LKPDPertemuan 8Bab 9Fase CSemester 2

LKPD Matematika Kelas 5: Asesmen Sumatif Bab 9: Bilangan Cacah Sampai 1.000.000

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 5 dengan topik "Asesmen Sumatif Bab 9: Bilangan Cacah Sampai 1.000.000". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 5: Asesmen Sumatif Bab 9: Bilangan Cacah Sampai 1.000.000

Matematika - Kelas 5

Bab 9 - Pertemuan 8

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Asesmen Sumatif Bab 9: Bilangan Cacah Sampai 1.000.000

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikAsesmen Sumatif Bab 9: Bilangan Cacah Sampai 1.000.000
Alokasi Waktu90 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menunjukkan penguasaan seluruh kompetensi bab meliputi membaca, menulis, menentukan nilai tempat, membandingkan, mengurutkan, serta melakukan komposisi dan dekomposisi bilangan cacah sampai 1.000.000.
  2. Murid dapat menyelesaikan soal asesmen sumatif yang mengukur pemahaman number sense pada bilangan cacah sampai 1.000.000 dalam berbagai konteks masalah.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap soal dengan teliti dan tenang.
  • Kerjakan soal yang kamu anggap mudah terlebih dahulu.
  • Tuliskan jawabanmu dengan rapi dan jelas.
  • Periksa kembali pekerjaanmu sebelum dikumpulkan.
  • Jika ada yang kurang jelas, tanyakan kepada guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Membaca, Menulis, dan Nilai Tempat

Estimasi: 25 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca setiap pertanyaan dengan cermat.
  2. Untuk soal menulis bilangan, tuliskan dalam bentuk angka dengan benar.
  3. Untuk soal membaca bilangan, tuliskan dalam bentuk kata sesuai aturan bahasa Indonesia.
  4. Untuk nilai tempat, perhatikan posisi setiap angka dalam bilangan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan data sensus penduduk, jumlah penduduk Kota Palembang adalah tujuh ratus delapan puluh sembilan ribu tiga ratus lima puluh enam jiwa. Tuliskan bilangan tersebut dalam bentuk angka!

2. Jumlah penonton konser musik di stadion mencapai 945.287 orang. Bacalah bilangan tersebut dengan benar!

3. Sebuah perpustakaan memiliki 638.529 buku. Lengkapi tabel nilai tempat bilangan tersebut!

Ratus RibuanPuluh RibuanRibuanRatusanPuluhanSatuan
..................

4. Pada bilangan 872.416, berapakah nilai tempat angka 7? Jelaskan jawabanmu!

Tulis jawaban pada kolom yang disediakan di bawah setiap soal. Untuk soal tabel, isi setiap kolom dengan angka yang sesuai.

Kegiatan 2: Membandingkan, Mengurutkan, dan Number Sense

Estimasi: 30 menit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan setiap angka pada bilangan yang dibandingkan.
  2. Mulai membandingkan dari nilai tempat tertinggi (ratus ribuan).
  3. Gunakan tanda <, >, atau = dengan tepat.
  4. Untuk mengurutkan, susun dari yang terkecil ke terbesar atau sebaliknya sesuai permintaan.

Pertanyaan:

1. Isilah titik-titik dengan tanda <, >, atau = yang tepat!

  1. 567.892 ... 567.829
    1. 999.001 ... 999.100
    2. 725.436 ... 725.436
    3. 408.765 ... 480.765

2. Perhatikan data jumlah pengunjung empat tempat wisata berikut:

  • Pantai Indah: 342.876 pengunjung
  • Gunung Hijau: 398.542 pengunjung
  • Taman Bunga: 285.903 pengunjung
  • Air Terjun Biru: 342.768 pengunjung

Urutkan tempat wisata tersebut dari yang paling banyak pengunjung ke yang paling sedikit!

3. Andi memiliki uang tabungan Rp456.000. Budi memiliki Rp100.000 lebih banyak dari Andi. Citra memiliki Rp50.000 lebih sedikit dari Budi. Berapakah total uang mereka bertiga? Jelaskan cara menghitungmu!

4. Sebuah bilangan terletak di antara 650.000 dan 660.000. Angka puluhannya adalah 4, angka satuannya adalah 7, dan angka ratusannya adalah 5. Bilangan apakah itu?

Tulis jawaban dengan menunjukkan cara berpikir atau langkah penyelesaianmu untuk soal uraian.

Kegiatan 3: Komposisi dan Dekomposisi Bilangan

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Kalkulator (opsional, boleh digunakan untuk perhitungan kompleks)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Komposisi adalah menyusun bilangan dari bagian-bagian lebih kecil.
  2. Dekomposisi adalah menguraikan bilangan menjadi bagian-bagian.
  3. Perhatikan nilai tempat setiap angka saat menguraikan.
  4. Kamu bisa menguraikan bilangan dengan berbagai cara.

Pertanyaan:

1. Uraikan (dekomposisi) bilangan 753.284 berdasarkan nilai tempatnya!

Contoh: 543.210 = 500.000 + 40.000 + 3.000 + 200 + 10

2. Pak Budi memiliki uang dengan komposisi sebagai berikut:

  • 4 lembar uang Rp100.000
  • 7 lembar uang Rp50.000
  • 3 lembar uang Rp20.000
  • 5 lembar uang Rp10.000
  • 8 lembar uang Rp5.000
  • 6 keping uang Rp1.000

Berapakah total uang Pak Budi?

3. Buatlah 3 cara berbeda untuk menguraikan bilangan 825.000!

Cara 1: ...
Cara 2: ...
Cara 3: ...

4. Sebuah toko elektronik menjual 3 jenis produk:

  • Televisi: Rp3.500.000 per unit, terjual 125 unit
  • Kulkas: Rp2.750.000 per unit, terjual 98 unit
  • Mesin cuci: Rp1.850.000 per unit, terjual 142 unit

Produk manakah yang menghasilkan pendapatan paling besar? Berapa selisih pendapatan antara produk terlaris dengan yang paling sedikit?

Tunjukkan langkah pengerjaanmu dengan lengkap. Untuk soal cerita, tuliskan apa yang diketahui, apa yang ditanyakan, dan cara menyelesaikannya.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari asesmen ini yang menurutmu paling mudah? Mengapa?

2. Bagian mana yang menurutmu paling menantang? Apa yang membuatnya sulit?

3. Bagaimana kamu menggunakan pemahaman tentang bilangan cacah sampai 1.000.000 dalam kehidupan sehari-hari? Berikan contohnya!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.