LKPDPertemuan 10Bab 7Fase CSemester 2

LKPD Matematika Kelas 5: Membandingkan Karakteristik Layang-Layang dan Belah Ketupat

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 5 dengan topik "Membandingkan Karakteristik Layang-Layang dan Belah Ketupat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 5: Membandingkan Karakteristik Layang-Layang dan Belah Ketupat

Matematika - Kelas 5

Bab 7 - Pertemuan 10

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Membandingkan Karakteristik Layang-Layang dan Belah Ketupat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMembandingkan Karakteristik Layang-Layang dan Belah Ketupat
Alokasi Waktu70 menit
Tipe AktivitasCampuran (eksplorasi individual, diskusi kelompok, analisis dan presentasi)
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan eksplorasi dan pengamatan, murid dapat membandingkan karakteristik layang-layang dan belah ketupat berdasarkan panjang sisi, sudut, diagonal, dan sumbu simetri secara tepat.
  2. Melalui diskusi dan analisis, murid dapat menyimpulkan persamaan dan perbedaan layang-layang dengan belah ketupat, serta menjelaskan bahwa belah ketupat merupakan layang-layang dengan ciri khusus (semua sisi sama panjang).

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk dengan teliti sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan kegiatan secara berurutan dari Kegiatan 1 hingga Kegiatan 3.
  • Kegiatan 1 dikerjakan secara individual; Kegiatan 2 dikerjakan berpasangan; Kegiatan 3 didiskusikan dalam kelompok kecil (3–4 orang).
  • Gunakan penggaris dan pensil untuk mengukur dan menggambar bangun datar dengan tepat.
  • Tulis jawabanmu dengan jelas dan rapi di ruang yang tersedia.
  • Jangan ragu bertanya kepada guru jika ada petunjuk yang kurang dipahami.
  • Setelah selesai, simpan LKPD ini — kamu akan membutuhkannya untuk refleksi di akhir pembelajaran.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Bangun Datar: Menyelidiki Layang-Layang dan Belah Ketupat

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Penggaris (1 buah per murid)
  • Busur derajat (1 buah per murid, opsional)
  • Pensil dan penghapus
  • Kartu bangun datar layang-layang dan belah ketupat (disiapkan guru, dicetak di kertas tebal atau sudah ada di LKPD)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan gambar layang-layang dan belah ketupat yang tersedia di bawah ini (atau pada kartu bangun datar yang dibagikan gurumu).
  2. Ambil penggaris dan ukurlah panjang setiap sisi pada masing-masing bangun.
  3. Gunakan busur derajat (atau perkiraan visualmu) untuk mengamati besar sudut-sudut pada setiap bangun.
  4. Perhatikan garis diagonal pada setiap bangun — yaitu garis yang menghubungkan dua sudut yang berhadapan.
  5. Lipat (atau bayangkan melipat) setiap bangun sepanjang diagonalnya. Catat diagonal mana yang menghasilkan dua bagian yang tepat berimpit — itulah sumbu simetri.
  6. Catat semua hasil pengamatanmu pada tabel di bagian Pertanyaan nomor 1.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel pengamatan berikut berdasarkan hasil pengukuran dan pengamatanmu!

Ciri-Ciri yang DiamatiLayang-LayangBelah Ketupat
Jumlah sisi......
Panjang sisi (sebutkan polanya)......
Pasangan sudut yang sama besar......
Posisi diagonal-diagonal......
Jumlah sumbu simetri......
Diagonal yang menjadi sumbu simetri......

2. Dari hasil pengamatanmu, tuliskan satu hal yang paling menarik atau mengejutkan tentang salah satu bangun datar tersebut!

Tabel 6 baris × 3 kolom untuk nomor 1 (sudah tersedia di atas). Tulis uraian bebas minimal 2 kalimat untuk nomor 2.

Kegiatan 2: Meja Perbandingan: Apa yang Sama, Apa yang Beda?

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Hasil pengamatan dari Kegiatan 1
  • Pensil warna (opsional, untuk memperindah diagram Venn)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kerjakan kegiatan ini bersama satu teman sebangkumu.
  2. Gunakan hasil pengamatan dari Kegiatan 1 sebagai bahan utama.
  3. Diskusikan bersama pasanganmu: ciri-ciri apa saja yang SAMA antara layang-layang dan belah ketupat? Ciri-ciri apa yang BERBEDA?
  4. Tuliskan hasil diskusi kalian pada diagram Venn di bawah — lingkaran kiri untuk ciri khas layang-layang, lingkaran kanan untuk ciri khas belah ketupat, dan bagian tengah (irisan) untuk ciri yang dimiliki keduanya.
  5. Setelah mengisi diagram Venn, jawab pertanyaan analisis di nomor 2 dan 3.

