LKPDPertemuan 4Bab 6Fase CSemester 2

LKPD Matematika Kelas 5: Jenis-Jenis Sudut: Sudut Lurus, Sudut Nol, dan Sudut Refleks

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 5 dengan topik "Jenis-Jenis Sudut: Sudut Lurus, Sudut Nol, dan Sudut Refleks". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 5: Jenis-Jenis Sudut: Sudut Lurus, Sudut Nol, dan Sudut Refleks

Matematika - Kelas 5

Bab 6 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Jenis-Jenis Sudut: Sudut Lurus, Sudut Nol, dan Sudut Refleks

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikJenis-Jenis Sudut: Sudut Lurus, Sudut Nol, dan Sudut Refleks
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan eksplorasi dan tanya jawab, murid dapat menyebutkan ciri-ciri sudut lurus, sudut nol, dan sudut refleks berdasarkan besar ukurannya dengan benar. (elemen: Pengukuran)
  2. Melalui kegiatan diskusi kelompok, murid dapat mengelompokkan berbagai contoh sudut ke dalam jenis sudut lurus, sudut nol, atau sudut refleks berdasarkan ciri-cirinya secara tepat. (elemen: Pengukuran)

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan bersama teman sekelompokmu dengan saling mendengarkan dan menghargai pendapat.
  • Gunakan busur derajat dengan hati-hati untuk mengukur besar sudut.
  • Tanyakan pada guru jika ada langkah yang kurang jelas.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Amati dan Temukan Ciri-Ciri Sudut

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Gambar sudut nol, sudut lurus, sudut refleks (disediakan guru)
  • Busur derajat (untuk mencocokkan)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan tiga gambar berikut bersama teman sekelompokmu.
  2. Gambar A: dua garis lurus yang berimpit (sudut 0°)
  3. Gambar B: dua garis lurus yang membentuk garis lurus (sudut 180°)
  4. Gambar C: dua garis lurus yang membentuk sudut lebih dari 180° tetapi kurang dari 360° (sudut refleks)
  5. Diskusikan dengan kelompokmu: apa perbedaan besar ketiga sudut tersebut?
  6. Tuliskan ciri-ciri masing-masing sudut pada tabel yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Amati gambar A. Berapa besar sudut yang terbentuk? Apa yang terjadi pada kedua kaki sudut?

2. Amati gambar B. Berapa besar sudut yang terbentuk? Bagaimana posisi kedua kaki sudut?

3. Amati gambar C. Berapa kira-kira besar sudut yang terbentuk? Antara ukuran berapa sudut refleks?

4. Lengkapi tabel berikut dengan ciri-ciri setiap jenis sudut.

Ruang tabel jawaban

Tulis jawaban nomor 1–3 di kotak yang disediakan. Untuk nomor 4, isikan langsung ke dalam tabel 3 kolom: Jenis Sudut, Besar Sudut, Ciri-Ciri.

Kegiatan 2: Klasifikasi Sudut dalam Kehidupan Sehari-hari

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kartu-kartu gambar berbagai sudut (disediakan guru)
  • Busur derajat
  • Kertas karton besar
  • Lem
  • Spidol warna

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bersama kelompokmu, ambil kartu-kartu gambar yang disediakan guru. Setiap kartu berisi contoh sudut dari benda nyata (misalnya: jarum jam pukul 06.00, bukaan pintu setengah, siku tangan diluruskan, ujung pensil runcing, dll.).
  2. Amati besar sudut pada setiap kartu dengan mengukurnya menggunakan busur derajat (atau memperkirakan jika sulit diukur).
  3. Kelompokkan kartu-kartu tersebut ke dalam tiga jenis: sudut lurus, sudut nol, atau sudut refleks.
  4. Tempelkan kartu-kartu pada kertas karton besar dan tulis alasan pengelompokannya.
  5. Siapkan satu perwakilan untuk mempresentasikan hasil kelompok.

Pertanyaan:

1. Setelah mengelompokkan, isikan hasilnya ke dalam tabel berikut.

Ruang tabel jawaban

2. Menurut kelompokmu, apa perbedaan paling utama antara sudut lurus dan sudut refleks? Jelaskan dengan kata-katamu sendiri.

3. Coba sebutkan satu contoh lain di lingkungan sekolah yang membentuk sudut refleks. Diskusikan dengan kelompokmu.

Tabel untuk nomor 1 disediakan 9 baris (3 baris tiap jenis). Nomor 2 dan 3 ditulis di kolom uraian. Hasil tempelan karton juga dinilai.

Kegiatan 3: Buat Pojok Sudut Kreatif

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas HVS atau karton kecil
  • Pensil warna/krayon/spidol
  • Potongan kertas origami (opsional)
  • Lem
  • Penggaris
  • Busur derajat

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setiap anggota kelompok membuat satu karya sederhana berupa gambar atau kolase yang menunjukkan ketiga jenis sudut (lurus, nol, refleks) dalam satu pemandangan atau objek.
  2. Gunakan kertas HVS, pensil warna, atau potongan kertas origami.
  3. Beri label pada setiap sudut yang kalian buat dengan nama jenis sudut dan besar ukurannya.
  4. Setelah selesai, tempelkan karya di dinding kelas dan kelompok lain dapat saling mengunjungi (galeri belajar).

Pertanyaan:

1. Gambarlah satu objek yang mengandung ketiga jenis sudut tersebut. Beri nama sudut dan ukurannya.

Ruang gambar

2. Tuliskan nama benda atau bagian gambar yang kamu buat untuk masing-masing sudut.

Gambar dibuat di kertas HVS ukuran A4. Sediakan tempat menempel di LKPD atau dikumpulkan terpisah. Untuk nomor 2, tulis di kolom yang disediakan.

REFLEKSI

1. Setelah melakukan ketiga kegiatan, hal baru apa yang paling menarik yang kamu pelajari tentang sudut lurus, sudut nol, dan sudut refleks?

2. Menurutmu, di mana lagi dalam kehidupan sehari-hari kamu bisa menemukan sudut refleks? Mengapa itu penting untuk diketahui?

3. Apa kesulitan terbesarmu saat membedakan ketiga jenis sudut? Bagaimana kamu mengatasinya dengan bantuan teman atau guru?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.