LKPDPertemuan 4Bab 5Fase CSemester 1

LKPD Matematika Kelas 5: Luas Daerah Trapesium

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 5 dengan topik "Luas Daerah Trapesium". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 5: Luas Daerah Trapesium

Matematika - Kelas 5

Bab 5 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Luas Daerah Trapesium

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikLuas Daerah Trapesium
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui penemuan terbimbing dengan pendekatan luas jajargenjang, murid dapat menemukan cara menghitung luas daerah trapesium menggunakan rumus ½ × (jumlah sisi sejajar) × tinggi.
  2. Murid dapat menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan luas daerah trapesium dan bangun segi empat lainnya (persegi, persegi panjang, jajargenjang, belah ketupat, layang-layang) secara tepat.

PETUNJUK UMUM

  • Siapkan alat tulis, penggaris, dan kertas berpetak (jika ada).
  • Kerjakan setiap kegiatan dengan teliti dan ikuti petunjuk yang diberikan.
  • Diskusikan temuanmu dengan teman kelompokmu.
  • Jika ada yang kurang jelas, jangan ragu bertanya kepada guru.
  • Nikmati proses menemukan rumus luas trapesium sendiri!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengamati dan Memanipulasi Trapesium Menjadi Jajargenjang

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas berpetak atau kertas biasa
  • Penggaris
  • Pensil dan penghapus
  • Gunting (opsional, untuk praktik memotong)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan gambar trapesium di bawah ini yang sudah digambar di atas kertas berpetak.
  2. Identifikasi bagian-bagian trapesium: sisi alas, sisi atas, dan tinggi.
  3. Bayangkan atau gambarlah: potong segitiga di salah satu sisi trapesium, lalu pindahkan ke sisi yang lain sehingga membentuk jajargenjang.
  4. Amati perubahan yang terjadi pada bangun tersebut.
  5. Jawab pertanyaan-pertanyaan berikut berdasarkan pengamatanmu.

Pertanyaan:

1. Bangun apakah yang terbentuk setelah kamu memotong dan memindahkan bagian segitiga dari trapesium?

2. Apakah ada bagian trapesium yang hilang atau bertambah saat diubah menjadi jajargenjang? Jelaskan!

3. Jika panjang sisi alas trapesium adalah 5 satuan dan sisi atasnya 2 satuan, berapa panjang alas jajargenjang yang terbentuk?

4. Jika tinggi trapesium adalah 2 satuan, berapa tinggi jajargenjang yang terbentuk? Bandingkan dengan tinggi trapesium!

Tulis jawabanmu dengan lengkap di kotak yang disediakan. Untuk pertanyaan uraian, jelaskan dengan kalimatmu sendiri.

Kegiatan 2: Menemukan Rumus Luas Trapesium

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Hasil pengamatan dari Kegiatan 1
  • Pensil dan penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gunakan hasil pengamatanmu dari kegiatan 1.
  2. Ingat kembali rumus luas jajargenjang: Luas = alas × tinggi.
  3. Hubungkan bagian-bagian trapesium dengan bagian-bagian jajargenjang hasil transformasi.
  4. Lengkapi tabel di bawah ini untuk menemukan rumus luas trapesium.
  5. Tuliskan kesimpulanmu tentang rumus luas trapesium.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut untuk menemukan hubungan antara trapesium dan jajargenjang!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan tabel di atas, coba tuliskan rumus luas trapesium menggunakan: sisi alas, sisi atas, dan tinggi trapesium!

3. Perkirakan luas trapesium dengan membilang kotak satuan pada gambar trapesium semula. Kemudian hitung menggunakan rumus yang kamu temukan. Apakah hasilnya sama?

4. Mengapa rumus luas trapesium menggunakan '½' atau 'setengah'? Jelaskan dengan kata-katamu sendiri!

Isi tabel dengan lengkap. Untuk pertanyaan uraian, tulis penjelasanmu dengan rapi dan jelas.

Kegiatan 3: Menyelesaikan Masalah Sehari-hari

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Kalkulator (boleh digunakan untuk memeriksa hasil)
  • Pensil dan penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah setiap soal cerita dengan teliti.
  2. Identifikasi bentuk bangun datar yang dimaksud dalam soal.
  3. Gunakan rumus yang sesuai untuk menghitung luas.
  4. Tuliskan langkah-langkah pengerjaanmu dengan rapi.
  5. Jangan lupa tuliskan satuan pada jawabanmu.

Pertanyaan:

1. Pak Budi memiliki kebun berbentuk trapesium. Sisi bawah kebun sepanjang 12 meter, sisi atas 8 meter, dan tingginya 5 meter. Berapa luas kebun Pak Budi?

2. Atap rumah Ani berbentuk trapesium dengan panjang sisi bawah 6 meter, sisi atas 4 meter, dan tinggi 3 meter. Jika 1 m² atap membutuhkan 10 genteng, berapa banyak genteng yang dibutuhkan untuk menutup seluruh atap?

3. Sebuah taman berbentuk jajargenjang dengan panjang alas 10 meter dan tinggi 6 meter. Taman lain berbentuk trapesium dengan sisi alas 12 meter, sisi atas 8 meter, dan tinggi 6 meter. Manakah taman yang lebih luas? Berapa selisih luasnya?

4. Tantangan: Sebuah papan nama berbentuk trapesium akan dicat. Jika sisi alasnya 15 cm, sisi atasnya 10 cm, dan tingginya 8 cm, berapa luas permukaan yang harus dicat? Jika 1 kaleng cat bisa untuk 200 cm², berapa kaleng cat yang dibutuhkan?

Tulis jawabanmu dengan lengkap: diketahui, ditanya, dijawab (dengan langkah-langkah perhitungan), dan kesimpulan. Gunakan satuan yang tepat.

REFLEKSI

1. Apa yang paling menarik dari proses menemukan rumus luas trapesium hari ini?

2. Di mana saja kamu bisa menemukan bentuk trapesium dalam kehidupan sehari-hari?

3. Apakah ada kesulitan yang kamu hadapi saat menyelesaikan soal-soal? Bagaimana kamu mengatasinya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.