Pertanyaan:

1. Gambar dan isi diagram Venn berikut!

[ Layang-Layang saja ] ⟵ ( irisan: KEDUANYA ) ⟶ [ Belah Ketupat saja ]

Tuliskan minimal 2 ciri di setiap bagian diagram.

Ruang gambar

2. Berdasarkan diagram Venn-mu, apakah semua ciri-ciri layang-layang juga dimiliki oleh belah ketupat? Jelaskan jawabanmu!

3. Ciri tambahan apa yang membuat belah ketupat 'lebih istimewa' dibanding layang-layang biasa? Tuliskan dalam satu kalimat yang jelas!

Diagram Venn (dua lingkaran beririsan) disediakan di lembar cetak — beri label tiga bagian. Jawaban uraian nomor 2 dan 3 ditulis minimal 2–3 kalimat di kotak jawaban masing-masing.

Kegiatan 3: Sidang Ilmuwan Kecil: Simpulkan dan Presentasikan!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Selembar kertas HVS atau karton kecil untuk 'Kartu Kesimpulan' kelompok
  • Spidol atau pulpen warna untuk menulis kesimpulan kelompok
  • Hasil kerja Kegiatan 1 dan Kegiatan 2

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bergabunglah dalam kelompok kecil 3–4 orang sesuai arahan gurumu.
  2. Setiap kelompok bertugas membuat sebuah 'Kartu Kesimpulan' — selembar kertas berisi kesimpulan kelompokmu tentang hubungan layang-layang dan belah ketupat.
  3. Diskusikan dalam kelompok: Bagaimana kalian menjelaskan hubungan antara layang-layang dan belah ketupat kepada teman yang belum tahu? Gunakan hasil kerja dari Kegiatan 1 dan 2.
  4. Jawab pertanyaan nomor 1 hingga 3 secara bersama dalam kelompok.
  5. Setelah selesai, satu perwakilan kelompok mempresentasikan kesimpulan kalian di depan kelas (1–2 menit). Kelompok lain boleh memberi tanggapan.
  6. Setelah presentasi, setiap murid mengisi jawaban nomor 4 secara individual.

Pertanyaan:

1. Diskusi kelompok: Tuliskan definisi layang-layang dengan kata-katamu sendiri, lalu tuliskan definisi belah ketupat dengan kata-katamu sendiri!

2. Lengkapi kalimat kesimpulan berikut berdasarkan hasil diskusi kelompokmu!

'Belah ketupat adalah layang-layang yang _______________, sehingga belah ketupat dapat digolongkan sebagai _______________. Namun, tidak semua layang-layang adalah belah ketupat, karena _______________.'

3. Tantangan kelompok: Dapatkah kalian menyebutkan satu contoh benda di kehidupan sehari-hari yang berbentuk layang-layang, dan satu contoh benda yang berbentuk belah ketupat? Jelaskan mengapa kalian memilih benda tersebut!

4.

Refleksi individual (isi sendiri setelah presentasi)

Adakah pendapat atau kesimpulan kelompok lain yang membuatmu berpikir ulang atau menambah pemahamanmu? Jelaskan!

Nomor 1: tulis dua paragraf definisi (masing-masing 2–3 kalimat). Nomor 2: isian pada bagian titik-titik dalam kalimat yang tersedia. Nomor 3: tulis minimal 1 contoh per bangun beserta penjelasan 2–3 kalimat. Nomor 4: tulis uraian bebas minimal 3 kalimat secara individual.

REFLEKSI

1. Setelah hari ini, bagian mana dari materi layang-layang dan belah ketupat yang paling mudah kamu pahami? Bagian mana yang masih terasa membingungkan? Apa yang akan kamu lakukan untuk memahaminya lebih baik?

2. Pernahkah kamu melihat bentuk layang-layang atau belah ketupat di sekitarmu — di rumah, di jalan, atau di pakaian? Ceritakan satu contohnya dan hubungkan dengan ciri-ciri yang sudah kamu pelajari hari ini!

3. Hari ini kamu belajar bahwa belah ketupat adalah 'layang-layang istimewa'. Menurutmu, mengapa penting untuk memahami hubungan antar-bangun datar seperti ini? Apa manfaatnya dalam kehidupan nyata?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.