LKPDPertemuan 4Bab 3Fase CSemester 1

LKPD Matematika Kelas 5: Penjumlahan Pecahan Berpenyebut Sama

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 5 dengan topik "Penjumlahan Pecahan Berpenyebut Sama". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Matematika Kelas 5: Penjumlahan Pecahan Berpenyebut Sama

Matematika - Kelas 5

Bab 3 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Matematika — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Penjumlahan Pecahan Berpenyebut Sama

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikPenjumlahan Pecahan Berpenyebut Sama
Alokasi Waktu90 menit (2 jam pelajaran)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Melalui penemuan terbimbing menggunakan kertas karton, murid dapat melakukan operasi penjumlahan bilangan pecahan berpenyebut sama dengan benar.
  2. Melalui latihan soal berbasis masalah, murid dapat menyelesaikan masalah sehari-hari yang melibatkan penjumlahan pecahan berpenyebut sama secara tepat.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah LKPD ini dengan saksama sebelum memulai kegiatan.
  • Siapkan alat dan bahan yang diperlukan untuk setiap kegiatan.
  • Kerjakan kegiatan secara berkelompok (3-4 orang) untuk kegiatan 1 dan 3, serta individu untuk kegiatan 2.
  • Tanyakan kepada guru jika ada langkah yang kurang jelas.
  • Catat hasil temuanmu di ruang jawaban yang disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Melipat dan Menjumlahkan Pecahan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas karton (2 lembar per kelompok)
  • Penggaris
  • Spidol warna (merah dan biru)
  • Gunting (opsional)
  • Kertas putih (sebagai alas)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan 2 lembar kertas karton berbentuk persegi panjang.
  2. Lipat kertas pertama menjadi 4 bagian sama besar. Arsirlah 1 dari 4 bagian tersebut dengan spidol merah.
  3. Lipat kertas kedua juga menjadi 4 bagian sama besar. Arsirlah 2 dari 4 bagian tersebut dengan spidol biru.
  4. Gunting atau sobek bagian yang diarsir dari masing-masing kertas.
  5. Gabungkan potongan yang diarsir (merah dan biru) di atas selembar kertas putih. Hitung ada berapa bagian dari total 4 bagian yang terarsir seluruhnya.
  6. Tuliskan pecahan yang mewakili arsiran pertama, arsiran kedua, dan hasil gabungannya.
  7. Ulangi langkah 2-5 dengan lipatan 6 bagian sama besar (arsir 2/6 dan 3/6) dan 8 bagian sama besar (arsir 3/8 dan 4/8). Catat hasilnya pada tabel.

Pertanyaan:

1. Tuliskan bentuk penjumlahan pecahan dari kegiatan lipat 4 bagian: arsiran merah + arsiran biru =...

2. Isi tabel berikut berdasarkan percobaanmu:

Ruang tabel jawaban

3. Berdasarkan tabel di atas, bagaimana cara menjumlahkan dua pecahan yang penyebutnya sama? Tuliskan kesimpulanmu dengan bahasamu sendiri.

Tulis jawaban pertanyaan 1 dan 3 pada kotak yang tersedia. Jawaban pertanyaan 2 tulis dalam tabel 4 kolom (Lipatan, Arsiran 1, Arsiran 2, Penjumlahan, Hasil).

Kegiatan 2: Pecahan di Sekitarku

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Penggaris (untuk menggambar)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah setiap cerita dengan saksama.
  2. Tentukan apa yang diketahui dan ditanyakan.
  3. Selesaikan soal menggunakan cara penjumlahan pecahan berpenyebut sama yang telah kamu temukan pada kegiatan 1.
  4. Tuliskan jawaban lengkap dengan langkah-langkah penyelesaiannya.

Pertanyaan:

1. Ibu memotong pizza menjadi 8 bagian sama besar. Adik makan 2 bagian, kakak makan 3 bagian. Berapa bagian pizza yang sudah dimakan adik dan kakak? (Tulis dalam bentuk pecahan)

2. Rina memiliki pita sepanjang 1/5 meter, dan Rani memiliki pita sepanjang 2/5 meter. Jika kedua pita digabungkan, berapa meter panjang pita mereka?

3. Gambarkan situasi salah satu soal di atas menggunakan diagram atau gambar. Misalnya, gambarlah pizza yang diarsir sesuai bagian yang dimakan.

Ruang gambar

Tulis jawaban pertanyaan 1 dan 2 di kotak jawaban lengkap dengan cara penyelesaiannya. Untuk pertanyaan 3, gambarlah pada kotak bergambar yang disediakan.

Kegiatan 3: Kreasi Soal Pecahan

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas kartu soal (potongan kertas)
  • Alat tulis
  • Lembar penyelesaian (kertas HVS)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Buatlah satu soal cerita yang berkaitan dengan penjumlahan pecahan berpenyebut sama. Gunakan situasi sehari-hari seperti membagi makanan, mengukur bahan, atau bermain bersama teman.
  2. Soal harus mengandung dua pecahan dengan penyebut yang sama, dan penyebut maksimal 10.
  3. Tulis soalmu pada kartu soal yang sudah disediakan.
  4. Tukarkan kartu soalmu dengan teman di sebelahmu.
  5. Selesaikan soal buatan temanmu pada lembar penyelesaian.
  6. Kembalikan kartu soal dan lembar penyelesaian kepada temanmu, lalu diskusikan apakah jawabannya sudah tepat.
  7. Pilih satu soal (milikmu atau teman) untuk dipresentasikan di depan kelas.

Pertanyaan:

1. Tuliskan soal cerita yang kamu buat di kartu soal.

2. Setelah bertukar, tuliskan jawaban dari soal temanmu.

3. Diskusikan dengan temanmu: Apakah jawabanmu sama? Jika berbeda, apa yang menyebabkan perbedaan tersebut? Jelaskan.

Gunakan kartu soal untuk menulis soal (ukuran 10x15 cm). Sediakan lembar penyelesaian terpisah untuk menjawab soal teman. Tulis hasil diskusi di kotak refleksi yang disediakan.

REFLEKSI

1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari dari kegiatan ini?

2. Bagian mana yang paling sulit? Bagaimana kamu mengatasinya?

3. Menurutmu, di mana lagi dalam kehidupan sehari-hari kamu bisa menggunakan penjumlahan pecahan berpenyebut sama?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.