LKPD Matematika Kelas 5: Luas Daerah Segitiga, Jajargenjang, Belah Ketupat, dan Layang-layang
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 5 dengan topik "Luas Daerah Segitiga, Jajargenjang, Belah Ketupat, dan Layang-layang". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Matematika Kelas 5: Luas Daerah Segitiga, Jajargenjang, Belah Ketupat, dan Layang-layang
Matematika - Kelas 5
Bab 5 - Pertemuan 3
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Matematika — Kelas 5 (Fase C) Topik: Luas Daerah Segitiga, Jajargenjang, Belah Ketupat, dan Layang-layang INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Ayo Temukan Luas Segitiga dan Jajargenjang!Estimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan percobaan, isilah tabel berikut dengan hasil pengamatanmu. Ruang tabel jawaban 2. Apa hubungan antara panjang persegi panjang dengan alas segitiga mula-mula? Dan apa hubungan antara lebar persegi panjang dengan tinggi segitiga? 3. Dari hubungan di atas, tulislah rumus luas daerah segitiga dalam bentuk: Luas =... ×... ×... 4. Apa hubungan antara panjang dan lebar persegi panjang dengan alas dan tinggi jajargenjang mula-mula? Bagaimana rumus luas daerah jajargenjang? 5. Sebuah segitiga memiliki alas 8 cm dan tinggi 5 cm. Berapa luas daerahnya? Gunakan tabel 2 baris (segitiga, jajargenjang) dengan kolom: bangun, alas, tinggi, panjang persegi panjang, lebar persegi panjang, luas daerah. Tulis jawaban uraian pada garis-garis yang tersedia. Kegiatan 2: Ayo Temukan Luas Belah Ketupat dan Layang-layang!Estimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel hasil pengamatanmu berikut. Ruang tabel jawaban 2. Apa hubungan antara panjang dan lebar persegi panjang (atau persegi) yang terbentuk dengan diagonal-diagonal belah ketupat mula-mula? 3. Berdasarkan temuanmu, tulislah rumus luas daerah belah ketupat! 4. Apakah rumus luas layang-layang sama dengan rumus luas belah ketupat? Mengapa demikian? Coba diskusikan dengan teman sekelompokmu. 5. Gambarlah sebuah belah ketupat dengan d1 = 12 cm dan d2 = 9 cm pada kertas berpetak, lalu hitung luasnya. Ruang gambar Sediakan tabel 2 baris (belah ketupat, layang-layang) dengan kolom: bangun, diagonal 1, diagonal 2, panjang persegi, lebar persegi, luas daerah. Tempat menggambar disediakan di bagian bawah. Jawaban diskusi ditulis di kotak diskusi. Kegiatan 3: Ayo Terapkan!Estimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Ibu akan membuat sapu tangan berbentuk segitiga dengan panjang alas 24 cm dan tinggi 18 cm. Berapa luas kain yang diperlukan? 2. Sebuah taman berbentuk jajargenjang dengan alas 30 meter dan tinggi 12 meter. Taman itu akan ditanami rumput. Berapa luas taman yang akan ditanami rumput? 3. Ayah membuat layang-layang dengan panjang diagonal 40 cm dan 25 cm. Berapa luas kertas minimal yang dibutuhkan untuk membuat layang-layang tersebut? 4. Bandingkan hasil perhitunganmu dengan teman sekelompok. Adakah perbedaan cara atau hasil? Tuliskan kesimpulan dari diskusi tersebut. Tuliskan jawaban setiap soal pada kotak bernomor yang disediakan. Untuk soal diskusi, gunakan kolom 'Hasil Diskusi' di bagian akhir. REFLEKSI1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari dari kegiatan hari ini? 2. Menurutmu, di mana lagi dalam kehidupan sehari-hari kamu bisa menggunakan rumus luas segitiga, jajargenjang, belah ketupat, atau layang-layang? 3. Adakah bagian dari kegiatan ini yang masih membuatmu bingung? Jika ada, apa yang akan kamu lakukan untuk memahaminya? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.