LKPDPertemuan 7Bab 7Fase CSemester 2

LKPD Matematika Kelas 5: Membandingkan Karakteristik Sisi Sejajar, Sudut Siku-Siku, dan Diagonal pada Jajargenjang dan Persegi Panjang

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Matematika kelas 5 dengan topik "Membandingkan Karakteristik Sisi Sejajar, Sudut Siku-Siku, dan Diagonal pada Jajargenjang dan Persegi Panjang".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 5: Membandingkan Karakteristik Sisi Sejajar, Sudut Siku-Siku, dan Diagonal pada Jajargenjang dan Persegi Panjang

Matematika - Kelas 5

Bab 7 Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Membandingkan Karakteristik Sisi Sejajar, Sudut Siku-Siku, dan Diagonal pada Jajargenjang dan Persegi Panjang

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMembandingkan Karakteristik Sisi Sejajar, Sudut Siku-Siku, dan Diagonal pada Jajargenjang dan Persegi Panjang
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Membandingkan karakteristik antar bangun datar segi empat pada jajargenjang, persegi panjang, dan belah ketupat

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah doa dan petunjuk kegiatan sebelum mulai mengerjakan lembar kerja.
  • Siapkan penggaris dan pensil untuk membantu memeriksa sisi serta menarik garis diagonal.
  • Bekerjalah bersama teman kelompokmu secara aktif, teliti, dan saling menghargai pendapat.
  • Tuliskan hasil pengamatan dan perbandinganmu langsung pada kolom dan ruang jawaban yang tersedia.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi Perbandingan Karakteristik Jajargenjang dan Persegi Panjang

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Penggaris
  • Pensil
  • Penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati gambar bangun datar jajargenjang dan persegi panjang yang disediakan.
  2. Gunakan penggaris untuk memeriksa pasangan sisi yang berhadapan serta hubungkan titik-titik sudut yang berhadapan untuk membentuk garis diagonal.
  3. Periksa sudut-sudut pada kedua bangun untuk menentukan ada atau tidaknya sudut siku-siku.
  4. Lengkapi tabel perbandingan karakteristik dengan membubuhkan tanda centang (V) jika memiliki karakteristik tersebut, atau tanda silang (X) jika tidak memiliki.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel perbandingan karakteristik antara jajargenjang dan persegi panjang berikut untuk 4 karakteristik:

  1. Memiliki 2 pasang sisi berhadapan sejajar,
  2. Memiliki 4 sudut siku-siku,
  3. Kedua diagonalnya sama panjang,
  4. Kedua diagonalnya saling membagi dua sama panjang.
Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan tabel di atas, sebutkan 2 persamaan karakteristik dan 2 perbedaan karakteristik antara jajargenjang dan persegi panjang.

Format tabel 3 kolom: Kolom 1 'Karakteristik Bangun', Kolom 2 'Jajargenjang', Kolom 3 'Persegi Panjang' dengan 4 baris isian; diikuti 2 baris uraian untuk persamaan dan 2 baris uraian untuk perbedaan.

Kegiatan 2: Investigasi Perbandingan Karakteristik Jajargenjang dan Belah Ketupat

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Penggaris segitiga / busur derajat
  • Pensil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati bangun belah ketupat dan bandingkan kembali dengan jajargenjang.
  2. Tarik kedua garis diagonal pada belah ketupat, lalu gunakan pojok siku-siku penggaris untuk mengamati sudut pertemuan kedua diagonal.
  3. Ukur keempat sisi belah ketupat dan bandingkan dengan panjang sisi pada jajargenjang.
  4. Diskusikan bersama kelompokmu untuk membandingkan karakteristik sisi, sudut, dan diagonal kedua bangun tersebut.

Pertanyaan:

1. Bandingkan karakteristik diagonal antara jajargenjang dan belah ketupat: Bagaimana kedudukan kedua diagonal saat berpotongan pada belah ketupat jika dibandingkan dengan diagonal pada jajargenjang?

2. Bandingkan panjang sisi-sisi pada belah ketupat dan jajargenjang: Apakah semua sisi belah ketupat sama panjang seperti halnya jajargenjang? Jelaskan perbandingannya.

Ruang uraian terstruktur masing-masing 3 baris bergaris untuk pertanyaan nomor 1 dan nomor 2.

Kegiatan 3: Sintesis Perbandingan Tiga Segi Empat (Jajargenjang, Persegi Panjang, Belah Ketupat)

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tinjau kembali temuan dari Kegiatan 1 dan Kegiatan 2.
  2. Analisis hubungan sifat khusus antar ketiga bangun segi empat tersebut.
  3. Jawab pertanyaan sintesis perbandingan untuk menarik kesimpulan keterkaitan sifat antar-bangun.
  4. Luangkan waktu bersama guru untuk merefleksikan proses belajar hari ini sebelum menutup sesi.

Pertanyaan:

1. Persegi panjang dan belah ketupat merupakan keluarga jajargenjang. Karakteristik khusus apa yang harus ditambahkan pada sebuah jajargenjang agar menjadi: (a) Persegi panjang? (b) Belah ketupat?

2. Pasangkan pernyataan bangun datar berikut dengan karakteristik diagonalnya yang tepat: (A) Persegi Panjang, (B) Belah Ketupat, (C) Jajargenjang. Pilihan karakteristik:

  1. Diagonal membagi dua sama panjang dan saling tegak lurus;
  2. Diagonal membagi dua sama panjang dan sama panjang;
  3. Diagonal membagi dua sama panjang tetapi tidak sama panjang dan tidak tegak lurus.

Kolom isian singkat berlabel (a) dan (b) untuk pertanyaan 1, serta kotak penjodohan pasangan huruf-angka untuk pertanyaan 2.

REFLEKSI

1. Karakteristik apa yang paling mudah dan paling menantang untuk kamu bedakan saat membandingkan jajargenjang, persegi panjang, dan belah ketupat?

2. Bagaimana caramu membuktikan bahwa diagonal dua bangun datar saling tegak lurus atau sama panjang?

3. Apakah kerja sama dengan teman sekelompok membantumu menemukan perbedaan ciri-ciri bangun datar tersebut secara lebih cepat?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.