Bagaimana caramu mengubah pecahan berpenyebut 10 menjadi bilangan desimal secara cepat?

2. Bagian mana dari kegiatan mengubah pecahan ke desimal hari ini yang paling mudah dan paling menantang bagimu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.