LKPD Matematika Kelas 5: Pengantar Membandingkan Ciri-Ciri Bangun Datar: Konteks Etnomatematika dan Syarat Tiga Ruas Garis Membentuk Segitiga
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 5 dengan topik "Pengantar Membandingkan Ciri-Ciri Bangun Datar: Konteks Etnomatematika dan Syarat Tiga Ruas Garis Membentuk Segitiga". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Matematika Kelas 5: Pengantar Membandingkan Ciri-Ciri Bangun Datar: Konteks Etnomatematika dan Syarat Tiga Ruas Garis Membentuk Segitiga
Matematika - Kelas 5
Bab 7 - Pertemuan 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Matematika — Kelas 5 (Fase C) Topik: Pengantar Membandingkan Ciri-Ciri Bangun Datar: Konteks Etnomatematika dan Syarat Tiga Ruas Garis Membentuk Segitiga INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menjelajahi Candi Sewu: Berburu Bangun DatarEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel berikut dengan mengidentifikasi bangun datar yang kalian temukan pada Candi Sewu! (minimal 5 bentuk) Ruang tabel jawaban 2. Menurut kalian, bentuk atap bangunan Candi Sewu lebih mirip segitiga sama sisi atau segitiga sama kaki? Jelaskan alasannya! 3. Asep berpendapat denah kompleks Candi Sewu berbentuk persegi karena jumlah candi kecil di setiap sisi sama banyak. Lukas berpendapat berbentuk persegi panjang karena panjang 185 m dan lebar 165 m (tidak sama). Siapa yang benar? Diskusikan dengan kelompokmu! 4. Mengapa menurutmu para pembuat candi memilih bentuk segitiga untuk atap bangunan? (Boleh berdiskusi dan mencari tahu dari berbagai sumber) Tabel dengan 3 kolom: Bagian Candi | Bentuk Bangun Datar | Alasan (sediakan 6 baris). Untuk pertanyaan uraian sediakan 5-7 baris kosong. Kegiatan 2: Petualangan Membuat Segitiga dengan SedotanEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel hasil percobaan berikut! Ruang tabel jawaban 2. Dari percobaan yang BISA membentuk segitiga, bandingkan sisi terpanjang dengan jumlah dua sisi lainnya. Apa yang kalian temukan? 3. Dari percobaan yang TIDAK BISA membentuk segitiga, apa yang terjadi dengan jumlah dua sisi terpendek dibandingkan sisi terpanjang? 4. Tuliskan kesimpulan: Syarat apa yang harus dipenuhi agar tiga ruas garis dapat membentuk segitiga? Tabel percobaan dengan 7 kolom dan 6 baris (termasuk header). Untuk pertanyaan uraian sediakan 4-6 baris kosong per pertanyaan. Kegiatan 3: Tantangan: Menguji PemahamanmuEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Pak Budi memiliki 3 batang bambu dengan panjang 8 m, 15 m, dan 6 m. Apakah ketiga batang bambu tersebut bisa disusun membentuk segitiga? Jelaskan dengan perhitungan! 2. Sebutkan 3 contoh benda di sekitar sekolah atau rumahmu yang berbentuk segitiga! Gambarkan dan beri keterangan! Ruang gambar 3. Kamu memiliki dua batang lidi dengan panjang 10 cm dan 7 cm. Agar bisa membentuk segitiga, berapa panjang batang lidi ketiga yang bisa kamu pilih? Sebutkan minimal 3 kemungkinan! 4. Mengapa menurutmu penting mempelajari syarat pembentukan segitiga? Di mana ilmu ini bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari? Untuk soal uraian sediakan 5-7 baris. Untuk soal gambar sediakan kotak 10x10 cm dengan 3 bagian. Untuk soal diskusi sediakan 6-8 baris. REFLEKSI1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang segitiga dan bangun datar? 2. Apakah kamu menemukan kesulitan saat melakukan percobaan dengan sedotan? Bagaimana cara kamu mengatasinya? 3. Setelah belajar hari ini, di mana lagi kamu bisa menemukan bentuk segitiga dan segi empat di lingkungan sekitarmu? Sebutkan minimal 3 contoh dan jelaskan! |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.