LKPDPertemuan 1Bab 1Fase CSemester 1

LKPD Matematika Kelas 6: Makna Perkalian Bilangan Asli dengan Pecahan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 6 dengan topik "Makna Perkalian Bilangan Asli dengan Pecahan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 6: Makna Perkalian Bilangan Asli dengan Pecahan

Matematika - Kelas 6

Bab 1 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Makna Perkalian Bilangan Asli dengan Pecahan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMakna Perkalian Bilangan Asli dengan Pecahan
Alokasi Waktu3 x 25 menit (75 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui eksplorasi konteks penyiraman kebun, murid dapat menjelaskan makna perkalian bilangan asli dengan pecahan sebagai pengulangan penjumlahan pecahan yang sama.
  2. Murid dapat menghitung hasil perkalian bilangan asli dengan pecahan biasa secara tepat.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Gunakan alat tulis, kertas, dan alat peraga pecahan (jika ada) untuk membantu pemahamanmu.
  • Kerjakan secara mandiri atau berpasangan sesuai arahan guru; diskusikan jika ada kesulitan.
  • Tuliskan jawabanmu pada kolom atau tempat yang sudah disediakan dengan rapi dan jelas.
  • Nikmati proses belajar ini seperti bermain sambil menemukan hal baru!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menyiram Kebun dengan Ember Istimewa

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas berpetak atau blok pecahan lipat
  • Alat tulis (pensil, spidol warna)
  • Lembar kerja cetak (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amatilah ilustrasi berikut bersama teman sebangkumu.
  2. Guru akan menunjukkan gambar kebun seluas 1 m² yang terbagi menjadi 5 petak kecil. Setiap petak mewakili 1/5 m².
  3. Ember besar bisa menyiram 2 m² kebun (seluruh petak dalam 2 kotak penuh).
  4. Ember kecil hanya bisa menyiram 3/5 m² kebun (3 petak dari 5).
  5. Diskusikan pertanyaan di bawah ini dalam kelompok kecil, lalu tuliskan jawabanmu.

Pertanyaan:

1. Jika kamu menggunakan 2 ember kecil untuk menyiram kebun, berapa petak yang tersiram? Gambarkan situasi tersebut dengan kotak-kotak 1 m². Tuliskan bentuk penjumlahan berulang dan perkaliannya!

Ruang gambar

2. Dari jawaban nomor 1, menurutmu apa arti dari 2 × 3/5? Jelaskan dengan kata-katamu sendiri dan kaitkan dengan penjumlahan berulang!

3. Coba tuliskan 3 contoh perkalian bilangan asli dengan pecahan lain yang memiliki makna seperti kegiatan menyiram kebun. (Contoh: 4 × 2/7 berarti menjumlahkan 2/7 sebanyak 4 kali, dst.)

Tersedia kotak-kotak kertas untuk menggambar (1 m² dibagi 5 petak) dan baris kosong untuk menulis penjelasan.

Kegiatan 2: Berlatih Mengalikan dengan Cermat

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kertas buram untuk coretan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kamu sudah paham bahwa 2 × 3/5 = 3/5 + 3/5 = 6/5. Sekarang kita akan berlatih menghitung berbagai perkalian bilangan asli dengan pecahan biasa.
  2. Gunakan rumus: a × b/c = (a × b)/c. Ingat, kalikan bilangan asli dengan pembilang, penyebut tetap.
  3. Kerjakan soal-soal berikut dengan teliti. Jika perlu, gambarkan dulu dengan petak-petak.
  4. Setelah selesai, periksa jawaban dengan teman lalu diskusikan hasilnya.

Pertanyaan:

1. Hitung hasil dari 3 × 2/7. Tuliskan langkah-langkahnya!

2. Ibu menyiram bunga dengan 4 ember kecil. Setiap ember menyiram 5/9 liter air. Berapa liter total air yang digunakan? Tuliskan dalam bentuk perkalian dan hasilnya.

3. Lengkapi tabel berikut dengan hasil perkalian yang benar!

Ruang tabel jawaban

4. Buatlah satu soal cerita tentang perkalian bilangan asli dengan pecahan yang menggunakan konteks berbeda (misal: potongan kue, potongan tali, atau bensin). Selesaikan soal buatanmu sendiri!

Kolom-kolom isian dan tabel yang sudah disediakan di lembar kerja.

Kegiatan 3: Kreasi Resep Air Kebun

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas poster / plano
  • Spidol warna-warni
  • Penggaris
  • Lem / selotip (untuk menempel jika perlu)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bayangkan kamu seorang petani yang harus mencampur pupuk cair. Setiap ember pupuk mengandung 4/5 liter air.
  2. Kamu akan menggunakan beberapa ember untuk menyiram tanaman. Kamu harus menentukan total air yang digunakan.
  3. Bekerjalah dalam kelompok kecil. Setiap anggota kelompok mendapat jumlah ember yang berbeda.
  4. Buatlah poster sederhana berisi: cerita, gambar, bentuk perkalian, dan hasil perhitungan. Lalu presentasikan di depan kelas.

Pertanyaan:

1. Jika kelompokmu mendapat tugas menyiram dengan 6 ember pupuk (masing-masing 4/5 liter), berapa liter total pupuk yang digunakan? Tuliskan dalam bentuk perkalian, penjumlahan berulang, dan hasil akhir!

2. Diskusikan: Apakah hasil perkalian bilangan asli dengan pecahan selalu lebih kecil dari bilangan asli? Beri contoh dan alasanmu!

3. Buatlah soal cerita versi kelompokmu tentang perkalian bilangan asli dengan pecahan dalam kehidupan sehari-hari (selain menyiram kebun). Tulis soal, penyelesaian, dan jawaban di poster kelompok!

Ruang gambar

Kertas poster atau kertas plano untuk menggambar, menulis cerita, dan perhitungan.

REFLEKSI

1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang perkalian bilangan asli dengan pecahan?

2. Dalam situasi nyata apa lagi kamu bisa menggunakan perkalian ini? Coba sebutkan satu contoh dan jelaskan!

3. Bagaimana perasaanmu saat belajar dengan cara menggambar dan berdiskusi? Apakah cara ini membantumu lebih memahami konsep? Mengapa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.