LKPDPertemuan 1Bab 6Fase CSemester 2

LKPD Matematika Kelas 5: Mengukur Besar Sudut Siku-Siku pada Bangun Datar Segiempat Menggunakan Sudut Siku-Siku Kertas

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan Matematika kelas 5 dengan topik "Mengukur Besar Sudut Siku-Siku pada Bangun Datar Segiempat Menggunakan Sudut Siku-Siku Kertas".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 5: Mengukur Besar Sudut Siku-Siku pada Bangun Datar Segiempat Menggunakan Sudut Siku-Siku Kertas

Matematika - Kelas 5

Bab 6 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Mengukur Besar Sudut Siku-Siku pada Bangun Datar Segiempat Menggunakan Sudut Siku-Siku Kertas

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMengukur Besar Sudut Siku-Siku pada Bangun Datar Segiempat Menggunakan Sudut Siku-Siku Kertas
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengukur besar sudut siku-siku pada bangun datar

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Siapkan selembar kertas bekas/origami dan gunting atau lipatlah sesuai petunjuk untuk membuat alat ukur sudut siku-siku kertas.
  • Bekerjalah bersama teman kelompokmu dengan teliti dan cermat.
  • Tanyakan kepada guru apabila ada instruksi yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Membuat dan Menguji Alat Ukur Sudut Siku-Siku Kertas

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas lipat/kertas HVS bekas
  • Buku catatan Matematika

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ambil selembar kertas yang bentuk pinggirannya bebas (tidak beraturan atau persegi).
  2. Lipat kertas tersebut sekali secara mendatar/acak hingga terbentuk satu garis lurus lipatan.
  3. Lipat sekali lagi kertas tersebut sehingga garis lurus lipatan pertama saling berimpit tepat di ujungnya.
  4. Pojok lipatan yang terbentuk adalah model sudut siku-siku kertas (alat ukur). Beri tanda busur siku-siku kecil pada pojokan tersebut.
  5. Uji alat ukurmu dengan mengukurnya pada 4 pojok permukaan buku catatan Matematika.
  6. Catat hasil pengukuran pada tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan hasil penempelan sudut siku-siku kertas pada keempat pojok permukaan buku Matematika, apakah seluruh pojok buku berimpit tepat dengan sudut siku-siku kertas? Tuliskan hasil pengamatanmu untuk keempat pojok tersebut!

Ruang tabel jawaban

2. Bagaimanakah posisi kedua kaki sudut bangun datar saat diukur menggunakan alat ukur kertas agar dapat dipastikan membentuk sudut siku-siku?

Tabel pengamatan 2 kolom: Kolom 1 (Bagian Pojok Buku: Pojok A, Pojok B, Pojok C, Pojok D), Kolom 2 (Hasil Pengukuran: Berimpit Tepat / Tidak Berimpit). Di bawah tabel disediakan 3 baris bergaris untuk menjawab pertanyaan nomor 2.

Kegiatan 2: Mengukur Besar Sudut pada Gambar Bangun Datar Segiempat

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Model sudut siku-siku kertas
  • Lembar gambar bangun segiempat (Persegi Panjang, Persegi, Trapesium Sama Kaki, Jajar Genjang)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati gambar 4 bangun datar segiempat yang tertera: Persegi Panjang (A), Persegi (B), Trapesium Sama Kaki (C), dan Jajar Genjang (D).
  2. Tempelkan sudut siku-siku kertas buatanmu pada setiap titik sudut dari masing-masing bangun datar (sudut 1, 2, 3, dan 4).
  3. Periksa apakah tepi sudut bangun berimpit tepat dengan sudut siku-siku kertas.
  4. Beri tanda centang (✓) pada kolom 'Sudut Siku-Siku' jika berimpit tepat, atau tanda silang (✗) jika tidak berimpit tepat.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel hasil pengukuran sudut pada keempat bangun datar segiempat berikut (Persegi Panjang, Persegi, Trapesium Sama Kaki, dan Jajar Genjang) dengan menguji tiap-tiap sudutnya!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan hasil pengukuran sudut siku-siku dengan kertas lipat, bangun segiempat mana sajakah yang seluruh sudutnya terbukti merupakan sudut siku-siku?

Tabel hasil pengukuran 6 kolom: Kolom 1 (Nama Bangun Datar), Kolom 2 (Sudut 1), Kolom 3 (Sudut 2), Kolom 4 (Sudut 3), Kolom 5 (Sudut 4), Kolom 6 (Banyaknya Sudut Siku-Siku). Diikuti kolom isian singkat untuk pertanyaan nomor 2.

Kegiatan 3: Investigasi Sudut Siku-Siku pada Benda Berbentuk Bangun Datar di Kelas

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Sudut siku-siku kertas
  • Permukaan benda-benda di ruang kelas

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Carilah 3 benda di dalam ruang kelasmu yang permukaannya membentuk bangun datar segiempat (misalnya: permukaan meja, papan tulis, bingkai pajangan dinding, tempat pensil, atau penggaris).
  2. Gunakan sudut siku-siku kertasmu untuk mengukur besar setiap sudut pada permukaan benda-benda tersebut.
  3. Hitung berapa banyak sudut siku-siku yang berhasil kamu ukur pada setiap benda tersebut.
  4. Diskusikan hasil pengukuranmu bersama teman sekelompok.

Pertanyaan:

1. Tuliskan 3 nama benda berbentuk bangun datar yang kamu temukan di kelas, lalu tuliskan hasil pengukuran jumlah sudut siku-siku pada bangun permukaan masing-masing benda tersebut!

Ruang tabel jawaban

2. Saat kamu mengukur sudut pada benda di sekitar, apakah kamu menemukan sudut bangun datar yang tidak berimpit pas dengan sudut siku-siku kertas? Berikan 1 contoh benda yang memiliki sudut bukan siku-siku dan jelaskan hasil penempelannya!

Tabel 4 kolom: No, Nama Benda Datar, Bentuk Permukaan Segiempat, Jumlah Sudut Siku-Siku Terukur. Disediakan ruang uraian 4 baris untuk jawaban pertanyaan nomor 2.

REFLEKSI

1. Bagaimana caramu membuktikan bahwa suatu sudut pada bangun datar adalah sudut siku-siku dengan menggunakan kertas lipat?

2. Bagian mana dari kegiatan mengukur sudut siku-siku tadi yang paling menantang atau paling menyenangkan bagimu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.