LKPD Matematika Kelas 5: Komposisi dan Dekomposisi Bilangan Cacah Sampai 100.000
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Matematika kelas 5 dengan topik "Komposisi dan Dekomposisi Bilangan Cacah Sampai 100.000". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Matematika Kelas 5: Komposisi dan Dekomposisi Bilangan Cacah Sampai 100.000
Matematika - Kelas 5
Bab 1 - Pertemuan 4
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Matematika — Kelas 5 (Fase C) Topik: Komposisi dan Dekomposisi Bilangan Cacah Sampai 100.000 INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Petualangan Menyusun BilanganEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Rina memiliki uang: 4 lembar sepuluh ribuan, 7 lembar ribuan, 5 keping ratusan, 3 keping puluhan, dan 8 keping satuan. Berapa total uang Rina? Tuliskan dalam bentuk angka dan kata! Ruang tabel jawaban 2. Doni memiliki uang: 6 lembar sepuluh ribuan, 2 lembar ribuan, 9 keping ratusan, 4 keping puluhan. Berapa total uang Doni? Jelaskan bagaimana kamu menyusun bilangan tersebut! 3. Buatlah 3 komposisi bilangan yang berbeda dari pecahan uang berikut: 5 lembar sepuluh ribuan, 10 lembar ribuan, 20 keping ratusan. Tuliskan bilangan yang terbentuk dari setiap komposisi! Untuk soal 1, gunakan tabel dengan 5 kolom (Puluh Ribuan, Ribuan, Ratusan, Puluhan, Satuan) lalu tulis total dalam angka dan kata. Untuk soal 2 dan 3, tulis penjelasan dalam bentuk kalimat lengkap dengan perhitungan. Kegiatan 2: Detektif Pengurai BilanganEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Uraikan bilangan 73.456 menjadi bentuk penjumlahan berdasarkan nilai tempatnya! Lengkapi tabel berikut: | Puluh Ribuan | Ribuan | Ratusan | Puluhan | Satuan | Ruang tabel jawaban 2. Sebuah toko mencatat penjualan sebesar 89.720 rupiah. Uraikan jumlah uang tersebut menjadi pecahan uang terbesar! (Berapa lembar sepuluh ribuan, ribuan, ratusan, dst.) 3. Perhatikan bilangan 65.038. Mengapa angka 0 penting dalam bilangan ini? Uraikan bilangan tersebut dan jelaskan fungsi angka 0! 4. Tantangan! Uraikan bilangan 90.005 dalam 3 cara berbeda (tidak harus mengikuti urutan nilai tempat biasa). Contoh: 90.000 + 5 atau 80.000 + 10.000 + 5, dst. Untuk soal 1, lengkapi tabel 5 kolom kemudian tulis bentuk penjumlahan. Untuk soal 2-4, tulis jawaban dalam bentuk uraian lengkap dengan perhitungan dan penjelasan. Kegiatan 3: Proyek: Toko KelompokkuEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan nama toko dan 5 barang beserta harganya dalam tabel: | No | Nama Barang | Harga (Rp) | Dekomposisi Uang | Ruang tabel jawaban 2. Buatlah satu soal cerita tentang pelanggan yang membeli 2-3 barang dari tokomu. Selesaikan soal tersebut dengan menunjukkan proses komposisi bilangan! 3. Refleksi kelompokApa yang paling menarik saat menyusun dan menguraikan bilangan dalam proyek ini? Bagaimana kegiatan ini membantumu memahami uang dalam kehidupan sehari-hari? Gunakan kertas besar atau karton untuk membuat tabel barang. Tulis soal cerita dan penyelesaiannya di bawah tabel. Siapkan presentasi singkat (3-5 menit) untuk kelompok. REFLEKSI1. Apa perbedaan antara menyusun (komposisi) dan menguraikan (dekomposisi) bilangan? Berikan contoh dari kehidupan sehari-harimu! 2. Bagaimana pengetahuan tentang komposisi dan dekomposisi bilangan dapat membantumu saat berbelanja atau menabung? 3. Apa kesulitan yang kamu hadapi dalam kegiatan hari ini? Bagaimana kamu mengatasinya? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.