LKPDPertemuan 2Bab 1Fase CSemester 1

LKPD Matematika Kelas 6: Makna dan Prosedur Perkalian Pecahan dengan Bilangan Asli

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 6 dengan topik "Makna dan Prosedur Perkalian Pecahan dengan Bilangan Asli". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 6: Makna dan Prosedur Perkalian Pecahan dengan Bilangan Asli

Matematika - Kelas 6

Bab 1 - Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Makna dan Prosedur Perkalian Pecahan dengan Bilangan Asli

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMakna dan Prosedur Perkalian Pecahan dengan Bilangan Asli
Alokasi Waktu70 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui eksplorasi konteks kebun mangga, murid dapat menjelaskan makna perkalian pecahan dengan bilangan asli sebagai pengambilan sebagian dari suatu keseluruhan.
  2. Murid dapat menghitung hasil perkalian pecahan dengan bilangan asli menggunakan prosedur yang benar.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Gunakan pensil untuk menggambar dan pulpen untuk menulis jawaban.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan dan jangan terburu-buru.
  • Diskusikan dengan teman sekelompokmu jika ada kegiatan kelompok.
  • Tanyakan kepada guru jika ada hal yang kurang jelas.
  • Tuliskan semua proses pengerjaanmu, bukan hanya jawabannya saja.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menjelajah Kebun Mangga Pak Agam

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil dan penghapus
  • Pensil warna atau spidol untuk mengarsir
  • Penggaris (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah cerita tentang kebun mangga Pak Agam dengan seksama.
  2. Perhatikan gambar representasi pohon mangga yang disediakan.
  3. Gunakan gambar untuk membantu memahami makna perkalian pecahan dengan bilangan asli.
  4. Jawab setiap pertanyaan dengan menuliskan cara berpikirmu.
  5. Diskusikan jawabanmu dengan teman sebangku sebelum menulis jawaban akhir.

Pertanyaan:

1. Pak Agam memiliki 15 pohon mangga di kebunnya. Dua pertiga (2/3) dari seluruh pohon adalah mangga manalagi. Gambarlah representasi 15 pohon mangga dengan simbol lingkaran atau kotak, lalu arsir bagian yang menunjukkan mangga manalagi!

Ruang gambar

2. Berdasarkan gambarmu, berapa banyak pohon mangga manalagi yang dimiliki Pak Agam? Jelaskan bagaimana kamu mendapatkan jawabanmu!

3. Tuliskan kalimat matematika (operasi perkalian) untuk menghitung banyaknya pohon mangga manalagi! Bentuknya: ... × ... = ...

4. Menurutmu, apa makna dari operasi 2/3 × 15 dalam konteks kebun mangga ini? Jelaskan dengan bahasamu sendiri!

Sediakan kotak besar untuk gambar (15 cm × 10 cm), dan 5-7 baris untuk setiap jawaban uraian. Beri nomor sesuai pertanyaan.

Kegiatan 2: Menemukan Prosedur Perkalian Pecahan dengan Bilangan Asli

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pulpen
  • Kalkulator (opsional, untuk mengecek jawaban)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pelajari contoh-contoh perkalian pecahan dengan bilangan asli yang diberikan.
  2. Perhatikan pola yang muncul dalam setiap perhitungan.
  3. Lengkapi tabel dengan melakukan perhitungan sendiri.
  4. Tuliskan penemuanmu tentang cara mengalikan pecahan dengan bilangan asli.
  5. Diskusikan pola yang kamu temukan dengan kelompokmu (3-4 orang).

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut dengan melakukan perhitungan perkalian pecahan dengan bilangan asli!

Ruang tabel jawaban

2. Amati hasil perhitunganmu di tabel. Bagian mana dari pecahan yang dikalikan dengan bilangan asli? (pembilang, penyebut, atau keduanya?)

3. Tuliskan prosedur (langkah-langkah) untuk mengalikan pecahan dengan bilangan asli berdasarkan penemuanmu!

4. Buatlah 2 contoh soal perkalian pecahan dengan bilangan asli sendiri, lalu selesaikan menggunakan prosedur yang telah kamu temukan!

Sediakan tabel dengan 5 kolom (Soal, Pembilang × Bilangan Asli, Penyebut, Hasil, Hasil Sederhana) dan 4 baris. Untuk pertanyaan lain, sediakan 5-7 baris per pertanyaan.

Kegiatan 3: Menerapkan dalam Kehidupan Sehari-hari

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pulpen dan pensil
  • Pensil warna untuk diagram
  • Kertas tambahan untuk diskusi kelompok (jika diperlukan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah setiap soal cerita dengan teliti.
  2. Tentukan informasi penting yang ada dalam soal.
  3. Tuliskan kalimat matematika yang sesuai dengan soal.
  4. Selesaikan perhitungan dengan menggunakan prosedur yang telah kamu pelajari.
  5. Tuliskan jawaban akhir dalam bentuk kalimat lengkap dengan satuan yang sesuai.
  6. Jelaskan bagaimana jawabanmu masuk akal dalam konteks soal cerita.

Pertanyaan:

1. Ibu membuat jus mangga untuk 12 orang. Setiap gelas berisi 3/4 liter jus. Berapa liter jus mangga yang dibuat Ibu? Tuliskan kalimat matematika, cara penyelesaian, dan jawabanmu!

2. Di perpustakaan, 2/5 dari 40 buku adalah buku cerita. Berapa banyak buku cerita yang ada di perpustakaan? Buatlah gambar atau diagram untuk menunjukkan jawabanmu!

Ruang gambar

3. Buatlah 1 soal cerita tentang situasi di lingkungan sekitarmu yang menggunakan perkalian pecahan dengan bilangan asli! Selesaikan soal yang kamu buat!

4. Diskusikan dengan kelompokmu: Kapan kita perlu menggunakan perkalian pecahan dengan bilangan asli dalam kehidupan sehari-hari? Sebutkan minimal 3 contoh situasi!

Sediakan kotak untuk gambar/diagram (10 cm × 8 cm) dan 7-10 baris untuk setiap jawaban uraian. Untuk diskusi kelompok, sediakan 1 halaman penuh.

REFLEKSI

1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang perkalian pecahan dengan bilangan asli?

2. Bagian mana yang masih terasa sulit bagimu? Apa yang bisa kamu lakukan untuk memahaminya lebih baik?

3. Bagaimana kamu akan menggunakan pengetahuan tentang perkalian pecahan dengan bilangan asli dalam kehidupan sehari-harimu? Berikan contoh konkretnya!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.