LKPDPertemuan 7Bab 8Fase CSemester 2

LKPD Matematika Kelas 5: Membuat Diagram Batang Ganda

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 5 dengan topik "Membuat Diagram Batang Ganda". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 5: Membuat Diagram Batang Ganda

Matematika - Kelas 5

Bab 8 - Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Membuat Diagram Batang Ganda

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMembuat Diagram Batang Ganda
Alokasi Waktu70 menit (2 JP)
Tipe AktivitasCampuran (pengamatan, penemuan terbimbing, diskusi kelompok, dan praktik menggambar)
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat membuat diagram batang ganda untuk membandingkan dua kelompok data secara bersamaan dalam satu diagram.
  2. Murid dapat menjelaskan pentingnya menggunakan skala yang sama pada diagram batang ganda agar perbandingan data menjadi valid.

PETUNJUK UMUM

  • 1. Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mulai mengerjakan.
  • 2. Siapkan alat tulis, penggaris, dan kertas berpetak (atau buku kotak).
  • 3. Diskusikan bersama teman sekelompokmu jika ada langkah yang kurang jelas.
  • 4. Kerjakan setiap kegiatan dengan penuh semangat dan jangan ragu untuk bertanya kepada guru.
  • 5. Tuliskan jawaban dan hasil karyamu langsung di lembar LKPD ini (atau di buku tugas jika diminta).

KEGIATAN

Kegiatan 1: Ayo Selidiki! Mengapa Skala Itu Penting?

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Gambar dua diagram batang (A & B) dengan skala berbeda (disiapkan guru)
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. 1. Amati dua diagram batang berikut (gambar disediakan oleh guru atau ditampilkan di papan tulis).
  2. 2. Diagram A dan Diagram B sama-sama menampilkan jumlah buku yang dipinjam oleh kelas 5A dan kelas 5B selama 4 hari.
  3. 3. Perhatikan skala pada sumbu tegak kedua diagram. Skala mana yang berbeda?
  4. 4. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini berdasarkan pengamatanmu.

Pertanyaan:

1. Menurutmu, apakah membandingkan tinggi batang antara kelas 5A dan kelas 5B lebih mudah dilakukan pada Diagram A atau Diagram B? Mengapa?

2. Jika kita ingin membandingkan data dua kelompok secara adil dan benar, syarat apa yang harus dipenuhi pada skala diagram?

3. Setelah kamu menemukan pentingnya skala yang sama, diskusikan dengan temanmu: apa kira-kira yang terjadi jika kita membandingkan diagram batang yang skala sumbunya berbeda? Tuliskan kesimpulan singkat kelompokmu!

Tulis jawaban di kotak/lajur yang disediakan. Untuk pertanyaan 3, tulis di kolom diskusi kelompok.

Kegiatan 2: Ayo Berkarya! Membuat Diagram Batang Ganda

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas berpetak (atau buku kotak)
  • Pensil
  • Penghapus
  • Penggaris
  • Krayon/pensil warna (biru dan merah/dua warna berbeda)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. 1. Perhatikan tabel data berikut tentang Hasil Panen (dalam kg) di Desa Makmur selama 4 bulan (Januari–April). Data panen dibagi menjadi dua jenis: Padi dan Jagung.
  2. 2. Bersama teman sekelompokmu, siapkan kertas berpetak dan alat tulis.
  3. 3. Ikuti langkah-langkah berikut untuk membuat diagram batang ganda.
  4. 4. Setelah selesai, jawab pertanyaan analisis di bawah.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel data berikut dan salin ke kertas berpetakmu. Tabel Hasil Panen (kg) Desa Makmur:
Bulan | Padi | Jagung
Januari | 40 | 20
Februari | 50 | 30
Maret | 45 | 35
April | 60 | 45

Ruang tabel jawaban

2. Buatlah diagram batang ganda dari data di atas dengan ketentuan: (a) sumbu datar (horizontal) memuat nama bulan, (b) sumbu tegak (vertikal) memuat skala dari 0 sampai 70 dengan interval 10, (c) gunakan dua warna berbeda untuk Padi dan Jagung, (d) buatlah legenda (keterangan warna) di pojok diagram. Serahkan hasil gambarmu kepada guru.

Ruang gambar

3. Dari diagram yang kamu buat, pada bulan apakah selisih hasil panen Padi dan Jagung paling besar? Berapa selisihnya?

4. Menurutmu, apakah skala pada sumbu tegak yang kamu gunakan sudah sama untuk kedua data (Padi dan Jagung)? Mengapa hal itu penting?

Gambar diagram dikerjakan di kertas berpetak terpisah atau di buku tugas. Pertanyaan 3 dan 4 dijawab di kotak jawaban yang disediakan.

Kegiatan 3: Ayo Diskusi! Apa yang Terjadi Jika Skala Berbeda?

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Dua diagram batang ganda (skala berbeda) yang ditampilkan guru
  • Papan tulis atau proyektor

Petunjuk Pengerjaan:

  1. 1 Duduklah dalam kelompok (3–4 orang).
  2. 2. Guru akan menunjukkan dua diagram batang ganda yang sama, tetapi satu menggunakan skala 1 kotak = 10 kg dan satu lagi 1 kotak = 20 kg.
  3. 3. Amati kedua diagram tersebut, lalu diskusikan pertanyaan-pertanyaan di bawah.
  4. 4. Tuliskan hasil diskusi kelompokmu di kolom yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Apakah tampilan kedua diagram berbeda meskipun datanya sama? Jelaskan perbedaan yang kamu lihat!

2. Jika ada orang yang hanya melihat diagram dengan skala 1 kotak = 20 kg, apa yang mungkin salah dipahaminya tentang hasil panen di Desa Makmur?

3. Berdasarkan diskusi di atas, rumuskan satu kalimat kesimpulan tentang pentingnya skala yang sama pada diagram batang ganda. Tuliskan di buku tugas kelompok!

Tulis jawaban di lembar kerja kelompok. Kesimpulan diketik/ditulis rapi di buku tugas.

REFLEKSI

1. 1. Apakah kamu merasa lebih percaya diri sekarang dalam membuat diagram batang ganda? Bagian mana yang paling mudah dan paling sulit?

2. 2. Menurutmu, di kehidupan sehari-hari, kapan kita perlu membandingkan dua kelompok data dalam satu diagram? Beri satu contoh nyata!

3. 3. Setelah belajar tentang skala yang sama, apa yang akan kamu lakukan jika menemukan diagram batang di majalah atau internet yang skala sumbunya berbeda? Mengapa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.