LKPDPertemuan 5Bab 8Fase CSemester 2

LKPD Matematika Kelas 5: Membuat Diagram Batang Vertikal

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 5 dengan topik "Membuat Diagram Batang Vertikal". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 5: Membuat Diagram Batang Vertikal

Matematika - Kelas 5

Bab 8 - Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Membuat Diagram Batang Vertikal

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMembuat Diagram Batang Vertikal
Alokasi Waktu70 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat membuat diagram batang vertikal berdasarkan data pada tabel frekuensi dengan menentukan skala yang tepat pada sumbu tegak.
  2. Murid dapat melengkapi diagram batang vertikal yang belum sempurna berdasarkan data yang diberikan.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk dengan cermat sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan secara berurutan dari Kegiatan 1 hingga Kegiata 3.
  • Gunakan penggaris untuk membuat diagram batang agar rapi.
  • Diskusikan dengan teman sebangkumu jika ada yang kurang jelas.
  • Tuliskan jawabanmu dengan jujur sesuai pemahamanmu sendiri.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengamati dan Memahami Diagram Batang Vertikal

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Diagram batang contoh (ditampilkan guru di papan tulis/proyektor)
  • Pensil dan penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan tabel data hasil panen sayuran di Kebun Pak Budi selama 5 bulan.
  2. Amati diagram batang vertikal yang sudah dibuat dari data tersebut.
  3. Identifikasi bagian-bagian diagram batang: judul, sumbu mendatar (horizontal), sumbu tegak (vertikal), skala, dan batang data.
  4. Jawab pertanyaan berdasarkan pengamatanmu.

Pertanyaan:

1. Tabel berikut menunjukkan hasil panen sayuran Pak Budi:

Bulan: Januari (40 kg), Februari (25 kg), Maret (35 kg), April (50 kg), Mei (30 kg)

Berdasarkan diagram batang yang ditampilkan guru, tuliskan bagian-bagian penting yang ada pada diagram batang vertikal!

2. Mengapa pada sumbu tegak (vertikal) perlu ada skala? Apa yang terjadi jika tidak ada skala?

3. Bulan mana yang hasil panennya paling banyak? Bagaimana kamu tahu dari diagram batang?

Tulis jawabanmu dalam bentuk kalimat lengkap di bawah setiap nomor. Untuk nomor 1, buat daftar bernomor.

Kegiatan 2: Melengkapi Diagram Batang Vertikal yang Belum Sempurna

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Penggaris
  • Pensil dan penghapus
  • Pensil warna (opsional untuk mewarnai batang)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan tabel data jumlah pengunjung perpustakaan sekolah selama seminggu.
  2. Diagram batang vertikal di bawah ini belum lengkap, beberapa batang datanya hilang.
  3. Lengkapi diagram batang tersebut berdasarkan data pada tabel.
  4. Gunakan penggaris untuk membuat batang yang rapi dan sesuai skala.

Pertanyaan:

1. Berikut data jumlah pengunjung perpustakaan:

Senin: 20 orang
Selasa: 35 orang
Rabu: 25 orang
Kamis: 40 orang
Jumat: 30 orang

Diagram batang di bawah ini sudah memiliki sumbu dan skala (setiap kotak = 5 orang), tetapi batang untuk hari Selasa, Kamis, dan Jumat belum digambar. Lengkapi diagram batang tersebut dengan menggambar batang yang hilang!

Ruang gambar

2. Setelah melengkapi diagram, hari apa pengunjung perpustakaan paling sedikit? Berapa orangkah?

3. Berapa selisih jumlah pengunjung antara hari dengan pengunjung terbanyak dan tersedikit?

Untuk nomor 1: Gambar langsung pada diagram yang disediakan di LKPD. Untuk nomor 2 dan 3: Tulis jawaban singkat di kotak yang tersedia.

Kegiatan 3: Membuat Diagram Batang Vertikal dari Tabel Data

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas berpetak/grafik
  • Penggaris panjang (30 cm)
  • Pensil, penghapus
  • Pensil warna atau spidol untuk mewarnai batang

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang giliranmu membuat diagram batang vertikal secara mandiri!
  2. Perhatikan tabel data kegemaran olahraga siswa kelas 5.
  3. Tentukan skala yang tepat untuk sumbu tegak (vertikal).
  4. Gambar diagram batang vertikal yang lengkap dengan judul, label sumbu, skala, dan batang data.
  5. Diskusikan hasil kerjamu dengan teman sebangku sebelum mengumpulkan.

Pertanyaan:

1. Berikut data kegemaran olahraga siswa kelas 5:

Sepak bola: 18 siswa
Bulu tangkis: 12 siswa
Renang: 8 siswa
Basket: 14 siswa
Voli: 10 siswa

Skala mana yang paling tepat untuk data ini? (Pilih dan beri alasan)

  1. Setiap 1 kotak = 1 siswa
    1. Setiap 1 kotak = 2 siswa
    2. Setiap 1 kotak = 5 siswa

2. Buatlah diagram batang vertikal lengkap berdasarkan data di atas! Jangan lupa beri judul dan label pada setiap sumbu.

Ruang gambar

3. Berdasarkan diagram batang yang kamu buat, olahraga apa yang paling banyak digemari? Berapa selisihnya dengan olahraga yang paling sedikit digemari?

4. Menurutmu, mengapa diagram batang lebih mudah dibaca daripada tabel untuk membandingkan data? Jelaskan pendapatmu!

Nomor 1: Tulis pilihan dan alasan dalam 2-3 kalimat. Nomor 2: Gunakan kertas berpetak/kotak-kotak yang disediakan untuk menggambar diagram. Nomor 3: Tulis jawaban singkat. Nomor 4: Tulis pendapat dalam 3-5 kalimat.

REFLEKSI

1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang diagram batang vertikal?

2. Bagian mana yang menurutmu paling sulit saat membuat diagram batang? Mengapa?

3. Di kehidupan sehari-hari, kapan kamu mungkin perlu membuat atau membaca diagram batang? Berikan contohnya!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.