LKPDPertemuan 1Bab 6Fase CSemester 2

LKPD Matematika Kelas 5: Mengenal Sudut Siku-Siku di Lingkungan Sekitar

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 5 dengan topik "Mengenal Sudut Siku-Siku di Lingkungan Sekitar". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 5: Mengenal Sudut Siku-Siku di Lingkungan Sekitar

Matematika - Kelas 5

Bab 6 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Mengenal Sudut Siku-Siku di Lingkungan Sekitar

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMengenal Sudut Siku-Siku di Lingkungan Sekitar
Alokasi Waktu2 x 35 menit (70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui kegiatan eksplorasi benda-benda di sekitar kelas, murid dapat menemukan dan menunjukkan minimal 5 contoh sudut siku-siku pada benda nyata dengan benar.
  2. Melalui kegiatan lipat kertas dan pengamatan, murid dapat membedakan pojokan benda yang merupakan sudut siku-siku dan yang bukan sudut siku-siku secara tepat.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan teliti sebelum memulai.
  • Kerjakan semua kegiatan secara berurutan bersama kelompokmu.
  • Siapkan alat dan bahan yang diperlukan sebelum memulai.
  • Tuliskan semua hasil pengamatanmu dengan rapi di tempat yang disediakan.
  • Diskusikan hasil temuanmu dengan teman kelompok dan guru.
  • Jaga kebersihan dan kerapian saat bekerja.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Membuat Alat Detektif Sudut

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas HVS atau kertas bekas (1 lembar per murid)
  • Pensil warna merah
  • Penggaris (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ambil selembar kertas (bentuk kertas bebas, boleh kertas HVS atau kertas bekas).
  2. Lipat kertas secara mendatar menjadi dua bagian yang sama besar. Ratakan lipatannya dengan baik.
  3. Lipat lagi kertas secara vertikal (tegak lurus dengan lipatan pertama) menjadi dua bagian yang sama besar.
  4. Amati pojok yang terbentuk dari hasil lipatan kertas. Pojok tersebut membentuk sudut siku-siku.
  5. Alat ini akan kita gunakan untuk menemukan sudut siku-siku di sekitar kita. Simpan alat ini dengan baik.

Pertanyaan:

1. Gambarkan hasil lipatan kertasmu di kotak di bawah ini! Beri tanda warna merah pada sudut siku-siku yang terbentuk.

Ruang gambar

2. Menurutmu, mengapa kita harus melipat kertas dua kali (mendatar dan vertikal) untuk membuat sudut siku-siku?

Sediakan kotak kosong ukuran 10x10 cm untuk gambar nomor 1. Sediakan 3-4 baris untuk jawaban uraian nomor 2.

Kegiatan 2: Menjadi Detektif Sudut: Berburu Sudut Siku-Siku

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat detektif sudut (kertas lipat dari Kegiatan 1)
  • Lembar tabel pengamatan (sudah ada di LKPD)
  • Pensil dan penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok beranggotakan 3 orang sesuai arahan guru.
  2. Ambil alat detektif sudut (kertas lipat) yang sudah kamu buat tadi.
  3. Berjalanlah berkeliling di dalam kelas atau area yang ditentukan guru untuk mencari benda-benda yang memiliki pojok.
  4. Periksa setiap pojok benda yang kamu temukan dengan cara menempelkan alat detektif sudut (kertas lipat) pada pojok tersebut.
  5. Jika pojok benda pas/cocok dengan sudut pada kertas lipatanmu, berarti pojok tersebut adalah sudut siku-siku.
  6. Jika pojok benda tidak pas (lebih besar atau lebih kecil dari kertas lipatanmu), berarti pojok tersebut bukan sudut siku-siku.
  7. Catat semua temuanmu di tabel yang tersedia.
  8. Usahakan menemukan minimal 8 pojok benda untuk diperiksa.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut dengan hasil eksplorasi kelompokmu!

Ruang tabel jawaban

2. Dari hasil eksplorasi kelompokmu, sebutkan minimal 5 benda yang memiliki sudut siku-siku!

3. Apakah ada benda yang pojoknya tidak membentuk sudut siku-siku? Sebutkan minimal 2 contoh dan jelaskan mengapa!

Buat tabel dengan 4 kolom: No. (1-8), Nama Benda, Bagian yang Diperiksa (pojok mana), Sudut Siku-Siku? (✓ atau X). Sediakan 3-4 baris untuk jawaban nomor 2 dan 5-6 baris untuk jawaban nomor 3.

Kegiatan 3: Ayo Bandingkan: Sudut Siku-Siku vs Bukan Sudut Siku-Siku

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Hasil pengamatan dari Kegiatan 2
  • Pensil warna
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan hasil eksplorasi kelompokmu dari Kegiatan 2.
  2. Amati perbedaan antara pojok yang merupakan sudut siku-siku dan yang bukan sudut siku-siku.
  3. Diskusikan bersama kelompokmu untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut.
  4. Tuliskan hasil diskusi kelompokmu dengan jelas.
  5. Siapkan untuk presentasi singkat di depan kelas.

Pertanyaan:

1. Apa ciri-ciri sudut siku-siku berdasarkan pengamatanmu? Tuliskan minimal 3 ciri!

2. Bagaimana cara kamu membedakan sudut siku-siku dengan sudut yang bukan siku-siku? Jelaskan dengan kalimatmu sendiri!

3. Menurutmu, mengapa banyak benda di sekitar kita dibuat dengan sudut siku-siku? Sebutkan minimal 2 alasan!

4. Buatlah gambar 2 benda: satu benda dengan sudut siku-siku dan satu benda tanpa sudut siku-siku! Beri tanda panah dan label pada setiap sudutnya.

Ruang gambar

Sediakan 4-5 baris untuk jawaban nomor 1, 4-5 baris untuk nomor 2, 5-6 baris untuk nomor 3, dan kotak kosong ukuran 15x10 cm untuk gambar nomor 4.

REFLEKSI

1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang sudut siku-siku?

2. Apakah kamu menemukan kesulitan saat mencari sudut siku-siku di sekitarmu? Jika ya, apa kesulitannya?

3. Setelah belajar hari ini, di mana lagi kamu ingin mencari sudut siku-siku? (misalnya: di rumah, di taman, di jalan)

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.