LKPDPertemuan 7Bab 6Fase CSemester 2

LKPD Matematika Kelas 5: Membandingkan Besar Sudut Antarbangun Datar

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Matematika kelas 5 dengan topik "Membandingkan Besar Sudut Antarbangun Datar".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 5: Membandingkan Besar Sudut Antarbangun Datar

Matematika - Kelas 5

Bab 6 Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Membandingkan Besar Sudut Antarbangun Datar

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMembandingkan Besar Sudut Antarbangun Datar
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Membandingkan besar sudut pada bangun datar atau yang dibentuk dari dua garis berpotongan

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bekerjalah bersama teman kelompokmu dengan teliti dan saling menghargai.
  • Gunakan busur derajat atau kertas sudut pembanding untuk menguji bukaan sudut secara cermat.
  • Ingat: besar sudut ditentukan oleh lebar bukaannya, bukan oleh panjang garis kakinya.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi Perbandingan Sudut Antarbangun Datar

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Busur derajat
  • Penggaris
  • Pensil dan penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati tiga bangun datar berikut: Bangun A (Segitiga Sama Sisi ABC dengan tiap sudut 60°), Bangun B (Persegi Panjang KLMN dengan tiap sudut 90°), dan Bangun C (Jajar Genjang PQRS dengan sudut lancip P = 45° dan sudut tumpul Q = 135°).
  2. Bandingkan besar sudut yang diminta menggunakan tanda pembanding: lebih besar dari (>), lebih kecil dari (<), atau sama besar dengan (=).
  3. Tuliskan alasan perbandinganmu berdasarkan bukaan sudutnya pada kolom yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Bandingkan besar Sudut A pada Segitiga ABC (60°) dengan Sudut K pada Persegi Panjang KLMN (90°)! Berikan tanda pembanding yang tepat dan alasannya.

2. Bandingkan besar Sudut Q pada Jajar Genjang PQRS (135°) dengan Sudut L pada Persegi Panjang KLMN (90°)! Manakah yang lebih besar?

3. Bandingkan Sudut P pada Jajar Genjang PQRS (45°) dengan Sudut B pada Segitiga Sama Sisi ABC (60°)! Tuliskan perbandingannya.

Format isian tabel 4 kolom: Kolom 1 (Pasangan Sudut), Kolom 2 (Tanda Pembanding: < / = / >), Kolom 3 (Sudut yang Lebih Besar), Kolom 4 (Alasan Perbandingan).

Kegiatan 2: Membandingkan Sudut pada Garis Berpotongan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Busur derajat
  • Buku tulis dan pensil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati gambar dua garis lurus yang berpotongan membentuk empat sudut di satu titik: Sudut 1 (lancip, 50°), Sudut 2 (tumpul, 130°), Sudut 3 (lancip, bertolak belakang dengan Sudut 1, 50°), dan Sudut 4 (tumpul, bertolak belakang dengan Sudut 2, 130°).
  2. Bandingkan ukuran pasangan sudut yang saling berdekatan dan yang saling bertolak belakang.
  3. Diskusikan hasil perbandingan bersama teman sekelompokmu lalu lengkapi tabel perbandingan.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah perbandingan besar sudut berikut dengan tanda <, >, atau =:

  1. Sudut 1 (50°) ... Sudut 2 (130°)
    1. Sudut 1 (50°) ... Sudut 3 (50°)
    2. Sudut 2 (130°) ... Sudut 4 (130°)
    3. Sudut 4 (130°) ... Sudut 3 (50°)
Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan perbandingan pada butir 1, sudut-sudut mana sajakah yang memiliki ukuran sama besar? Jelaskan posisi kedua sudut tersebut!

Tabel 3 kolom untuk butir 1: Kolom Pasangan Sudut, Kolom Simbol Perbandingan (< / = / >), dan Kolom Keterangan. Uraian bebas untuk butir 2 di bawah tabel.

Kegiatan 3: Tantangan Mengurutkan dan Membandingkan Sudut Terbuka

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Busur derajat
  • Penggaris
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Disediakan empat sudut dari berbagai bentuk: Sudut E (sudut lancip segitiga siku-siku = 30°), Sudut F (sudut siku-siku trapesium = 90°), Sudut G (sudut tumpul belah ketupat = 120°), dan Sudut H (sudut garis berpotongan = 75°). Kaki sudut E sengaja digambar paling panjang (8 cm), sedangkan kaki sudut G sangat pendek (2 cm).
  2. Bandingkan Sudut E dan Sudut G! Jangan terkecoh oleh panjang garis kaki sudutnya.
  3. Urutkan seluruh sudut tersebut mulai dari yang memiliki bukaan paling kecil hingga yang paling besar.
  4. Selesaikan kegiatan tepat waktu sebelum masuk ke sesi refleksi dan penutup kelas.

Pertanyaan:

1. Budi mengatakan bahwa Sudut E lebih besar daripada Sudut G karena garis kaki Sudut E lebih panjang (8 cm) daripada garis kaki Sudut G (2 cm). Apakah pendapat Budi benar? Bandingkan besar kedua sudut tersebut dengan tepat!

2. Urutkan keempat sudut (Sudut E = 30°, Sudut F = 90°, Sudut G = 120°, Sudut H = 75°) dari yang bukaannya paling kecil ke yang paling besar dengan menggunakan tanda < !

Kotak uraian untuk alasan tanggapan terhadap pendapat Budi (butir 1) dan satu baris deret urutan pertidaksamaan sudut (butir 2).

REFLEKSI

1. Apa hal terpenting yang menentukan besar suatu sudut ketika kamu membandingkannya antarbangun datar?

2. Bagaimana caramu membuktikan bahwa sudut bertolak belakang pada dua garis berpotongan memiliki ukuran yang sama besar?

3. Bagian mana dari kegiatan membandingkan sudut hari ini yang paling menantang bagimu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.